Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Lusa..


__ADS_3

Jujur saja sejak awal pertama kali bertemu dengan Karina, Devano terkesima dengan wajah Karina yang cantik dan juga menggemaskan apalagi ketika ia tahu jika Karina masih muda dan mungkin saja Devano menginginkan pasangan yang usianya memang berbeda jauh darinya supaya ia juga ikut-ikutan terlihat awet muda..


"Terserah apa yang kamu katakan kemarin, yang jelas aku akan bertanggung jawab atas kejadian semalam dan nanti malam kita akan menikah."


Devano juga ikut andil untuk mengatakan itu, ia juga sudah meminta restu kepada kedua orang tuanya untuk menikah dengan Karina dan jelas saja kedua orang tuanya itu setuju.


Lagi lagi Karina terdiam, tetapi kali ini ia melihat ke arah Devano sembari menatap tajam mata Devano.


Bagaimana mungkin ia bisa menikah dengan laki-laki yang ia sendiri belum tahu siapa itu dan juga ia yakin jika Devano adalah laki-laki yang suka keluar masuk ke dalam kamar hotel dan suka bermain dengan wanita-wanita malam, lalu jika ia menikah dengan Devano bagaimana nasib percintaannya dengan Rama yang jelas-jelas Rama adalah laki-laki yang baik yang begitu menyayangi dan mencintainya.


Suasana menjadi hening sesaat, di mana kedua orang tua Karina dan kedua orang tua Devano saling berunding. Meskipun mereka sudah bisa menentukan apa yang akan diputuskan tetapi demi kepentingan bersama mereka harus berunding mengenai semuanya ini.


Sedangkan Karina dengan Devano sama-sama saling menatap dan mereka mempunyai pikiran masing-masing yang entahlah itu yang jelas keduanya mempunyai visi misi yang berbeda tentang kejadian malam itu dan pastinya untuk Karina sendiri, ia tidak mau menikah dengan Devano yang jelas-jelas ia tidak mencintai apalagi mengenal laki-laki itu.


"Sudah Papa putuskan kalau nanti malam pernikahan akan dilangsungkan."


Ucap Papah Raharja yang membuat Karina melototkan matanya, lagi lagi Karina harus menerima keputusan dari Papahnya meskipun ia sudah menceritakan yang sebenarnya terjadi, namun kenyataannya Papa Raharja masih tetap kekeh untuk menikahkan dirinya dengan Devano.


"Aku tidak mau Pah!!"

__ADS_1


Lagi lagi Karina menolak menikah dengan Devano bukan hanya ia yang baru kenal Devano tetapi Karina juga tidak ada rasa sama sekali dengan Devano, lagi pula ini sudah mempunyai pacar dan tidak mungkin juga menikah di usia muda dan mengkhianati pacarnya . Meskipun mungkin hubungan Karina dengan Rama hanya sebatas cinta monyet saja namun rasa-rasanya untuk menikah di usia muda tidak ada bayangan di dalam benak Karina.


"Jangan membantah Karin, mau tidak mau suka atau tidak suka kamu harus menikah malam ini, tidak ada bantahan lagi!!"


Ucap Papah Raharja dengan sedikit meninggikan suaranya, beliau bersikeras ingin menikahkan Karina dengan Devano. Devano juga mau bertanggung jawab dan keluarga dari Devano juga dari keluarga baik-baik dan kaya raya, setidaknya Karina masa depannya akan sukses dan tidak suram dan juga semua tubuh karena sudah dilihat oleh Devano.


Karina diam sesaat, gadis cantik itu memegang kepalanya yang agak sedikit pusing, bukannya karena ia penyakitan atau bagaimana tetapi karena berpikir bagaimana caranya supaya ia bisa menolak pernikahan dengan Devano atau mungkin ia akan mengulur waktu saja karena pastinya Karina tahu Papah Raharja tidak mungkin membatalkan pernikahan ini.


