Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Penjelasan


__ADS_3

"Jangan sedih, sekarang ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi, aku yakin jika semua itu bukan keinginan kamu.."


Yang pasti Rama memang ingin mendengar penjelasan langsung dari Karina, tetapi ia sendiri tidak mau menyakiti hati Karina atau menyinggung perasaan Karina.


Hingga ia meminta karina untuk berbicara pelan-pelan saja karena ia tahu pasti semuanya ini bukan keinginan dari Karina.


Rama juga menggenggam lembut tangan Karina, laki-laki itu tahu bagaimana perasaan Karina saat ini tetapi semuanya memang butuh penjelasan dan Rama menginginkannya, menginginkan penjelasan langsung dari mulut Karina kenapa Karina bisa menikah dengan Devano.


Hingga akhirnya Karina mengatur nafasnya, ia memang harus bercerita panjang dan lebar kepada Rama saat ini, kalau tidak sekarang kapan lagi Karina bisa bercerita.


"Kamu ingat malam saat ulang tahun Susan?"


Karina mencoba mengingatkan kepada Rama dengan malam pas dirinya bersama dengan Devano, yah meskipun kesannya memang bertele-tele tapi Karina akan menjelaskan dari awal kenapa ia bisa menikah dengan Devano.


Rama mengingat kembali malam di mana ia memang mendapat undangan dari Susan, undangan ulang tahun Susan, tetapi sayang sekali pada waktu itu Rama masih berada di luar negeri yang pastinya Rama sendiri tidak menghadiri pesta ulang tahun Susan.


"Iya aku ingat yank, tapi aku kan tidak ada di sana, memang kenapa malam itu?"

__ADS_1


Karina kembali mengatur nafasnya, mungkinkah ia menceritakan semuanya yang terjadi, semuanya tanpa ditutup-tutupi dari Rama, tetapi sepertinya itu tidak mungkin jika Karina menceritakan kalau dirinya juga menikmati apa yang dilakukan oleh Devano malam itu, di mana ia dan Devano saling berciuman bahkan Devano juga sudah menikmati bagian bawah Karina meskipun belum memasukan senjata Devano ke dalam inti Karina.


"Malam itu aku tidak sengaja minum minuman yang beralkohol meskipun hanya sedikit dan itu membuat kepalaku pusing... Hingga akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke toilet tetapi karena tiba-tiba kepalaku pusing, aku salah jalan hingga aku ditarik oleh seseorang untuk masuk ke dalam kamar hotel dan di sanalah ada Pak Devano. Namun setelah aku masuk ke dalam kamar itu bersama dengan Devano, tiba-tiba kedua orang tuaku dan kedua orang tua Pak Devano memergoki kami sedang berada di dalam kamar meskipun kami sendiri tidak melakukan apa-apa tetapi mereka semua tidak mau tahu dan memutuskan untuk menikahkan kami berdua..."


Ya akhirnya Karina sedikit berbohong, ia tidak menceritakan secara jelas tentang bagaimana dirinya bersama dengan Devano dan bagaimana Karina begitu menikmati sentuhan-sentuhan yang dilakukan oleh Devano dan membalas ciuman mesra yang diberikan oleh Devano.


Karina berpikir jika ia mengatakan sejelas-jelasnya kepada Rama pastinya Rama akan memutuskannya saat ini juga dan Karina tidak mau itu terjadi.


"Tapi kamu tidak mencintai Pak Devano kan yank? Dan kalian juga tidak melakukan apapun juga kan malam itu?"


"Tentu saja tidak, lagi pulang apa yang membuatku jatuh cinta pada dia apalagi dia adalah guru kiler di sekolahan. Dan juga aku dengan Pak Devano tidak melakukan apa-apa, Pak Devano tidak sengaja menarik tanganku untuk masuk ke dalam kamar yang sepertinya dia mengira jika Aku adalah seseorang yang sudah ditunggu-tunggu dan pastinya kita tidak melakukan sesuatu di dalam kamar malam itu."


