
Jangan lupa untuk di VOTE ya semuanya🥰.
Selamat membaca🥰😘.
*****
Seminggu sudah berlalu, Devan dan Kesya pun semakin akrab membuat banyak rumor beredar tentang hubungan asmara si most wanted dan bidadari Rajawali tersebut
Ya, Kesya dijuluki dengan julukan bidadari Rajawali karena ia termasuk cewek yang sangat jenius dan ramah sehingga banyak para cowok yang tak segan-segan menyatakan cinta terhadapnya walaupun ia baru saja bersekolah di SMA tersebut
Namun tak ada satu pun diantara mereka yang diterima cintanya oleh Kesya karena sekarang ia tak ingin menjalin hubungan lebih bersama lawan jenis karena trauma nya akan cinta monyetnya dahulu
Siang itu saat jam istirahat kedua berbunyi, tiba-tiba ponsel Kesya berdering tanda ada sebuah pesan masuk dan ternyata Devan mengajaknya bertemu di atap sekolah.
*****
Atap
"Tumben"
cibir Kesya saat ia sudah berada di atap
"Kangen"
goda Devan terkekeh
"Cih najis, kenapa kak?"
"Emang harus punya alasan ya ketemu lo?"
tanya Devan menatap Kesya intens
"Ya harus dong"
jawab Kesya santai
"Key, lo mau nggak jadi teman dekat gue?"
"Ha? Teman dekat? Maksudnya gimana?"
tanya Kesya terkejut
"Setelah gue ketemu lo, gue ngerasa nyaman banget, gue butuh lo buat peduli sama gue, buat dengerin keluh kesah gue, lo perlu lo yang care banget ke gue"
"Terus?"
"Lo mau kan jadi teman dekat gue? Ya semacam teman curhat"
Pengen banget gue nembak lo, gue masih belum yakin sama perasaan gue sendiri, tapi gue juga nggak pengen lo dekat sama yang lain terlebih lo ngejauhin gue.-Devan
"Emang harus gue ya kak?"
"Ingat, lo masih punya dua hutang sama gue"
"Tau ah bawel"
ketus Kesya manyun membuat Devan terkekeh
Setelah berbincang cukup lama dan bel masuk pun berbunyi, akhirnya Devan dan Kesya pun sama-sama kembali ke kelas masing-masing yang membuat para siswa semakin yakin akan rumor tentang hubungan mereka
"Langsung ke kelas"
ucap Devan datar
"Bawel ih kak gue mau ke toilet nih"
ketus Kesya lalu pergi dari hadapan Devan.
*****
Toilet Wanita
Kesya berdiri didepan cermin dan sedang mencuci tangan tiba-tiba brukkk suara pintu yang ditendang paksa oleh seseorang, datanglah segerombolan kakak kelas yang langsung mendekati Kesya
“Lo ingat kata-kata gue, Devan itu milik gue dan nggak ada satupun yang bisa dapatin dia selain gue”
teriak salah satunya yang langsung menarik rambut Kesya
Sial ini fans Devan ngeri amat.-Kesya
“Maaf kak, saya nggak ada urusan sama kakak” ucap Kesya seraya menahan sakit
“Salah lo berurusan sama dia”
cibir yang lainnya seraya memegang kuat bahu Kesya
"Saya nggak ada hubungan apapun sama kak Devan, dan kami cuma teman"
jawab Kesya jujur karena ia dan Devan hanya sekedar teman
__ADS_1
"Teman? Devan nggak pernah berteman dengan cewek sedekat itu. Lo kira lo bisa bohongin gue hah?"
teriak kakak kelas tersebut lalu kembali menarik rambut Kesya kuat
“Lo jauhin Devan karena dia cuma jadiin lo pelampiasan”
ucap kakak kelas tadi seraya mencengkeram kuat lengan Kesya.
Ketika tangannya melayang hendak menampar Kesya, tiba-tiba brukkk seseorang menendang pintu dan masuklah Devan dengan emosi yang memuncak lalu ia pun menarik Kesya agar berdiri tepat dibelakangnya
“Nggak usah cari masalah sama cewek gue”
bentak Devan menahan amarahnya
Ngapain lo bilang gue cewek lo kak? Gue malah dikira bohong sama mereka nanti.-Kesya
*
Sorry Key gue bohong, ini demi keamanan lo.-Devan
“Sayang, kok kamu belain dia?”
ucap kakak kelas tersebut lalu merangkul lengan Devan dan langsung ditepis oleh Devan
“Ingat kata-kata gue Amelia Natasya, kalo lo cari masalah sama cewek gue, lo berurusan sama gue”
ucap Devan penuh penekanan lalu berbalik menatap Kesya
"Kita pergi"
ucap Devan lalu menarik tangan Kesya dan membawanya pergi dari toilet
Sepanjang perjalanan tak ada satupun yang bersuara, Kesya sangat penasaran mengapa Devan tau bahwa ia sedang dilabrak oleh kakak kelasnya hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk bertanya kepada Devan yang sedang menahan emosi
"Kak, kok lo tau gue dilabrak?"
tanya Kesya pelan
"Dari Dhea"
jawab Devan datar.
