Tentang Kesya

Tentang Kesya
Kesurupan


__ADS_3

Jangan lupa untuk di VOTE dan KIRIM HADIAH ya semuanya🥰.


Follow Juga IG Author : @d.octrayin_


Selamat membaca🥰😘.


*****


Cepat sembuh, Key.-Devan


Thnks.-Kesya


Devan hanya terdiam menatap layar ponselnya


Sejahat itu ya gue, Key?-Devan


*****


Tok tok tok


Devan terdiam saat mendengar ada yang mengerok pintu nya


"Rana, bang"


terdengar suara dari luar kamar


"Masuk ada dek nggak dikunci"


teriak Devan dari dalam


Klekk


Pintu kamar pun terbuka dan masuk lah Kirana membawa snack di pelukan nya yang bisa dipastikan bahwa dia akan bercerita panjang lebar bersama Devan


"Ada apa dengan kak Kesya?"


tanya Kirana to the point saat sudah duduk di tempat tidur Devan


"Maksudnya gimana?"


tanya Devan bingung


"Nih"


Kirana pun menunjukkan postingan Kesya beberapa menit yang lalu


Kak Kesya


"I'm so tired"


Dia bahkan privasi story nya buat gue.-Devan


"Ada masalah?"


"Gak ada dek. Kita baik baik aja"


"Komuk bang Nico nggak bisa bohong. Bahkan dari tadi bang Nico nggak ada makan kan? Ngurung diri di kamar terus. Itu yang dibilang baik baik aja?"


Devan benar benar melongo mendengar ucapan yang keluar dari mulut adiknya hingga membuatnya tidak mempunyai alasan untuk menyangkal ucapan sang adik


"Bang, Rana emang masih kecil nggak ngerti cinta cintaan tapi Rana tau kalo hubungan bang Nico dan kak Kesya lagi nggak baik baik aja. Abang mau cerita kenapa sama hubungan kalian?"


Mendengar itu, Devan hanya bisa menghela nafas berat lalu memposisikan dirinya berhadapan dengan sang adik


"Cuma masalah kecil kok"


"Sampai harus privasi story?"


tebak Kirana yang membuat ekspresi Devan benar-benar kaget


"Loh? Kok lo bisa tau?"


tanya Devan terkejut


"Komuk bang Nico di saat Rana kasih liat story kak Kesya tadi, seolah-olah bang Nico nggak tau kalo kak Kesya ada posting story"


What? Adek gue kok pinter?-Devan


"Kenapa? Bang Nico baru tau kalo Rana pinter? Hebat kan Rana bisa tau"


ucap Kirana bangga


Nyesel muji.-Devan


"Abang aja yang jahat ke kak Kesya"


ucap Devan pelan


Plakk


Sebuah pukulan keras mengenai paha nya hingga menyisakan bekas merah dan memanas


"Gila ya lo"

__ADS_1


umpat Devan kesal


"Yang gila itu bang Nico"


balas Kirana dengan nada meninggi


"Serem"


gumam Devan pelan


"Dari dulu Rana udah bilang kan kalo bang Nico nyakitin kak Kesya urusan nya sama Rana"


"Gue khilaf"


ucap Devan pelan


"Ngapain? Hamilin anak orang?"


tanya Kirana santai yang membuat Devan melongo seketika


"Gue belum mau mati, yang ada gue di gorok Papa"


gumam Devan pelan yang membuat tawa Kirana pecah seketika


"Bang, Rana nggak tau pasti masalah kalian gimana tapi Rana berharap banget semoga kalian bisa baikan kek dulu lagi. Ada masalah diselesaikan baik baik"


ucap Kirana lalu pergi dari kamar Devan tak lupa dengan membawa snack nya kembali


"ada masalah diselesaikan baik baik" kata kata Kirana terngiang ngiang di pikiran Devan hingga saat itu dia memutuskan untuk berusaha mendapat maaf dari Kesya walaupun kemungkinan nya kecil.


