Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Tetaplah Bersama


__ADS_3

Karina menganggukkan kepalanya,.iya meskipun tidak berpikir apa yang akan diinginkan oleh Devano tetapi ia harus berusaha untuk mengeluarkan beban di dalam hatinya jika dirinya tidak mau hamil duluan bukan berarti ia tidak mau memiliki anak dari Devano yang mana memang Devano setelah dilihat-lihat tidak ada kekurangan sama sekali bahkan Devano adalah laki-laki yang sempurna.


"Tetaplah bersama Mas, jangan pernah meminta perpisahan dari Mas baik itu sekarang nanti atau pun besok yang jelas Mas tidak akan pernah mendengar kata-kata dari kamu meminta pisau dari emas dan buang pihak pikiran-pikiran jauh kamu untuk berpisah dari Mas. Itu saja Apa kamu sanggup kalau kamu masih tetap untuk meminta berpisah dari Mas maka kamu harus terima konsekuensinya kamu harus mengandung anakmu saat ini juga dan Mas pastikan jika kamu juga tidak akan pernah meninggalkan Mas."


Karina tertegun dengan ucapan yang dilontarkan oleh Devano meskipun ia juga sudah berpikir-pikir tidak akan meninggalkan Devano kecuali Devano yang berbuat curang dan selingkuh darinya namun ia tidak menyangka jika suaminya itu memberikan syarat yang benar-benar membuatnya tidak percaya.


"Lagipula untuk apa lagi aku berpikir untuk meninggalkan Mas yang nyatanya semua tubuhku sudah Mas menikmati dan pastinya apapun yang Mas inginkan akan aku penuhi asalkan aku tidak hamil duluan Mas."


"Devano tersenyum meskipun ia sedikit kecewa karena penolakan Karina yang tidak ingin hamil namun sepertinya langkahnya untuk membuat Karina jatuh cinta dengannya itu tentunya tidak masalah kalau dirinya harus menunggu satu atau dua tahun lamanya untuk memiliki momongan toh juga ia dan Karina memang butuh waktu berdua ingin menikmati masa-masa berdua dulu sebelum benar-benar mendapatkan sebuah anugerah yang sangat besar.


"Jadi berjanjilah untuk tidak akan meninggalkanku dan meminta pisah dariku dan berjanjilah untuk belajar mencintai aku."


Karina tersenyum kemudian menatap tampan wajah Devano yang memang benar-benar terlihat tampan sore ini seperti apa yang diucapkan oleh teman-temannya ketika Devano sedang mengajar di kelasnya.


"Aku tidak bisa berjanji tetapi aku akan lakukan apa yang kamu inginkan."

__ADS_1


"Dan aku akan pastikan supaya kamu tidak akan pernah meninggalkan aku sayang."


Betapa bahagianya Devano karena ia tidak perlu khawatir tentang perpisahan yang mungkin saja ada di depan mata meskipun ia harus berjuang sekali lagi untuk meluluhkan hati Karina membuat Karina jatuh cinta namun setidaknya masa atau masalah sudah terselesaikan hingga Bagaimana caranya lagi supaya Devano bisa mengambil hati Karina dan membuat Karina benar-benar mencintainya.


"Bulan ini kamu sudah menstruasi?"


Karina menggelengkan kepalanya memang jadwal menstruasinya itu tinggal beberapa hari saja dan kemungkinan terbesar jika dirinya hamil itu sangatlah kecil tetapi Devano tidak akan berhenti sampai di sini saja untuk melakukan adegan yang begitu menyenangkan mungkin saja setelah dirinya selesai menstruasi Devano akan menghiburnya bisa-bisaan hingga membuatnya hamil maka dari itu Karina harus memastikan supaya suaminya itu tidak membuatnya hamil duluan.


"Mas, Mas pastikan jika kamu tidak akan hamil bulan ini dan jika kamu menyetujui permintaan Mas, Mas juga janji tidak akan menghamili kamu duluan tetapi Mas tetap mendapatkan apa yang Mas inginkan setiap harinya setiap saat Mas menginginkan kamu."


"Arghhhh...."


"I love you sayank, terima kasih atas semua yang kamu lakukan untuk master Mas akan berjanji akan membuat kamu jatuh cinta tidak perlu sekarang tetapi berusahalah untuk tetap menjadi istri mas yang penurutnya setia dan juga tidak neko neko."


Devano mencium kening Karina tetapi posisi laki-laki itu masih berada di atas tugu Karina dengan si ular piton yang belum bergeser sedikitpun masih berada di sarangnya.

__ADS_1


Sementara Karina memejamkan mata sembari melakukan kepalanya ia sudah pasrah tidak mungkin lagi jika dirinya akan berbalikan dengan ramah atau mencintai laki-laki lain cukup ia berusaha untuk belajar mencintai Devano dan mengikhlaskan semua yang terjadi memang benar dirinya dan drama tidak berjodoh hanya sebatas teman baik saja dan juga 2 tahun lama sudah menjaganya dengan baik dan saat inilah saatnya supaya Karina bisa move on dari nama dan supaya ramah bisa menemukan seseorang yang benar-benar bisa mencinta lebih dari dirinya.


Astaga kenapa dia gerak-gerak lagi jangan-jangan mau masuk lagi oh tuhan mengapa suamiku mesen seperti ini tidak sama sekali aku percaya dengan Jimmy jika Om Devano itu tidak pernah bermain dengan perempuan...


Karina sudah melihat gelagat yang aneh dari suami yang mana suaminya senyum-senyum sendiri sembari menggerak-gerakkan bagian bawahnya dan tentu saja karena cukup hafal dengan perlakuan Devano saat ini yang nyatanya suaminya itu memang tidak puas jika hanya bermain satu ronde saja pasti dibangun akan melakukan berulang kali hingga lemas.


"Mas mau lagi, kita habiskan sore ini berdua setelah itu mandi dan kita cari makan malam di luar saja Mas ingin membawa kamu ke sebuah tempat yang sangat romantis."


Tidak bisa berbuat apa-apa lagi ingin protes tetapi nyatanya Karina tidak bisa tenaganya sudah lemas dengan gempuran dari Devano.


Hingga akhirnya ronde kedua pun sudah selesai dengan Devano saat ini yang berguling di samping Karina tidak mungkin ia memangsa istrinya lagi selain sudah melihat Karina lemas sebentar lagi juga akan azan Maghrib dan Devano harus menyudahi aksinya itu.


"Kamu atau Mas duluan yang mandi atau kita mandi bersama bagaimana? untuk mempersingkat waktu setelah ini kita makan malam di luar?"


Devano menarik turunkan alisnya, ia sudah mempunyai rencana lain jika saja istrinya mau diajak mandi dulu dan meskipun dibanding tidak berharap Karina mau karena melihat kondisi Karina yang begitu lemas dan tidak berdaya.

__ADS_1


"Mas aja yang mandi duluan aku masih ingin di sini dan nanti jangan lupa Mas siapkan air hangat untuk aku beserta aroma terapinya."


Ya ngadi Ngadi memang Karina, bukannya kebalikannya Karina yang harus mempersiapkan semuanya itu kepada Devano tetap di mana dirinya meminta kepada Devano dan tentu saja Devano tidak keberatan apapun yang diminta oleh Karina karena ia begitu mencintai istrinya dan akan memanjakan karena selagi apa yang diminta Karina itu wajar dan tidak neko-neko yang pastinya hanya menyiapkan air hangat saja itu mah kecil bagi Devano dan juga Devano masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi.


__ADS_2