
Rama terdiam, tentunya ia bingung harus bagaimana menyikapi semuanya ini, di mana benar-benar apa yang diucapkan oleh Devano itu membuat Rama seketika tidak bisa berbuat apa-apa.
Laki-laki itu bahkan menolak untuk percaya dengan semua yang diucapkan oleh Devano tetapi Rama melihat dari surot mata Devano yang sepertinya memang tidak ada kebohongan sama sekali, Devano bahkan juga sudah menjelaskan secara teliti bagaimana kejadian malam itu yang sebenarnya.
Devano tersenyum penuh kemenangan, laki-laki itu melihat ke arah Rama yang seperti nya berpikir. Devano yakin jika setelah ini Rama akan mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungannya dengan Karina dan tentu saja itu adalah hal yang diinginkan oleh Devano.
Kali ini jangan bilang jika Devano jahat tetapi memang seharusnya itu yang dilakukan. Ia harus mempertahankan rumah tangganya meskipun di sini Devano lah yang bersama, Devano lah yang menjadi orang ketiga diantara hubungan Rama dengan Karina.
__ADS_1
Memang jodohnya Karina itu adalah Devano dan pastinya Rama hanya menjaga Karina selama kurang lebih dari dua tahun saja, setelahnya harus ikhlas untuk melepaskan Karina bersama dengan Devano.
"Saya tahu pasti kamu tidak percaya bahkan mungkin saja kamu menuduh saya untuk sekedar mengaku-ngaku dengan semuanya ini, tetapi saya bukan tipe seperti itu, terserah kamu mau percaya atau tidak. Yang jelas saya sudah mengatakan semuanya kepada kamu dan tentu saja kamu orangnya pintar dan juga cerdas tentunya kamu bisa berpikirlah apa yang harus kamu lakukan setelah ini."
Rama mendongakkan wajahnya, tetap saja di dalam hatinya sakit, ingin sekali ia berteriak bahkan ingin sekali menangis dengan apa yang terjadi dengan dirinya saat ini, di mana Rama memang benar-benar harus memilih antara ia melepaskan Karina atau masih terus bersama Karina, dengan konsenkuensinya kalau Karina saat ini sudah menjadi istri dari laki-laki yang ada di depannya, dan tidak menutup kemungkinan jika nantinya Karina akan jatuh cinta dengan Rama.
"Dan perlu kamu tahu Karina pasti cepat atau lambat akan mencintai saya meskipun awalnya kita menikah karena terpaksa tetapi aku yakin jika nanti lama kelamaan Karina juga akan mencintai saya karena saya bisa merasakan bagaimana Karina membelah setiap apa yang saya lakukan pada dia."
__ADS_1
"Saya permisi dulu dan saya yakin kamu bisa memutuskan mana yang terbaik untuk kamu dan satu lagi kami menikah itu secara sah hukum dan agama dan tentu saja kamu sudah tahu pastinya jika pernikahan itu bukan untuk main-main."
Devano meninggalkan Rama, ia juga tidak ingin terlalu lama ber basa-basi dengan laki-laki itu.
Devano juga tidak peduli apakah Rama merespon apa yang diucapkannya atau tidak, yang jelas saat ini terasa di dalam hatinya sudah sedikit lega, karena bisa mengatakan yang sesungguhnya kepada Rama.
"Arghhh...."
__ADS_1
Rama mengacak rambutnya asal, ia sendiri bingung dengan apa yang akan dilakukan nya. Disatu sisi Rama masih sangat mencintai Karina, tetapi di sisi lain..ia sendiri tidak yakin jika bisa bersama dengan Karina, apalagi dengan Karina dan Rama yang sudah melakukan sesuatu yang Rama sendiri tidak habis pikir, yah meskipun itu belum ke tahap yang intinya.
Rama keluar dari cafe, ia saat ini langsung saja menuju ke rumah nya, dan segera mematikan ponselnya. Sepertinya Rama perlu menenangkan diri sebelum ia benar-benar mengambil keputusan.