*****


Rumah Sakit Keluarga Aldino


"Good morning"


teriak Rey saat dirinya baru saja bangun sekitar pukul 07.00 wib


"Nggak usah teriak teriak bisa nggak sih?"


omel Steven yang sedang sibuk mengotak atik laptop nya


"Eh, Boy mana?"


"Kak Boy lagi mandi"


ucap Kesya singkat yang membuat Rey melongo seketika


tanya Rey heboh


"Heh, di kata Kesya mesum apa?"


ketus Kesya dengan kesalnya membuat Rey bahkan Steven terkekeh


Klek


Pintu kamar mandi terbuka hingga membuat Rey panik dan berlari kearah Kesya bahkan menutup mata Kesya dengan selimut agar sang adik tidak melihat tubuh Boy


"BANG REY BOSEN HIDUP??!!"


teriak Kesya kesal karena pergerakan Rey yang tiba tiba


"Gue pake baju, Rey"


ucap Boy datar


"Hehehe ya kirain kan lo tiba tiba telanjang dada terus di liat sama Kesya"


"Kalo liat gua sebenarnya nggak masalah, cuci mata"


gumam Kesya pelan


Pletak..


"Aw-"


"Mesum"


teriak Rey heboh


"Dia ngomong apa barusan?"


tanya Steven terkekeh


"Masa kata dia liat tubuh Boy buat cuci mata"


"Kan siapa tau kek di novel novel yg punya tubuh atletis, dada bidang, sama roti sobek"


ucap Kesya yang membuat Boy tersenyum tanpa sadar


"Lo mau liat tubuh gue tunggu kita nikah dulu"


"WOW"

__ADS_1


"WOW 2"


"WOW 3"


ucap Kesya tanpa sadar


"Eh-"


"Hahahahaha"


terdengar tawa keras memenuhi ruangan tersebut


"Tapi kan kak, gue nanti sama bokap lo"


"Yaudah bikin sinetron judulnya Ibu Tiri ku Adalah Kekasih ku"


ucap Boy yang membuat Rey melongo seketika


"Lo seolah olah nggak laku anjir masa iya Mama tiri lo embat juga"


"Key, dosa lo gede banget rakus itu udah bokap nya masa anaknya lagi"


"Ya gapapa, mumpung masih bisa"


ucap Kesya tergelak


"GILA".


*****


"Ini kalian kok nggak sekolah?"


tanya Kesya saat melihat ketiga laki laki itu sedang duduk bersama di sofa


"Nggak semangat"


ucap ketiganya bersamaan


"Lah? Kok bisa?"


"Gimana mau semangat sekolah orang bidadari nya aja disini"


ucap Boy yang sukses membuat wajah Kesya memerah karena menahan malu


"Anjir demi apapun gue ngeri kalo Boy tiba tiba ngomong gitu berasa abis di masukin penjaga rumah sakit"


ucap Steven tiba tiba


"Kak Rey bisa panggil mas Raka?"


ucap Kesya membuat Boy yang lebih panik dari siapa pun


"Hei lo kenapa Key? Ada yang sakit? Bentar gue panggil ya"


"Gue takut.."


lirih Kesya pelan


"Why? Takut kenapa? Sini cerita sama gue gapapa atau senyaman lo mau ngobrol sama siapa"


"Diem dulu ih bawel"


ketus Kesya yang membuat Boy langsung mengunci mulutnya


Sial, gemes banget.-Kesya


"Gue takut, takut jantung gue copot tiap kak Boy perhatian"


"Puji Tuhan"


ucap Steven yang menahan amarah karena Kesya mengerjai mereka


"Dalam Nama Yesus, keluar kau setan"


Rey dengan sigap meletakkan tangannya di pucuk kepala Kesya seolah olah mengucap berbagai macam doa


"KESYA NGGAK KESURUPAN KAK!!!!"


teriak Kesya dengan kesalnya


"Key, lo bikin gue panik demi"


"Hahaha sengaja sih soalnya kak Boy kalo panik gemes tau"


"Rey, cepet keluar sebelum kita kena uwu-phobia"


"Gelo"


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2