Flashback On
Devan yang sedang bergurau dengan keempat sahabatnya tiba-tiba mendapat notifikasi chat
Dhea
Katanya tadi ke toilet.-Devan
Kesya nggak balik-balik dari tadi kak.-Dhea
"Dari tadi? Sepuluh menit ngapain aja dia di toilet?"
gumam Devan yang terdengar oleh keempat sahabatnya
"Kenapa Dev?"
tanya Boy mengerutkan kening
Amel dan gengnya juga belum masuk, pasti ada yang nggak beres nih.-Devan
"Gapapa"
jawab Devan singkat lalu berlari menuju toilet wanita
"Gapapa kok malah lari?"
gumam Jojo heran.
Flashback Off
"Kita ke UKS ya"
ajak Devan menarik tangan Kesya
"Aw"
ringis Kesya lalu dengan cepat Devan melihat tangannya yang memar
"Brengsek"
umpatan yang keluar dari mulut Devan membuat Kesya terkejut
"Sorry, gue terbawa emosi"
ucap Devan lalu menarik pelan tangan Kesya dan membawanya ke UKS.
*****
__ADS_1
UKS Rajawali
Tak lama kemudian sampailah Devan dan Kesya di UKS dan karena petugas UKS sedang tidak ada Devan lalu melangkah mencari alat kompres
Beberapa saat kemudian, ia pun jongkok didepan Kesya yang sedang duduk di kursi lalu mulai mengompres lengan yang memar
Sial bikin gue gugup aja. Semoga kak Devan nggak dengar detak jantung gue.-Kesya
*
Kenapa gue malah berdebar sih?-Devan
Setelah selesai Devan pun mengambil ponsel dari sakunya lalu menelpon seseorang. Beberapa menit kemudian datanglah Dhea dan langsung mengompres bahu Kesya karena Devan sudah pamit keluar dari ruang UKS dan menunggu didepan.
*****
"Key, apa yang sakit?"
tanya Rey khawatir saat melihat Kesya yang sudah keluar dari ruang UKS bersama Dhea
"Nggak ada cuma memar dikit"
jawab Kesya tersenyum
"Kenapa nggak lo pelintir aja tangannya tadi?"
tanya Steven kesal
"Gue nggak sehebat lo kak"
cibir Kesya terkekeh
"Oh iya gue ke kelas dulu ya, kak Devan gue duluan"
ucap Vania berpamitan lalu pergi bersama Dhea meninggalkan kelima most wanted yang masih enggan beranjak dari depan ruang UKS.
*****
Beberapa jam kemudian saatnya pulang dan tiba-tiba Mang Johan mengabarkan bahwa ia agak lambat menjemput Kesya karena ia harus mengantarkan anaknya ke rumah sakit.
Kesya yang merasa kasihan dengan Mang Johan lalu ia mengirim pesan bahwa ia akan pulang bersama Steven dan Rey
Saat ia hendak kembali ke koridor sekolah untuk mencari kedua Kakaknya, ternyata dewi fortuna memihak kepadanya tanpa dicari terlalu lama, terlihatlah Rey sedang menunggu Steven selesai latihan di pinggir lapangan basket
Dengan cepat Kesya mendatanginya
“Kak Rey nebeng ya”
ucapnya seraya merangkul lengan Rey dengan manja
“Ogah”
balas Rey acuh
"Cih tadi aja khawatir dengar gue diserang fans Devan"
ketus Kesya kesal
"Itu tadi sekarang nggak"
jawab Rey dingin
“Ya udah bang Stev kan nggak tega ninggalin gue yang cantik”
jawab Kesya tersenyum
“Serah lo”
kata Rey acuh
"Kenapa sih kakak aku ini? PMS ya?"
ejek Kesya lalu mencubit pipi Rey
"Apaan? Emang gue cewek?"
"Ya abisnya badmood mulu, jomblo seumur hidup baru tau rasa"
"Emang lo punya? Oh iya lupa lo kan mau jadian sama Devan"
ejek Rey mengacak rambut Kesya
"Apa sih? Jangan bawa-bawa Devan deh"
ketus Kesya manyun
Tanpa disangka ternyata ada seseorang yang menatap tajam kearah mereka. Ya dia adalah si mata hanzel Devan.
*
__ADS_1
*
*