Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Tidak Mungkin


__ADS_3

Dirga sudah pulang dari sekolah laki-laki itu lantas masuk ke dalam kamar nya sembari menunggu kedua orang tuanya pulang.


Iya tadi pas istirahat Dirga sengaja menelepon orang tuanya supaya mempercepat kepulangannya karena ada sesuatu yang dibicarakan Dirga kepada kedua orang tuanya.


Sesuatu yang dibicarakan Dirga itu tidak lain terhadap bukan tentang Karina, Dirga sudah tidak mau menunggu waktu lagi dan secepatnya akan melamar Karina kalau bisa akan menikahiKarina dalam waktu dekat ini.


Tidak mau kecolongan lagi, terlebih lagi ia masih merasa jika Karina dan Rama itu masih sangat mencintai, tetapi Dirga juga bingung mengapa keduanya saat ini malah memilih untuk berpisah sementara Dirga sendiri belum tahu jawabannya apa yang menjadi penyebab putusnya hubungan antara Rama dengan Karina.


Beberapa jam kemudian kedua orang tua Dirga sudah sampai dan seperti biasanya mereka berdua bersih-bersih dulu dan masuk ke dalam kamar hingga akhirnya pas waktu makan malam Dirga dan kedua orang tua juga bertemu.


Tentu saja ketiganya saat ini makan malam terlebih dahulu baru nanti setelah selesai Dirga ingin mengatakan sesuatu.


"Dirga, kenapa kamu sudah rapi seperti ini dan apa yang membuat kamu menelepon Papa untuk segera pulang apa yang kamu pikirkan dan apa yang kamu rencanakan?"


Sudah mempersiapkan semua bahkan ia juga sudah membeli cincin sebagai tanda untuk melamar Karina malam ini meskipun Dirga sendiri belum berdiskusi kepada orang tuanya tetapi Dirga yakin jika kedua orang tuanya itu pasti tertuju terlebih lagi dirinya dan juga karena sudah lama dijodohkan tinggal tunggu waktunya saja Dirga melamar dan menikahi Karina.

__ADS_1


Tentu saja Dirga juga sudah siap, ia tidak akan menunggu lama lagi malam ini setelah makan malam dan juga setelah Dirga mengatakan kepada kedua orang tuanya Dirga meminta kedua orang tuanya itu untuk langsung menuju ke rumah Karina, tidak perlu membawa apa-apa karena ini hanya sebagai lamaran saja baru besok semua seserahannya baru akan disusulkan, ya itu yang ada di dalam pikiran Dirga. Ia sudah bertekad bulat untuk menyematkan cincin di jari manis Karina yang membuat Karina akan menjadi milik nya nanti.


"Lamarkan Karina saat ini untuk aku, Pah..sepertinya sudah tidak bisa ditunda lagi, aku sudah lama menantikan bersama dengan Karina dan tentu saja Papa dan Mama setujukan jika aku menikahi Karina dalam waktu dekat ini."


Tentu saja Papa Mandala kaget mendengar ucapan dari dikabulkan berarti ia tidak setuju dengan apa yang diucapkan oleh Dirga bahkan sudah lama Papa Mandala menginginkan jika Dirga secepatnya menikah dengan Karina entah itu ada maksud dan tujuan yang lainnya atau tidak yang jelas Papa Mandala memang benar benar ingin menyatukan keluarganya dengan keluar Karina.


Tetapi itu hanya angan-angan dan cita-cita Papa Mandala saja namun saat ini tidak bisa terealisasikan karena Karina sudah menikah dengan laki-laki lain dan pastinya Papa Mandala juga kecewa mengapa calon menantu yang diidamkan itu malah sudah menikah.


"Itu tidak mungkin Dirga bukannya papa tidak mau melamarkan Karina untuk kamu tetapi memang tidak mungkin."


