Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Membocorkan Rahasia


__ADS_3

Rama mengusap lembut pipi Karina, ia tahu jika perempuan yang ada di depannya saat ini sedang tertekan dan banyak masalah mungkin salah satunya adalah masalah dengan dirinya dan juga Devano, tapi untuk membuat Karina mengatakan apa permasalahan itu sulit, karena Rama paham betul bagaimana sifat dari mantan pacarnya itu.


Mendapat sentuhan lembut dari tangan Rama, membuat Karina langsung saja memalingkan wajahnya, bukannya ia tidak suka, itu adalah salah satu bentuk perhatian Rama yang selama ini Karina rindukan, yang membuat Karina betah berlama-lama dan menjalin hubungan dengan Rama, tetapi untuk kali ini ia sudah tidak pantas lagi bersama dengan Rama, selain Karina yang sudah mengakhiri hubungan dengan Rama, Karina yang sudah tidak perawan lagi dan sudah menjadi milik Devano seutuhnya, membuat ia lagi dan lagi mengurungkan niatnya untuk berbalikan lagi dengan Rama nantinya setelah bercerai dari Devano.


Menyesal dengan apa yang dilakukan semalam, tentu saja tetapi Karina tidak bisa berkata apa-apa lagi, jika ditanya pastinya Karina menyesal karena Karina sendiri belum mencintai Devano 100% tetapi semuanya sudah direnggut paksa oleh Devano, memang Devano tidak memaksanya semalam, karena kecerobohan dirinya lah bahwa akhirnya Devano melakukan seperti itu dan jujur saja sebaiknya Karina bersyukur karena Devano lah yang sudah membuat dirinya tidak perawan lagi bukan orang lain.


Coba bayangkan seandainya saja semalam Karina bersama dengan laki laki lain dan tidak Devano yang melakukannya, pastinya saat ini Karina sudah menyesal, karena mungkin saja akan bunuh diri karena mendapati dirinya yang sudah tidur bersama dengan laki-laki yang tidak dikenalnya, ya..seharusnya Karina bersyukur saat ini karena Devano lah suami sahnya yang sudah melakukan itu bukan malah menyalahkan Devano dan juga membenci laki-laki itu.


"Aku tidak apa-apa, terima kasih atas perhatiannya."


Canggung, padahal biasanya Karina tidak seperti itu, setiap ada masalah memeluk Rama dan mengatakan segala sesuatunya, tetapi kali ini Karina tidak bisa melakukan nya, ia harus sadar diri dengan posisinya saat ini sudah menjadi istri orang lain.


"Oke tidak masalah, tetapi aku harap kamu jangan seperti itu, jangan kabur kaburan lagi karena itu akan merugikan diri kamu sendiri dan satu lagi Aku khawatir dengan kamu semalam."


Rama memandang cantik wajah Karina, sepertinya memang benar jika Karina ada masalah dan satu-satunya orang yang membuat karena seperti ini adalah Devano, guru sekaligus suami Karina dan tentunya Rama akan membuat perhitungan dengan Devano supaya tidak akan membuat Karina bersedih dan tidak membuat Karina kabur-kaburan lagi.

__ADS_1


"Ya sudah aku antarkan kamu ke kelas ya, jangan sungkan sungkan untuk bercerita,  meskipun hubungan kita sudah selesai tetapi aku masih berharap jika kamu masih bersama dengan aku dan juga aku masih berharap jika suatu saat kamu menjadi milikku."


Iya masih sama rasanya, rasa yang ada dalam diri Rama saat ini untuk Karina. Apalagi saat seperti ini, saat Karina ada sesuatu yang perlu dikatakan dan sedikit masalah, maka Rama yang selalu hadir dan menjadi teman curhat nya. Dan untuk sekedar melupakan Karina, Rama rasanya tidak sanggup, ia bahkanmasih menganggap jika Karina adalah kekasihnya, bukan sebagai mantan.


Karina hanya menganggukkan kepalanya, perempuan cantik itu sudah beranjak dari kursi untuk menuju ke kelasnya, lagi pula bel pelajaran sebentar lagi berbunyi pastinya ia tidak mau terlambat masuk ke kelas terlebih lagi jam pertama adalah pelajaran suaminya, sudah dipastikan dengan peraturan-peraturan keras yang mengharuskan semuanya datang tepat waktu ketika pelajaran Devano.


