Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Ke Mana?


__ADS_3

"Kamu sendirian di sini?"


Tanya Alex yang mencoba basa-basi pada Karina, padahal sedari tadi laki-laki itu tahu jika Karina sendirian. Memang Alex sudah tahu dari awal, dari mobil Karina berada didepan kelab dan Karina turun dari mobilnya, tentu saja Alex paham bagaimana gerakan seorang gadis jika baru pertama kali datang ke sini apalagi sendirian.


Tidak ada jawaban, hanya anggukan kepala dari Karina sembari meminum orange jus yang sudah ada di depan mata, tentu saja Karina mengedarkan pandangan matanya ke segala arah menangkap beberapa adegan-adegan yang sama sekali belum pernah Karina lihat dan memang benar jika tempat ini sangat-sangat berbahaya bahkan Karina juga melihat pasangan muda-mudinya tidak segan-segan memberikan ciuman panasnya di sini sepertinya mereka tidak tahu malu.


"Kamu juga baru pertama kali datang ke sini ya Rin?"


Sebenarnya tidak perlu bertanya lagi dari gerakan aneh Karina ya sejak pertama kali masuk ke dalam klub tanpa menunjukkan tanda pengenal ataupun member club malam ini Alex sudah dapat menebak jika Karina memang pertama kali datang ke sini tetapi Lagi dan Lagi supaya obrolan mereka terlihat hangat dan juga Karina nyaman, sepertinya Alex memang harus bertanya-tanya lebih jelas lagi, sekedar mengakrabkan diri sebelum akhirnya Karina jatuh ke dalam pelukan Alex


Ya tidak dipungkiri jika Alex pertama kali melihat Karina langsung tertarik dengan gadis cantik itu meskipun ia tidak mengenal siapa Karina sesungguhnya namun dari penampilan dan juga wajah cantik Karina sudah mendapat membuktikan jika Karina bukan wanita sembarangan, bahkan Alex bisa menilai jika Karina itu masih perawan dan ini adalah target Alex berikutnya.


Meskipun Alex adalah seorang Casanova kelas kakap tetapi ia juga memilih wanita untuk ia tiduri, bahkan sampai saat ini Alex tidak mempunyai seorang pacar, hanya wanita yang dibayar dan dijadikan sebagai teman ranjangnya saja.


Bukan karena Alex tidak laku untuk memiliki pacar atau menikah, padahal usianya 11 12 dengan Devano, tetapi itulah ... ia masih memilih kriteria perempuan yang cocok dijadikan istrinya, yang pastinya berasal dari keluarga baik-baik dengan latar belakang yang baik pula dengan perempuan yang benar-benar perawan tidak asal-asalan, apalagi perempuan gampangan.


"Iya kak, aku baru pertama kali ke sini .. penasaran sih bagaimana berada di dalam sini."

__ADS_1


Ujar Karina jujur sembari matanya masih mengedarkan pandangan ke segala arah tentu saja ia masih belum puas dengan rasa penasarannya,nmasih banyak hal-hal yang belum Karina ketahui di tempat ini terlebih lagi ia juga belum mencoba sesuatu yang belum pernah diminum ataupun dirasakannya.


"Penasaran? jangan macam-macam Karina.. tempat ini bukan tempat sembarangan, lagipula gadis cantik seperti kamu tidak perlu berada di sini, aku tahu jika kamu adalah perempuan yang baik-baik."


Bukan hanya sekedar memuji tetapi semakin lama ia menatap wajah cantik Karina dan berbicara panjang lebar dengan gadis cantik itu Alex semakin yakin jika Karina memang bukan berasal dari keluarga yang sembarangan bahkan bisa terlihat dari pakaian yang digunakan dan juga mobil yang dipakai oleh Karina yang sudah menandakan jika Karina itu berasal dari kelas atas.


"Aku tahu itu kak,meskipun aku sendiri belum pernah ke sini tetapi aku pernah mendengar yang namanya klub malam, di dalamnya pasti banyak laki-laki hidung bilang tetapi aku juga tidak tahu persis .. maka dari itu aku penasaran ingin masuk ke dalam sini."


