Tentang Kesya

Tentang Kesya
Pesta


__ADS_3

Jangan lupa untuk di VOTE dan KIRIM HADIAH ya semuanya🥰.


Selamat membaca🥰😘.


*****


Setelah acara selesai, Kesya pun berjalan ke belakang panggung namun tiba-tiba ia merasakan bahwa ada yang menarik tangannya


"Kak Devan"


ucap Kesya kesal karena Devan membuatnya terkejut


"Mau kemana sih?"


tanya Devan seraya mengacak rambut Kesya


"Ya mau kesana, siap-siap buat bersih-bersih"


ucap Kesya manyun


"Aaa jangan jauh-jauh temenin gue"


"Dih apa sih manja banget"


ejek Kesya lalu membalas untuk mengacak rambut Devan


"Jangan pulang dulu nanti"


"Ya emang nggak pulang dulu kan mau bersih-bersih"


"Duh yang udah jadi ketua OSIS sibuk banget"


"Makanya siapa suruh sok-sok ngedaftarin gue, rela-rela begadang bantuin gue nyari visi-misi"


"Kan lo emang punya bakat jadi pemimpin Key"


"Ihhh serah deh"


"Bejibun juga yang milih lo, cemburu gue"


"Nah kan udah gue bilang kak, gue nggak mau daftar jadi ketua OSIS eh malah Kak Devan yang maksa-maksa"


"Hahaha..Engga kok gue gak cemburu kalo kesayangannya gue ini bisa jaga hati"


"Apa sih?"


ketus Kesya yang membuat Devan tertawa seketika


"Oh iya selamat ya kak Devan udah lulus dengan nilai tertinggi lagi"


ucap Kesya tersenyum tipis


"Lo nggak mau kasih hadiah gitu buat gue?"


"Emang kak Devan mau hadiah apa?"


"Kiss"


Pletakk


"Aw"


ringis Devan karena Kesya menyentil keningnya


"Pake jari dulu ya"


ucap Kesya lalu berlari meninggalkan Devan yang terkekeh melihat tingkahnya


"Kenapa lo?"


tanya Dhea heran saat melihat Kesya berlari kearah mereka yang sedang berkumpul


"Nggak kenapa-kenapa"


jawab Kesya tertawa


"Dih gila ya lo"


"Kesya"


ucap Devan dengan nafas tersengal-sengal


"Lo berdua balap lari?"


ketus Jojo yang membuat Devan menatapnya tajam


"Eh kelima most wanted nggak mau bikin pesta gitu buat ngerayain kelulusan?"

__ADS_1


tanya Rere mengalihkan pembicaraan


"Pesta BBQ aja"


usul Kesya bersemangat


"Soal makanan lo paling bersemangat ya"


gerutu Boy yang membuat Kesya terkekeh


"Ya udah gimana kalo di rumah gue?"


"Kita sih yes asalkan lo mau nampung kita"


ucap Steven yang membuat semuanya tertawa


"Kita belanja bahan-bahannya pulang nanti"


"Kita semua?"


"Iya dong itung-itung nambah kenangan, kan kalian udah pada mau sibuk ngurus kuliah"


"Menurut gue Kesya benar juga sih, kalo bisa kumpul dan punya waktu kenapa nggak?"


"Ah itu mah alesan lo aja biar sering ketemu Kesya"


"Ya itu juga salah satunya"


jawab Devan santai yang membuat Kesya menahan malu.


*****


Mall


"Kenapa barisan kita kek mau perang sih?"


ucap Kesya yang membuat semuanya saling menoleh lalu tertawa seketika


"Kok gue baru nyadar ya?"


ucap Dhea disela-sela gelak tawanya


"Eh bentar, kita bagi-bagi tugas aja biar cepat kelar belanjanya"


"Dan harus ingat cewek-cewek dipisah biar para cowok nggak salah belanja bahan"


"Gue, Rey sama Rere milih camilan dan soda"


"Jojo sama Dhea nyari bumbu"


"Oke deal"


ucap mereka bersamaan lalu berpencar untuk mencari bahan yang dibutuhkan untuk pesta kecil-kecilan malam ini


Beberapa jam kemudian semuanya sudah kembali ke parkiran mobil untuk menyimpan barang belanjaan, lalu kembali lagi ke mall untuk makan padahal setelah acara perpisahan kelulusan tadi mereka juga sudah makan


"Seriusan? Kita makan lagi?"


tanya Boy yang melihat Kesya sangat bersemangat


"Gue lagi pengen junk food, kalo kalian mau balik dulu ya gapapa balik aja"


"Nggak boleh gitu dong Key, kan kesini nya bareng jadi balik juga harus bareng"


"Siapa tau aja kalian mau ada urusan atau janjian sama kasur"


ucap Kesya lalu melangkah pergi bersama yang lainnya yang juga memilih untuk makan junk food .