"Kenapa Pah, bukankah Karina adalah menantu idaman untuk Papah dan juga Mama , dan bukankah kami sudah dijodohkan sejak kecil dan saat inilah Dirga sudah mantap untuk menikahi Karina , Dirga sudah mempunyai penghasilan sendiri yang pastinya Dirga juga sudah cukup mapan untuk menghidupi Karina nantinya."


Sepertinya memang Dirga belum paham betul dengan situasi yang terjadi bukan karena Papa Mandala meragukan tentang tanggung jawabnya nanti jika menikahi karena tetapi tidak itu ikatan pernikahan yang sah di mata hukum dan agama membuat Papah Mandala dengan tidak bisa berbuat banyak meskipun sebenarnya Papa Mandala kecewa dan sudah berencana ingin menghancurkan rumah tangga Karina tetapi setelah dipikir-pikir untuk apa toh semuanya sudah diatur.


"Bukan masalah pertanggungjawaban Kamu atau bagaimana tetapi saat ini Karina sudah menikah dan pastinya kamu sudah tidak bisa lagi memiliki Karina."

__ADS_1


Deg


Dirga menggelengkan kepalanya, ia juga memandang  ke arah Papa Mandala sepertinya laki-laki itu memang belum percaya dengan ucapan dari Papa Mandala terlebih lagi mengatakan jika Karina sudah menikah itu tidak mungkin apalagi Karina usiany sangat muda, itu lalu Karina menikah dengan siapa? dengan Rama pastinya juga tidak mungkin Rama dan Karina baru saja memutuskan hubungannya atau ini hanya akal-akalan dari Papah Mandala saja supaya dirinya tidak terlalu berharap lebih dari Karina atau memang ini malah akal-akalan dari keluarga Karina supaya tidak meneruskan perjuangan ini.


Ya pikiran Dirga saat ini kemana-mana bukan hanya sekedar mencurigai kedua orang tuanya tetapi juga kedua orang tua karena rasanya tidak mungkin karena ia berstatus sebagai pelajar sudah menikah terlebih lagi Karina menikah dengan siapa padahal rencana perjodohan itu hanya dilakukan dirinya dengan Karina tidak mungkin kedua orang tua Karina menjodohkan Karina dengan laki-laki lain itu rasanya impossible sekali.


"Aku tidak percaya, Papah pasti bohong atau ini hanya akal-akalan dari kedua orang tua Karina saja?"


Papa Mandala menghela nafas nya panjang beliau juga dulunya berpikir begitu setelah mendengar ucapan dari Papanya Karina tetapi Papa Mandala bukan laki-laki yang bodoh beliau cerdas untuk bisa menemukan informasi yang sangat rahasia pun dari keluarga besar.


Dan terkuaklah sebuah kenyataanz memang apa yang dikatakan oleh Papahnya Karina itu memang benar jika karena sudah menikah dengan salah satu anak pengusaha sukses di kota ini bukan karena rasa cinta bukan juga karena sebuah kecelakaan atau karena hamil tetapi sebuah insiden yang sangat memalukan meskipun itu sebenarnya masih bisa ditoleransi tetapi keluarga dari pihak Devano tetap untuk menyelenggarakan pernikahan itu Dengan alasan kalau Devano sudah melihat sesuatu dan mencicipi apa yang seharusnya tidak dilakukannya.


"Dan itu memang benar bukan akal-akalan dari Papanya Karinall, papa sendiri sudah mengetahui informasi itu secara detail dan juga lengkap."


Sepertinya jika hanya dengan ucapan saja Dirga tidak percaya kemudian Papa Mandala berdiri dari kursinya lalu menuju ke ruang kerjanya sepertinya Papa Mandala mengambil sesuatu untuk membuktikan jika memang ucapan itu benar supaya Dirga juga yakin jika Karina sudah menikah.

__ADS_1


5 menit kemudian Papa Mandala sudah bergabung kembali bersama Dirga dan juga mamanya beliau langsung saja menyerahkan sebuah amplop coklat yang tentu saja isinya di sana mengenai informasi tentang Karina yang sudah menikah berikut dengan suami Karina dan keluarga dari suami Karina itu.


__ADS_2