Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Minggir!!


__ADS_3

Terlebih lagi bibir Karina yang basah, membuat Devano ingin sekali mencium bibir itu dan melu@m@tnya kemudian merasakan sesuatu sensasi yang berbeda dan juga sesuatu yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Devano juga laki-laki, dan pasti saat ini sedikit menahan sesuatu di bawahnya yang mana melihat Karina sore ini segar sekali membuat jiwa kelakiannya Devano meningkat, ingin rasa Devano membawa istrinya itu ke atas ranjang mengungkung nya dan menciptakan sesuatu yang mungkin saja tidak akan pernah mereka lupakan.


"Aku bisa melakukan itu semua dan bisa memikirkan tentang pernikahan, jika saja pernikahan itu tepat dan kita sama-sama saling mencintai. Bapak tahu sendiri kalau bapak itu tidak mencintaiku dan menikahiku  hanya karena sebuah keterpaksaan, padahal aku sama sekali tidak ingin meminta tanggung jawab dari bapak dan juga asal bapak ketahui, aku mempunyai pacar yang sangat mencintai ku, Jadi untuk apa aku mempertahankan pernikahan yang hanya pura-pura saja."


"Kamu salah,.dari mana kita tidak ada rasa cinta.. bahkan berkali-kali aku sudah mengatakan padamu jika aku sudah jatuh cinta padamu atau jangan-jangan Kamu sengaja untuk melupakannya?"


Karina menghela nafasnya panjang ia memang tidak lupa dengan pernyataan cinta dari Devano tetapi Karina pikir jika itu hanyalah bentuk tanggung jawab Devano saja dan Devano tidak benar-benar mencintainya seperti cinta yang diberikan Rama padanya.


"Itu hanya bapak saja yang mencintai aku tetapi aku tidak dan sampai kapanpun jangan memaksa aku untuk mempertahankan pernikahan ini karena aku tidak mencintai Pak Devano."


Devano tersenyum licik, laki-laki itu akan membuktikan kalau yang diucapkan oleh istrinya itu benar jika Karina tidak mencintainya.


Cup


Dengan cepat Devano mencium bibir Karina, bukan hanya mencium saja tetapi Devano juga mem@gut lembut bibir Karina yang masih tertutup rapat itu.


Devano dibuat gemas sendiri, hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk menggigit bibir bawah Karina, yang mana Karina seketika langsung saja melototkan matanya tetapi bibirnya juga bereaksi. Karina membuka bibirnya itu meskipun sedikit, hingga memberikan akses jalan maksud untuk lidah Devano menari-nari di sana.


Aku akan melihat bagaimana kamu bisa lepas dari sentuhan yang aku berikan dan juga aku bisa melihat dengan cara ini kamu mencintai aku.


Tentunya dengan sentuhan yang diberikan oleh Devano, karena bukan hanya permainan lid@h dan bibirnya saja, Devano juga turut mengusap punggung Karina, yang membuat gadis itu meremang seketika.

__ADS_1


Karina yang sudah tersihir dengan perlakuan dari Devano dengan cepat membalas pagut@n bibir Devano, mungkin saja ini bukan yang pertama kali  dilakukan dengan Devano, dengan laki-laki yang sudah sah sebagai suaminya meskipun agak sedikit berantakan ciuman bibir yang dilakukan oleh Karina namun Devano bisa mengerti jika sebenarnya Karina mencintainya.


Sial !! mengapa ada rasa nyaman ketika aku bersama dengan Pak Devano dan apa ini? mengapa aku juga membalas ciuman yang begitu memabukkan...


Akan aku buat kamu jatuh cinta denganku meskipun aku sendiri sudah tahu jika kamu sudah ada sedikit rasa dariku dan tentu saja dengan begitu, aku akan lebih mudah memilikimu.


Ciuman antara keduanya berlangsung lama, keduanya malahan saling mem@gut lembut dan memberikan sentuhan sentuhan di sana hingga akhirnya Devano yang melihat Karina kehabisan nafas langsung saja menghentikan aksinya. Devano juga tidak mau jika ia nanti benar-benar khilaf di saat emosinya sedang tidak stabil.


"Brengseekk!!"


Devano yang sudah melepaskan cuman bibirnya langsung saja melihat ke arah Karina, tangan laki-laki itu lalu terulur untuk menyentuh bibir Karina, dengan maksud untuk menghapus sisa sesuatu yang begitu nikmat di sana tetapi sayang sekali bukan sambutan hangat yang diberikan oleh Karina namun Karina malahan ingin menampar pipi Devano, tetapi sayang sekali Devano yang mengetahui pergerakan tangan Karina, dengan cepat menarik tangan Karina dan menjauhkan dari wajah Devano.