Karina tahu bagaimana sifat dari Papanya itu, kalau sudah mengatakan a ya harus a, tidak bisa diganggu gugat dan tidak ada penolakan apalagi ini menyangkut tentang harga dirinya, yang sudah pasti sadar atau tidak sadar memang seluruh tubuh Karina sudah dijamah oleh Devano, termasuk bagian inti Karina yang sempat dimainkan oleh Devano meskipun Karina masih perawan saat ini.


"Sebaiknya kamu terima saja Karin, lagi pulang aku juga tidak jelek-jelek amat, kamu lihat kan bagaimana tampangku yang mempesona ini, pastinya kamu tidak akan menyesal jika menikah dengan aku, lagi pula seluruh tubuhmu sudah aku lihat, apa kamu tidak malu jika tidak menjadi istriku."


"Diam deh om, berisik!!!"


Entahlah mengapa Karina sulit sekali untuk menerima menikah dengan Devano, meskipun ia sadar jika laki-laki yang berada di sampingnya ini sangatlah tampan dan pastinya ia tidak rugi jika menikah dengan Devano, toh juga keluarga Devano sangat baik, lebih lagi Mamahnya Devano yang begitu menyayanginya.


Tetapi Karina bukanlah perempuan yang mudah jatuh cinta dan ia juga tidak langsung menerima saja pernikahan ini namun bagaimana caranya lagi untuk menolaknya, Karina sendiri pusing.


Devano tersenyum, ia berhasil untuk mengerjai calon istrinya dan Devano yakin jika Karina mau menikah dengannya meskipun secara terpaksa tetapi tidak apalah yang penting ia tidak dipaksa menikah oleh Mamahnya apalagi gadis yang akan dinikahinya ini berasal dari keluarga yang status sosialnya setara dengan keluarga Hardiansyah.

__ADS_1


"Apa boleh aku mengulur waktu Pa?"


Ya meskipun berat, Karina harus mengatakan ini tetapi ia juga tidak mungkin menolak permintaan dari Papanya itu hingga satu ide muncul di dalam benak Karina yaitu mengulur pernikahannya dengan Devano.


"Maksud kamu bagaimana? jangan coba-coba untuk kabur atau mencoba untuk membatalkan pernikahan ini, kalau sampai itu terjadi Papa akan kurung kamu di dalam rumah dan tidak akan membiarkan kamu untuk keluar rumah!!"


Astaga ini papa aku atau bukan sih , apa Aku jangan-jangan anak tiri? mengapa Papa kejam sekali .. belum aku mengajukan syarat yang akan aku berikan kepada Devano tetapi ancaman Papa sudah membuat aku ngeri...


"Aku mau menikah tetapi tidak malam ini beri aku waktu satu bulan atau 2 bulan lagi supaya aku lebih mengenal dengan Om Devano."


"Satu bulan dua bulan? tidak bisa .. bagiamana mungkin Papa membiarkan kamu berkeliaran selama satu atau dua bulan itu bagaimana nanti kalau kamu hamil? meskipun dari cerita kamu .. Devano tidak menyentuhmu tetapi Papa sebagai laki-laki tidak percaya..."


Duh Gusti bagaimana caranya lagi untuk membuat Papa percaya jika memang aku dan Om Devano itu tidak menghabiskan malam panas bersama.


"Papaku sayank, aku kan sudah bilang kalau aku dan Om itu tidak melakukan apa-apa, kami hanya tinggal satu kamar saja dan berikan aku waktu Pah, aku tidak mau kalau malam ini kita menikah, aku masih perlu waktu dan juga semua butuh proses."


Kembali lagi Papa Raharja terdiam sejenak, ia juga berpikir kalau misal pernikahan itu diadakan nanti malam maka yang ada hanya penghulu saja dan bisa jadi keluarga dari Devano tidak mengurus surat-surat pernikahannya dan tentunya Papa Raharja tidak mau jika putrinya hanya dinikahi oleh Devano secara siri, meskipun Papah Raharja tahu betul siapa keluarga Devano, tetapi semua harus berjaga-jaga siapa tahu memang Devano tidak serius untuk bertanggung jawab dan hanya menikahi Aruna secara siri saja.


"Oke Papa setuju, bukan nanti malam pernikahannya tetapi lusa!!"

__ADS_1


"What?? Sama saja!!"


__ADS_2