
"Ah....."
Alex yang baru bangun tiba-tiba mengingat sesuatu, laki-laki itu yang masih dalam pelukan seorang perempuan bergegas untuk menyingkirkan perempuan itu yang nyatanya semalam setelah Alex bertemu dengan asisten pribadinya, ia menghabiskan malam bersama perempuan bayarannya dan entahlah apa karena begitu kelelahan atau saking banyak nya pekerjaan hingga Alex terbangun kesiangan.
Sontak saja perempuan tadi yang memeluk Alex langsung saja kaget karena hentakan keras dari tangan Alex, perempuan itu langsung saja pergi dari hadapan Alex karena ia tahu bagaimana Alex jika sudah bertindak. Yang pastinya perempuan itu juga tidak ingin mati konyol di hadapan Alex saat ini.
"Cepat bersihkan barang-barang kamu dan keluar dari sini!!"
Ucap Alex dengan mengambil beberapa gepok uang merah dan diserahkan kepada perempuan bayaran itu, di mana perempuan itu langsung saja memunguti pakaian dan juga mengambil uang lalu bergegas ke kamar mandi, sementara Alex sendiri masih termenung berada di atas ranjang, bukan karena menyesali perbuatannya tetapi karena Alex mengingat sesuatu yang semalam ia lupakan.
"Astaga bagaimana nasib Karina, bisa-bisanya aku melupakan gadis cantik itu..."
Tentu saja penyesalan ada di dalam diri Alex, yang mana ia baru teringat tentang pertemuan pertama dengan Karina, gadis cantik yang sudah mengusik hidupnya, meskipun baru pertama kali Alex bertemu dengan Karina, tetapi ia sudah ada rasa getaran di dalam dadanya dan akan berniat untuk mengejar cinta Karina.
Tetapi karena pertemuan dengan klien penting semalam membuat Alex melupakan sosok Karina yang masih berada di klub malam bahkan Alex juga sudah menghabiskan malam panjangnya bersama dengan perempuan bayaran yang membuat laki-laki itu sama sekali tidak ingat tentang kejadian semalam di mana ia menemukan Karina di klub malam dan Karina mencoba untuk meminum sesuatu yang pastinya akan membuatnya mabuk.
__ADS_1
"Atau jangan-jangan Karina dibawa oleh seseorang karena dia mabuk? oh tidak.. jangan sampai itu terjadi karena aku tidak akan memaafkan orang itu jika sampai terjadi sesuatu dengan Karina!!"
Setelah ia melihat perempuan bayaran itu keluar dari kamar mandi dan juga bergegas untuk keluar dari kamar hotel, Alex segera masuk ke dalam kamar mandi, ia akan membersihkan dirinya setelah itu menghubungi orang suruhannya untuk mencari tahu bagaimana kabar dari Karina semalam.
Alex sangat was-was, cemas dan juga khawatir jika terjadi sesuatu dengan Karina, padahal Alex sendiri belum terlalu mengenal banyak tentang Karina. Alex ingin menyelidiki lebih detail siapa Karina sebenarnya, tetapi belum sempat ia dapatkan Alex sudah sibuk dengan pekerjaannya.
Setelah beberapa menit menghabiskan waktu di kamar mandi, Alex segera merogoh ponselnya untuk meminta kepada seseorang mencari informasi tentang keberadaan Karina yang semalam berada di klub malam. Yang pastinya Alex menunggu informasi itu dan berharap memang tidak ada yang terjadi sesuatu dengan Karina.
Tak berapa lama ponsel berdering, ia mengangkat sambungan ponsel itu yang nyatanya dari orang suruhannya, ia sudah diminta Alex untuk memberikan informasi tentang keberadaan Karina dan Alex pun tersenyum karena ia mendengar jika Karina semalam sudah pergi dan dalam kondisi baik-baik saja.
"Oke sekarang berikan informasi tentang Karina, apapun itu secara detail, Aku tidak ingin jika kamu salah memberikan informasinya dan aku tunggu dalam waktu 15 menit."
Ya itulah yang diperintahkan oleh Alex setelah ia lega mendengar Karina keluar dari klub malam dalam keadaan yang tidak mabuk dan juga tidak terjadi apa-apa. Alex langsung saja meminta kepada anak buahnya untuk mencari tahu siapa Karina sebenarnya karena Alex pikir Karina itu bukan perempuan sembarangan, bukan perempuan malam atau pun perempuan yang suka keluar masuk kelab, hanya saja semalam pastinya Karina sedang dilanda sesuatu hingga membuat perempuan cantik itu masuk ke dalam kelab malam.
Ting
__ADS_1
Sebuah pesan masuk di ponsel Alex, ya belum ada lima belas menit tetapi orang surahnya itu sudah memberikan informasi detail kepada Alex, itulah memang Alex yang tidak mau jika perintahnya diabaikan begitu saja, kalau dia menginginkan sesuatu maka dengan cepat semuanya akan ada di depan matanya.
"Karina Raharja..."
Iya, Alex membaca berulang kali nama Karina dan tentu saja nama belakang Karina membuat Alex mengeryitkan alisnya, pasalnya ia tahu betul siapa orang tua Karina dan pastinya apa yang di dalam pikiran Alex itu tidak salah, karena Karina memang bukan perempuan yang biasa saja, dia adalah putri dari seorang pengusaha sukses yang kebetulan juga bekerja sama dengan perusahaannya.
"Oke, permainan segera dimulai dan Aku pastikan kamu menjadi milikku beby.. jika perlu aku akan melamar kamu sekarang juga.."
Ya Alex memang tidak pernah jatuh cinta tetapi jangan salah jika ia sudah sering keluar masuk kelab, bahkan sudah sering keluar masuk lubang yang pastinya Alex bukannya laki-laki yang baik. Dia seorang Casanova yang selalu bermain dengan wanita bayarannya setiap malam, tetapi melihat Karina pertama kalinya jantung Alex langsung berdetak kencang dan Alex yakin jika Karina adalah perempuan terakhir yang menjadi tambatan hatinya.
Terlebih lagi ketika Alex menerima informasi jika Karina adalah putri dari pengusaha sukses yang juga saat ini sedang bekerja sama dengan perusahaannya yang membuat Alex semakin berani untuk mengejar cinta Karina meskipun ia tidak mengenal Karina secara langsung bahkan Karina baru pertama kali mengenalnya tetapi Alex yakin jika lamarannya nanti akan diterima oleh orang tua Karina.
"Tetapi sebaiknya Bos jangan langsung melamar, bos harus melakukan pendekatan dulu... Dari apa yang saya lihat sepertinya Nona Karina itu bukan tipe perempuan yang bisa langsung tertarik dan juga Nona Karina itu bukan Perempuan biasa, lebih baik jika Bos melakukan pendekatan dulu seperti layaknya abg-abg yang saat ini merasa jatuh cinta, karena sejatinya seorang perempuan itu ingin sekali dimanja, diperlakukan yang lebih dan juga diperhatikan bukan langsung melamar dan menikahinya."
Ya setelah Alex masuk ke kamar mandi asisten pribadi Alex sudah berada di hotel ini dan pastinya ia semalam juga melihat Karina meskipun samar-samar tetapi dari pantulan wajah cantik Karina memang Karina bukan perempuan sembarangan dan tentunya ia tahu betul bagaimana bosnya ini yang jatuh cinta dengan gadis yang masih berseragam putih abu-abu itu, maka dari itu ia menyarankan supaya Alex tidak gegabah untuk melamar Karina.
__ADS_1