*****


Halaman Rumah Devan


"Itu gosong woi"


teriak Kesya karena Dhea dan Jojo sedang sibuk berpacaran


Teriakan Kesya mengejutkan mereka hingga Dhea dan Jojo berlari mendekati panggangan karena mereka memang ditugaskan untuk memanggang daging


"Kesya, ini belum matang tolol gosongnya dari mana?"


teriak Dhea dengan wajah kesalnya


"Lah? Yang bilang dagingnya gosong siapa? Gue kan bilang apinya yang gosong"


jawab Kesya santai lalu berlari dan bersembunyi dibelakang Steven karena Dhea mengejarnya


"Astaga, sakit kepala gue ngeliat mereka berdua"

__ADS_1


gumam Rere pelan


"Lo malu ya punya sahabat tampangnya kek mereka? Gue juga malu sih sebenarnya"


ucap Boy yang mendengar gumam-gumam kecil Rere tadi


"Apa? Kak Boy tadi ngomong apa?"


Tiba-tiba Kesya sudah berkacak pinggang dihadapan Boy membuat Boy tidak bisa berkutik dan hanya cengengesan seraya menggaruk tengkuk tidak gatal


"Gimana kalo misalkan kita tinggal di satu rumah?"


"Mau enak-enak nggak kenal tempat ya lo sama Jojo, gimana nasib kita yang harus ngeliat kalian berempat lengket mulu?"


ketus Rey yang membuat Kesya refleks menampar perutnya


"Aw, sakit gila"


ringis Rey memegang perutnya


"Dasar otak mesum"


teriak Kesya yang membuat semuanya tertawa seketika


"Gila ya Rey pikiran lo tuh perlu dicuci deh"


"Gue baru aja bilang mau enak-enak, itu udah pake bahasa halus"


"Bahasa halus pala lo"


ketus Boy yang membuat Rey terkekeh


"Lama lagi nggak liat lima most wanted berantem gini"


gumam Kesya yang terdengar oleh Devan


"Ya namanya juga tuntutan buat capai masa depan, lo juga bakal ngerasain kalo lo bertiga beda negara pas kuliah"


"Apalagi kalo udah punya keluarga masing-masing ya kak, kuliah aja udah jauh beda negara"


ucap Kesya pelan


"Ya gitu, namanya juga kehidupan Key nggak selamanya kita bareng terus sama orang yang kita sayang, pasti ada saat dimana kita harus pisah entah itu karena tuntutan mimpi, tuntutan pekerjaan, bahkan tuntutan keluarga"


ucap Devan seraya mengelus pucuk kepala Kesya yang bersandar di bahunya


"Sanggup nggak ya gue pisah sama mereka berdua? Kita udah lama banget kenal bahkan baru masuk sekolah dasar"


"Ya sanggup nggak sanggup aja, lo liat gue udah 6 tahun bareng mereka, suka duka udah kita jalanin bareng, kemana-mana harus bareng sampai satu liburan juga yang lain langsung terbang nyamperin"


ucap Devan terkekeh mengingat kenangan dimana Boy sedang pergi ke luar negeri saat pertama kali sudah mendapat izin pergi sendirian membuat keempat sahabatnya juga memesan tiket pesawat dan menyusul Boy


"Serius kak?"


"Iya sayang, kita pernah nyusul Boy ke Jepang pas Boy lagi libur sendiri"


"Astaga, bener-bener ya. Kok bisa kak Boy pergi sendirian?"


"Ya waktu itu dia baru pertama kali dapat izin dari Om Heru buat liburan ke luar negeri sendiri dan katanya dia mau punya waktu sendiri tapi ya namanya kita iseng yaudah kita susul aja"


"Terus reaksi kak Boy gimana?"


"Kesel lah, baru pulang jalan tiba-tiba ngeliat kamar hotelnya udah kayak kapal pecah"


ucap Devan terkekeh


"Enak ya nyandar sama gue?"


goda Devan karena melihat Kesya yang nyaman bersandar di bahunya


"Nyaman"


jawab Kesya tersenyum tipis lalu menggenggam tangan Devan


"Woiii"


tiba-tiba Rey mengagetkan keduanya


"Eh copot"


teriak Devan terkejut membuat semua orang tertawa sedangkan Devan mendengus kesal karena Rey mengganggu waktu berdua nya dengan Kesya.


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2