"Apa kamu tidak sadar jika kamu sudah membalas apa yang aku berikan? dan itu tandanya jika kamu juga ada sedikit rasa sama ak oke meskipun itu baru sedikit tetapi aku yakin jika lama-kelamaan pastinya kamu akan mempunyai rasa cinta yang sama seperti yang aku rasakan."


"Tidak! sampai kapanpun aku tidak akan pernah meninggalkan Rama apalagi hidup bersama dengan kamu!"


Lagi lagi Karina egois, gadis cantik itu tidak mengakui perasaannya kepada Devano yang mana sebenarnya memang Karina merasa nyaman berada di dekat Devano apalagi Devano yang telah merebut cuman pertamanya dan juga Karina tidak segan-segan membalas apa yang sudah dilakukan oleh Devano.


"Teruskan sifat egoismu, karena suatu saat itu juga akan luluh, kamu pasti tahu kan batu jika lama kelamaan terkena air akan mengikis, begitu juga dengan hatimu, apalagi kamu sudah mencintai aku.. pastinya tidak sulit untuk membuka lembaran baru lagi denganku dan benar-benar belajar mencintaiku."


Karina tidak menggubris lagi, gadis cantik itu bergegas untuk meninggalkan suaminya tentu saja ia ingin mengeringkan rambut yang nampak basah.

__ADS_1


Karina juga mengambil ponselnya dan berniat untuk menghubungi Rama, yang pastinya ia tahu jika Karina pasti membencinya ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Devano meskipun itu adalah yang sebenarnya namun sebisa mungkin Karina harus memendam dan tidak akan mengatakan semuanya


"Kenapa nomornya tidak aktif?"


Kesel Karina ketika menghubungi Rama berkali-kali tetapi yang menjawab hanyalah sebuah operator, dan di sinilah Karina bisa menebak jika Rama memang benar benar marah padanya dan pastinya laki-laki itu akan meminta putus dengan nya besok.


Sedangkan Devano, ia menatap ke arah istrinya melihat bagaimana ekspresi dan juga pergerakan tangan karena. Ia tahu persis siapa yang dihubungi oleh Karina pasti tidak lain dan tidak bukan adalah Rama dan Karina pastinya ingin meminta bertemu untuk mengklarifikasikan semuanya.


"Percuma kamu menghubungi Rama pasti ponsel Rama tidak aktif, laki-laki itu pasti kecewa dengan kamu karena merasa dibohongi."


"Jaga mulut bapak! aku tidak suka jika bapak mengatakan seperti itu, yang mana hubungan kita masih baik-baik saja dan Rama tidak mungkin mengakhiri hubungan yang sudah terjalin selama 2 tahun ini."


"Tidak mungkin, Rama bukan laki-laki bodoh yang berpikir lebih jauh ke sana . Di mana kamu dan aku sudah melakukan sesuatu yang mungkin saja melanggar norma agama karena kita dulu melakukannya belum menjadi pasangan yang halal."


Seketika Devano senyum-senyum sendiri manakala ia mengingat kajadian malam itu di mana ia benar-benar puas menikmati tubuh Karina meskipun belum pas intinya namun sentuhan-sentuhan dan juga gigitan kecil di tubuh Karina yang membuat Rama berpikir lagi untuk tidak akan melepaskan Karina.


Tentu saja Devano masih berusaha keras untuk membuat Karina luluh dengan nya, meskipun itu adalah hal-hal tersulit yang dilakukan oleh Devano dan Devano juga menatap ke arah istrinya saat ini, masih saja berusaha untuk menghubungi Rama padahal Devano sudah jelas-jelas menjelaskan tentang semuanya kalau Rama sudah mengetahui tentang kejadian malam itu dan juga pastinya Rama akan memutuskan hubungannya dengan Karina.


"Bapak mendingan minggir! jangan di sini, aku benci sama bapak!!"


Usir Karina yang mana Karina sudah kehilangan kata-kata lagi untuk berdebat dengan Devano yang nyatanya memang saat ini Rama sulit untuk dihubungi dan bisa dipastikan jika pacarnya itu akan marah padanya dan mungkin saja nanti atau besok Rama akan menemuinya untuk mengakhiri hubungannya ini.

__ADS_1


Karina yakin jika Rama pastinya akan menghubunginya dan meminta untuk mengakhiri hubungannya ini karena status Karina yang sudah tidak jomblo lagi bahkan Karina sudah berstatus sebagai istri orang


__ADS_2