Devano hanya menyaksikan Karina dan juga Rama keluar dari belakang gedung sekolah, tentu saja Devano mengeryitkan alisnya, laki-laki itu sebenarnya ingin menghampiri istri dan juga mantan pacar istri nya itu, namun ia tidak mau gegabah yang nantinya malahan akan membuat Karina marah padanya.


Devano sudah banyak berpikir, ia masih waras  dan membiarkan saja Karina bersama dengan Rama bukan berarti membiarkan hubungan keduanya berlanjut namun Karina adalah perempuan baik baik, yang dewasa, yang tahu apa yang harus dilakukannya setelah semalam Devano memilikinya.


Devano hanya melihat Karina dari jarak jauh, namun sebenarnya ada rasa cemburu di dalam hati Devano melihat kemesraan Karina dengan Rama, meskipun tidak terang-terangan Rama menunjukkannya tetapi dengan penglihatan matanya, Devano yakin jika keduanya masih sama-sama saling mencintai.


Mampus mati gue, kalau Devano seperti ini sangat menakutkan, apalagi sorot matanya yang tajam, tetapi tidak masalah.. biarkanlah nanti Devano menceraikan gue tanpa harus gue meminta kepada Nya.


Lagi lagi Karina hanya bisa berbicara dalam hati dan Karina lagi lagi mengatakan tentang perceraian, tidak sadar jika dirinya saat ini sudah menjadi milik Devano seutuhnya, yang pastinya siapa yang akan menerima Karina jika Karina tidak perawan lagi.

__ADS_1


"Kalau ada apa apa, jangan ragu ragu untuk meminta bantuan dan pastinya aku tidak membiarkan ada orang lain yang menyakiti kamu."


Ucap Rama sembari tangan nya mengusap lembut rambut Karina dan sedikit melirk ke arah Devano, karena apa yang diucapkan Rama itu mengandung makan yang sangat dalam yang ditujukan kepada Devano, karena Rama berpikir jika Devano lah yang menyebabkan Karina seperti ini.


Tidak ada jawaban atau tanggapan dari Devano, laki-laki menatap tajam mata Rama, begitu juga dengan Rama, yang kini keduanya tidak sama-sama saling menyapa atau Devano dan Rama yang mengisyaratkan jika keduanya saat ini sedang bermusuhan dan tidak dalam kondisi baik-baik saja.


Setelah Rama pergi, Karina masuk ke masuk ke kelasnya, ia tidak akan basa-basi lagi apakah dirinya telat atau tidak yang jelas karena sendiri tidak mendengar dan berbunyi dan itu tandanya ia tidak telat masuk ke kelas hanya mungkin saja Devano terlalu cepat untuk datang ke kelasnya.


"Dari mana sayank, jangan membuat aku khawatir?"


Bisik Devano pelan di telinga Karina, ketika Karina melintas di depannya, laki-laki itu juga penasaran dari mana Karina berada meskipun sebenarnya sudah menebak keberadaan Karina, hanya saja ia ingin mendengar sendiri dari mulut istrinya itu.


"Bukan urusan bapak!!"


Jawab Karina ketus, sementara ini ia belum bisa berdamai dengan hatinya, rasa sakit di bagian bawahnya itu masih terasa hingga membuat Karina jengkel dan belum siap untuk menerima semuanya.

__ADS_1


"Ini juga menjadi urusan Mas, apa mau Mas bocorkan semua rahasia kita kepada semua orang yang berada di sini jika kita sudah menikah dan kamu hanya milik Mas?"


Ancam Devano yang membuat nyali Karina menciut, dan perempuan cantik itu langsung saja menggelengkan kepalanya pelan memberikan isyarat sebagai tanda supaya Devano diam dan tidak akan membocorkan rahasia besar ini, Karina masih belum sanggup jika semua orang tahu kalau dirinya menikah dengan Devano, guru killer sekaligus suaminya dan Devano  mempunyai banyak fans di sekolah ini dan apalagi ketika mereka semua tahu jika Karina dan Devano sudah melakukan hubungan suami istri semalam dan pastinya Karina masih belum meyakinkan hatinya untuk menjadi istri dari seorang Devano.


__ADS_2