Sepertinya Karina hanya menjelaskan tentang rasa penasarannya saja sementara ia tidak mungkin menceritakan segala keluh kesah yang ada di dalam hati dan pikirannya yang mana tujuan Karina datang ke sini sebenarnya itu untuk mendinginkan otaknya, untuk melepaskan segala penat yang menempel di pikirannya hingga keluar dari sini Karina bisa tersenyum dan melupakan segala sesuatu yang terjadi di samping ia juga penasaran. Ada apa sebenarnya di dalam kelab malam ini.


Tanya laki-laki itu lagi yang sepertinya ia tidak bosan untuk bertanya kepada Karina, padahal Karina sedari tadi cuek saja dengan matanya masih melihat ke sekeliling kelap malam ini dan pastinya Karina juga tidak mungkin tidak menjawab pertanyaan dari Alex terlebih lagi pertanyaannya itu memang tidak bersifat pribadi yang mana memang harus Karina jawab.


"Sedikit sih masih banyak kurangnya tetapi sudah cukup membuat aku tahu bagaimana seluk beluk dari klub malam ini."


Alex menganggukkan kepalanya mendengar jawaban dari Karina, ia semakin yakin dan pasti perempuan cantik yang ada di depannya ini benar-benar perempuan yang polos, tidak tahu tentang kelab malam yang mana menurut pikiran Karina, tempat ini adalah tempat untuk maksiat saja tetapi tidak semuanya yang Karina pikirkan itu adalah benar.


"Dan kamu jangan mengambil keputusan dengan apa yang kamu lihat, memang kebanyakan orang datang ke sini untuk bersenang-senang tetapi ada juga orang yang datang ke sini itu untuk bertemu dengan kliennya untuk membahas tentang kerjasama perusahaan mereka."

__ADS_1


Mendengar ucapan dari Alex, Karina langsung melongo... mana mungkin sekelas pengusaha pengusaha kaya raya dan sukses mau bertemu dengan klien dan membahas tentang masalah perusahaan itu di sini,? bukankah di sini hanya tempat untuk bersenang-senang dan juga maksiat saja, seperti tidak ada tempat lain lagi selain di sini, mengapa tempat ini juga menjadi salah satu pilihan bagi mereka.


"Kamu tidak percaya kalau ucapanku itu adalah benar?"


Dan tebakan Alex tentu saja benar, ia dapat membaca dari ekspresi wajah Karina yang melongo sedari tadi, sepertinya memang pengetahuan gadis cantik itu mengenai klub malam ini sekedar terbatas saja, tidak benar-benar mengerti tentang seluk beluk dari dunia malam seperti ini.


"Tentu saja, bukannya aku tidak percaya dengan ucapan, Kakak tetapi mana mungkin sekelas pengusaha-pengusaha sukses dan kaya raya mengadakan pertemuan di sini, apa tidak ada tempat lain lagi selain tempat seperti ini?"


Alex tertawa .. rupanya memang benar Karina itu adalah gadis yang polos dan pastinya ia semakin tertarik dengan Karina karena gadis seperti Karina inilah yang Alex incar, bukan tipe-tipe perempuan yang suka menawarkan diri dan melemparkan tubuhnya kepada Alex.


"Ikut aku! kamu nanti akan tahu semuanya!!"


Dengan cepat dan tanpa menunggu jawaban dari Karina tangan Alex menarik tangan Karina dengan lembut ia tidak mungkin menyakiti gadis cantik itu terlebih lagi ini adalah pertama kalinya Alex bertemu dengan Karina dan ia tidak mungkin macam-macam dengan Karina, Alex hanya ingin menunjukkan apa yang diucapkannya tadi adalah benar dan membuat gadis cantik itu percaya jika tempat ini bukan hanya digunakan sebagai tempat maksiat saja.


"Kakak mau ajak aku ke mana? jangan macam-macam kak .. aku bukan perempuan yang bisa diajak begituan!!"


Kembali lagi Alex tertawa ternyata pikiran Karina memang sesingkat itu namun Alex maklum karena Karina yang polos dan ini adalah pertama kali Karina datang ke sini.

__ADS_1


__ADS_2