Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Bagaimana Caranya?


__ADS_3

Ada waktu 1 jam lebih, Devano memanfaatkan untuk bertemu dengan kedua sahabatnya di cafe dekat dengan sekolahan yang pastinya ia memang sengaja meminta saran kepada dua sahabatnya itu bagaimana caranya supaya istrinya tidak ngambek maklum saja untuk masalah seperti ini Devano belum sama sekali berpengalaman ia masih butuh bantuan dari kedua sahabatnya yang memang sudah pertama lama dalam hal percintaan dan dalam hal meluluhkan hati wanita.


Padahal sebenarnya waktu kosong yang Devano miliki, ia ingin memanfaatkan untuk melihat Karina meskipun dari jauh meskipun tidak bisa membawa Karina ke dalam ruangan ini dan pahami dengan melihat wajah Karina sepertinya semangat Devano benar-benar tumbuh kembali namun rasanya ia juga tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bertemu dengan kedua sahabatnya dan yakin sekali jika nanti kedua sahabatnya itu akan memberikan solusi yang pastinya membuat Karina luluh.


"Ada apa lagi bro? setelah berhasil unboxing bini lo kenapa muka lo ditekuk seperti itu, jangan-jangan Karina tidak mau lo apa-apain lagi?"


Baru saja Devano duduk di kursi di mana kedua sahabatnya itu sudah berada di sana tetapi pertanyaan-pertanyaan dan juga ejekan dari sahabatnya itu membuat Devano mencebikkann bibir nya kesal bukan malahan memberitahu bagaimana solusi yang baik supaya Karina tidak ngambek lagi tetapi malah meledek Devano habis-habisan.


"Sialan lo malah ngeledekin gue! langsung saja bagaimana solusinya? gue nggak punya banyak waktu lagi untuk meladeni obrolan kalian besok-besok saja kalau ingin bercanda pastinya gue cobain tetapi ini serius sekali gue nggak mau ya nanti malam tidur di luar apalagi si Joni yang sudah kesenangan untuk masuk ke sana."


"Hahaha lucu banget, baru aja pertama kali merasa seperti itu nagihkan? makanya baik-baik dan bini lo, lo jangan terlalu cemburuan jangan terlalu posesif dan juga jangan terlalu mengekang Karina pastinya kalau perempuan itu lo  gituin nantinya lo yang akan menyesal nantinya lo yang akan rugi sendiri."


"Bagaimana gue nggak cemburu? bagaimana gue nggak marah? bagaimana aku nggak posesif? jelas-jelas saja bini gue dikasih barang-barang yang begitu manis itu oleh seorang laki-laki pastinya gue nggak suka pastinya gue jomblo dan marah-marah lah meskipun ku sendiri nggak tahu siapa laki-laki yang menaruh rasa pada bini gue itu."

__ADS_1


Jimmy menggelengkan kepalanya pelan, rupanya orang sepintar itu belum memahami betul bagaimana sifat dan karakteristik pada seorang perempuan bagaimana cara membuat perempuan itu luluh dan juga tidak tersinggung meskipun pasangannya itu cemburu dan posesif yang berlebihan.


"Bagaimana?  tentu saja sebenernya niat Lo itu tidak salah, yang mungkin salah mengatakan itu pada Karina jelas saja perempuan mana yang tidak suka mendapatkan bunga dan juga coklat apalagi perempuan itu manis seperti ini, yang pastinya lo harus belajar banyak dari kita-kita bagaimana caranya meluluhkan hati seorang perempuan."


Bukannya malah senang tetapi Devano malah menatap tajam ke arah Jimmy, tentu saja ia tidak mau jika ada laki-laki lain yang memiliki istri yang meskipun itu sahabatnya sendiri dan Jimmy baru saja melakukan seperti itu.


"Santai bro jangan cemburuan gue kan cuma mengatakan apa adanya jika karena itu memang cantik dan pastinya banyak laki-laki di luar sana yang tertarik dengan istri lo maka dari itu lo harus juga Karina baik-baik jangan sampai Karina lepas apalagi karena tidak jatuh cinta sama lo..."