Jawab Karina dengan sengaja berbohong pada hal yang terjadi tidak seperti itu Karina dan Devano bahkan sudah melakukan hal-hal yang pasti jika diceritakan, Rama seketika akan memutuskan hubungannya, karena Rama sendiri tidak mau jika apa yang sudah menjadi miliknya disentuh oleh laki-laki lain meskipun itu hanya ciuman dan pegangan tangan saja.


Rama tersenyum kemudian ia memeluk tubuh Karina yang rasa-rasanya Rama tidak bisa melepaskan Karina begitu saja terlebih lagi Rama sudah mendengarkan penjelasan dari Karina yang mengapa pacarnya itu bisa menikah dadakan dengan guru di sekolahnya.


"Lalu bagaimana dengan hubungan kita yank, kamu sudah menikah dengan Pak Devano dan aku melihat juga Pak Devano tidak akan melepaskan kamu. Dan maaf, gara gara aku tidak datang ke pesta itu, kamu menjadi seperti ini."

__ADS_1


Sejenak Rama tersadar jika perempuan yang dipeluknya saat ini adalah istri orang, dan Rama juga menyesal karena tidak ada malam itu, hingga Rama mempertanyakan hubungannya kembali dengan Karina yang mana itu akan menghambat kebersamaannya Rama dengan Karina nantinya.


"Aku sudah membuat perjanjian dengan Pak Devano, setelah kita lulus maka kita harus berpisah dan tentu saja antara aku dengan Pak Devano itu tidak ada apa-apa, aku juga tidak ada perasaan sama sekali sama dia."


Ujar Karina kepada Rama meskipun ia sedikit berbohong dengan perasaannya manakala ketika didekat Devano, Karina juga merasa nyaman tetapi Karina sendiri mencoba untuk memungkirinya karena cintanya lebih besar untuk Rama dibandingkan dengan rasa nyaman yang diberikan oleh Devano.


Maklum saja karena Karina yang masih belia, otak dan pikirannya masih labil belum bisa memutuskan mana yang baik dan juga tidak baik, belum bisa memilih bagaimana perasaan dan hati Karina yang nyaman dan belum bisa menerima pernikahan yang sudah sah menurut agama dan juga hukum.


Kembali lagi Rama tersenyum laki-laki itu juga belum bisa untuk melepaskan Karina, karena Rama sangat mencintai Karina dan untuk kedepannya biarlah waktu yang menentukan yang pastinya ia masih tetap bersama dengan Karina dan tidak peduli dengan status Karina, toh juga Karina dengan Devano tidak memiliki hubungan lainnya terlebih lagi Karina juga tidak disentuh oleh Devano dan juga Karina tidak melakukan apa-apa selain dirinya tertangkap basah sedang berada di dalam kamar hotel dengan Devano.


"Kita tetap menjalin hubungan ini sayank, karena aku sangat mencintaimu dan tidak bisa melepaskan kamu."


Hingga sesuatu yang terucap dari mulut Rama membuat Karina tersenyum, inilah yang diinginkan meskipun statusnya adalah istri dari Devano tetapi ia tidak kehilangan Rama, seseorang yang masih dicintainya.


Biarkanlah Karina untuk egois saat ini memiliki dua laki-laki di dalam hidupnya yang pastinya antara Devano dan juga Rama, Karina merasa nyaman terlebih lagi bersama dengan Rama membuatnya bahagia dan bisa mengerti dirinya.


Hingga akhirnya keduanya menikmati hari ini bersama dengan bermain di pantai dan menghabiskan waktu hanya berdua saja sampai-sampai Karina sendiri tidak ingat jika ia masih mematikan ponselnya dan tidak mengabari Devano  sama sekali, Karina juga tidak izin Kalau hari ini ia bolos sekolah dan tidak mengabari Sintia, sahabatnya.

__ADS_1


__ADS_2