Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Gagal


__ADS_3

Devano mencium bibir Karina dengan sangat lembutnya bukan hanya bibirnya saja yang dicium tetapi Devano juga menggerakkan bibirnya dan *****@* bibir Karina, memainkan lidahnya hingga akhirnya ia menggigit kecil bibir Karina yang sedari tadi masih tertutup.


Terlalu gemes dan juga sebel dengan istrinya, Devano akhirnya bisa menguasai bibir Karina, laki-laki itu dengan cepat mengekspor seluruh rongga di dalam mulut karina hingga membuat Karina tidak berdaya.


Karina yang tadinya hanya diam saja, saat ini tangannya mencengkeram kuat kerah baju Devano di mana ia juga semakin menikmati apa yang sedang Devano lakukan hingga akhirnya tanpa sadar Karina juga ikut membalas cuman bibir dari Devano.


Entahlah apa yang mereka berdua lakukan di dalam mobil itu hingga membuat suasana di dalam mobil menjadi panas, padahal AC nya sudah dingin sekali.


Devano masih terus mengekspor seluruh bibir Karina begitu juga dengan Karina, ia membalas setiap ciuman yang diberikan oleh Devano hingga membuat suara decapan keduanya begitu terasa indah.

__ADS_1


Tidak tahan, semuanya terasa panas padahal AC di dalam mobil itu sudah dihidupkan hingga membuat Devano kembali tangannya bergerak bebas untuk membuka pakaian yang dikenakan oleh Karina Devano berniat untuk membuka satu persatu kancing itu.


Entah setan apa yang sudah merasuki di dalam otak Devano saat ini di mana ia tidak sadar dengan apa yang harus dilakukannya di dalam mobil dan tentu saja dipinggir jalan yang sepertinya tidak pantas untuk berbuat yang tidak tidak meskipun ia dan Karina itu sudah sah menjadi suami istri.


Devano yang terlena dengan balasan ciuman yang diberikan oleh Karina begitu juga dengan Karina yang terbuai dengan apa yang dilakukan oleh Devano, yang mana sentuhan sentuhan lembut Devano membuat Karina tidak berdaya hingga beberapa menit kemudian Karina tersadar dengan apa yang baru saja dilakukannya setelah Devano menanggalkan pakaiannya dan saat ini hanya terlihat pakaian dalam yang dikenakan oleh Karina saja.


"Stop!!"


Devano meremas rambutnya, padahal ia sudah on tetapi tiba-tiba digagalkan oleh Karina yang tiba-tiba mendorongnya tentu saja menjadi pusing sendiri.

__ADS_1


"Jangan coba coba untuk membuat sesuatu yang aku tidak mau, sebaiknya segera pulang atau aku akan keluar dari mobil ini!!"


Karina bukan hanya sekedar mengancam saja, entah ia malu atau takut terlena lagi dengan Devano, hingga akhirnya Karina memalingkan wajahnya kemudian ia membenahi satu persatu kancing kemejanya yang sudah terbuka. Sungguh, Karina kesal dengan apa yang sudah dilakukan oleh Devano hingga membuat Karina menggelengkan kepalanya rasanya begitu sulit dipercaya mengapa tiba-tiba Devano malah mencium bibirnya dan juga dirinya dengan cepat membalas perlakuan yang diberikan oleh Devano.


Devano memang mundur, laki-laki itu tidak meneruskan apa yang akan dilakukannya tetapi sedetik kemudian Devano yang sudah mengambil udara sebanyak-banyaknya dan langsung saja mendekati Karina.


"Aku tahu jika kamu cinta sama aku tetapi kamu gengsi untuk mengakuinya . Oke aku tunggu sampai kamu benar-benar jatuh cinta sama aku."


Cup

__ADS_1


Satu ciuman mendarat di bibir Karina membuat Karina langsung saja melototkan matanya dan tidak ingin melihat ke arah Devano lagi.


Setelah mendapatkan apa yang Devano mau meskipun itu hanya pemanasan saja kemudian laki-laki itu segera menuju ke kursi kemudinya, danĀ  memasang kembali sabuk pengamannya lalu segera melajukan mobilnya lagi.


__ADS_2