Devano menghela nafasnya panjang sudah 10 menit ngobrol-ngobrol dengan kedua sahabatnya itu tetapi mereka tidak membicarakan tentang solusi bagaimana supaya dibanding bisa menarik perhatian Karina lagi tetapi mana sahabat-sahabatnya itu membicarakan tentang kecantikan Karina yang mana membuat dia panas semakin panas saja.


Ingin rasanya Devano buru-buru pergi dari cafe itu dan meninggalkan kedua sahabatnya yang mana pikirannya saat ini tersebut kepada Karina takut saja jika istrinya ingin tahu oleh orang dan tentunya terlebih lagi Karina dengan Rama yang masih sama-sama saling mencintai tentunya tidak mudah bagi Rama untuk melupakan Karina terlebih lagi masih dalam satu sekolah.


"Oke oke sebelum gue memberikan saran gue tanya sekali lagi sama Lo, apalah lo pernah memberikan bunga coklat ataupun barang-barang yang Karina sukai?"

__ADS_1


Rendy yang dari tadi tadi yang tadi mendengarkan obrolan antara Jimmy dengan Devano langsung saja memberikan pertanyaan yang berbeda-beda kepada sahabatnya itu sebelum dirinya memberikan petunjuk bagaimana caranya supaya Karina tidak lama-lama ngambeknya.


"Bunga, coklat, barang-barang kesukaan Karina?"


Devano berpikir sejenak kemudian ia menggelengkan kepalanya pelan jangankan memberikan barang-barang seperti itu ia sendiri tidak tahu apa saja kesukaan dari istrinya itu yang pastinya Devano memang benar-benar tidak tahu bagaimana caranya menunjukkan rasa kasih sayang dan perhatiannya kepada seorang perempuan mungkin yang dibawa ketahui dengan ia menyatakan cinta dengan ia memberikan ucapan-ucapan itu bisa membuat karena luluh tetapi kenyataannya tidak seorang perempuan itu tidak hanya ingin dipuji atau diberikan kata-kata yang manis saja tetapi juga harus dimanja dengan pemberian pemberian yang manis pula.


"Gue saja nggak tahu Apa kesukaan Karina dan apa yang tidak disukai Karina.."


Ya salam..kedua sahabat Devano langsung saja menepuk keningnya sendiri tentu saja ucapan dari Devano itu memang tidak ada salahnya dan mereka percaya jika selama ini di mana tidak pernah memberikan sesuatu kepada istrinya itu.


Terlebih lagi pernikahan Devano dengan Karina yang baru beberapa hari dan tentu saja pernikahan itu bukan karena mereka berdua sama-sama saling mencintai tetapi karena sebuah insiden yang pastinya awal mereka menikah baik Devano dan juga Karina tidak ada rasa cinta walaupun semakin ke sini Devano semakin mencintai istrinya apalagi dengan latar belakang Devano yang Devano sendiri dari dulu tidak pernah jatuh cinta dengan seorang perempuan bahkan mengenal seorang perempuan pun Devano tidak pernah dan Baru kali ini Devano menikah langsung jatuh cinta dengan istrinya Jadi harap maklum jika dipanah memang benar-benar tidak tahu dan bodoh tentang seluk beluk seorang perempuan.


"Jangan memandang gue seperti itu gue bicara jujur dan apa adanya, kalian tahu sendiri kan bagaimana gue dan pastinya belum menyelidiki lebih lanjut apa saja kesukaan dan yang tidak disukai oleh Karina... Dan pastinya gue minta kalian berdua ke sini untuk memberikan saran bagaimana caranya supaya Karina nggak marah lagi sama gue bagaimana caranya supaya gue bisa ngeluluhin hati Karina."

__ADS_1


Ucap Devano panjang dan lebar dan sepetnya laki-laki itu sedikit emosi yang mana kedua sahabat yang malahan tertawa di atas penderitaannya seperti benar-benar mengejek Devano tentang keadaan Devano saat ini.


__ADS_2