Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Tidak Ada Penghalang


__ADS_3

Deg


Devano mengembangkan tangannya dengan jantung yang bergemuruh hebat, tentu saja melihat pemandangan di depan matanya membuat hatinya sakit lebih lagi Karina tersenyum manis menatap ke arah Rama dan juga memberikan tangannya saat Rama memintanya, begitu juga dengan Karina yang tersipu malu malu ketika Rama menciun punggung tangan Karina.


Devano memang salah, ia yang menjadi orang ketiga kandasnya hubungan Rama dengan Karina meskipun Devano sendiri sadar jika keduanya masih sangat saling mencintai tetapi Devano juga berhak dengan Karina, Karina adalah istrinya dan juga Devano sangat mencintai Karina.


Andai saja Devano tidak jatuh cinta secinta cintanya dengan Karina, ia pastinya akan mempertimbangkan dengan pernikahan ini dan akan melepaskan Karina. Devano juga tidak tega melihat Karina yang begitu terpuruk karena berpisah dengan Rama, apalagi pernikahan ini yang hanya sebagai alasan pertanggungjawaban saja karena Devano sudah melihat dan juga menikmati sedikit tubuh Karina.


Tetapi Devano sangat mencintai Karina, dan tidak akan pernah melepaskan Karina, ia bahkan bertekad untuk membuat Karina jatuh cinta, terlebih lagi ketika Devano memandang wajah cantik Karina dengan mencium bibir Karina, gadis cantik itu juga membalas dengan apa yang Devano lakukan dan Devano juga merasakan jika Karina juga ada sedikit rasa untuknya.


Kalau sudah seperti itu apa pernikahan itu memang harus dilepaskan? dan Devano harus rela melepaskan Karina? dan lagi lagi jawabannya tidak! ia sudah tahu bagaimana isi hati Karina meskipun Karina belum menyadari dan belum mengakui rasa cinta Karina untuk Devano, tetapi Devano yakin cepat atau lambat dengan kesabaran Devano maka Devano akan bisa merebut hati Karina dan mengeluarkan nama Rama di dalam hati Karina.


Tidak ingin melihat adegan yang membuatnya panas, Devano melangkahkan kakinya.. ia sangat berjalan di samping Karina dan sedikit berlebihan supaya menyadarkan keduanya jika apa yang dilakukannya itu salah.


"Ehem... ingat status."


Bisik Devano pelan di telinga Karina yang membuat Karina kaget dan langsung saja melepaskan tangan Rama, gadis cantik itu tidak tahu jika suaminya masih berada di bawah dan pastinya Karina grogi dirinya berpegangan tangan dengan Rama.

__ADS_1


Sedangkan Rama hanya tersenyum, laki-laki itu tidak mampu berkata apa-apa, meskipun ia tahu jika salah dengan apa yang dilakukannya tetapi rasa sayang dan cintanya kepada Karina dan perasaan yang entah setelah melihat Karina, membuat Rama ingin memberikan perhatian lebih untuk sang mantan pacar, terlebih lagi Rama yakin jika Karina juga masih mencintainya hanya karena status Karina saat ini yang membuat keduanya harus terpisah.


Melihat Devano dengan tatapan mata yang sangat tajam membuat Rama tersenyum, ia tahu jika suami Karina saat ini sedang cemburu, tetapi Rama tidak takut dengan apa yang dilakukan oleh Devano bahkan tujuan Rama adalah ingin mengetahui apakah memang benar jika Devano itu sangat mencintai Karina atau tidak, jika iya maka Rama akan lega untuk melepaskan Karina selama-lamanya dan berusaha untuk melupakan Karina tetapi jika tidak, maka Rama akan merebut kembali Karina dan memisahkan Devano dengan Karina.


"Aku anterin masuk ya, jam pelajaran pertama kamu kan suami kamu sendiri. Tuh kamu lihat sendiri orangnya sedang ngelihatin kita dan pastinya dia nanti marah-marah di kelas."


Karina tidak mengucapkan apapun juga, ia hanya mengaggukan kepalanya, rasanya ia ingin sekali memukul suaminya yang seenaknya berjalan mendahuluinya bukan karena itu saja mulutnya juga lama-lama ingin Karina putus, bisa-bisanya mengatakan seperti itu sekolahan. Karina sendiri takut jika hubungan pernikahan dengan Devano akan didengar oleh orang lain.


Sesampainya di dalam kelas, Rama mengusap lembut rambut Karina, kemudian meninggalkan gadis cantik itu yang kini sudah duduk di bangkunya.


"Hai lama tidak bertemu ?"


Karena menoleh ke belakang yang nyatanya sudah ada Dirga di bangku belakangnya, Karina sendiri kaget mengapa teman baiknya itu baru berangkat padahal beberapa hari yang lalu Dirga izin dengan alasan ada urusan ke luar negeri.


"Ishh ngagetin aja, lo seperti jalangkung tiba-tiba pergi dan juga tiba-tiba datang, ke mana aja lo?"


Jujur saja selama keberadaan Dirga di sini, hati Karina sedikit mencair, bukan karena Karina ada sedikit rasa dengan Dirga, tetapi ia yang sudah lama berteman dengan Dirga meskipun pertemanannya terhalang oleh jarak dan waktu tetapi tidak membuat Karina melupakan Dirga, teman baiknya sekaligus orang yang dulunya diajak cerita oleh Karina, karena Dirga hadir sebelum Rama masuk ke dalam hatinya.

__ADS_1


"Kenapa Rin? kangen beberapa hari nggak lihat wajah gue, oh ya lo semakin cantik saja, jadi pengen nih gue."


Dirga memang orangnya sedikit tidak bisa diam, ia suka mengucapkan seperti itu yang jelas membuat Karina melototkan matanya, karena ia sudah lebih mengerti dan bisa membaca pikiran Dirga langsung saja memukul kepala Dirga dengan menggunakan buku, dan sontak laki-laki itu menjerit tetapi bukan karena rasa kesakitan namun ia gemas melihat Karina yang memukulnya seakan-akan dirinya adalah anak kecil.


"Gue kangen sama lo, jujur saja beberapa hari nggak ngelihat wajah lo rasanya ada yang berbeda meskipun gue bisa menghubungi lo dan melakukan video call, untuk mengobati kangen gue, namun rasanya itu tidak sebanding dengan gue yang ketemu langsung sama lo."


Ujar Dirga yang kini sudah berada di samping Karina, laki-laki itu memandang wajah cantik Karina yang memang beberapa hari ini tidak dilihatnya . Dirga sendiri kangen dengan teman sekaligus perempuan yang akan dijodohkan dengannya dan juga perempuan yang dicintainya.


"Haiss lagu lama."


"Gue serius Karin, oh ya gue dengar-denger lo sudah putus dari Rama? Kalau begitu gue maju ya sekarang, gue akan dapetin lo dan nanti malam gue akan datang bersama kedua orang tua gue untuk lamar lo!"


Beberapa hari tidak masuk Dirga memang tidak pernah luput mendapatkan informasi yang atau di sekolah ini bahkan mengenai putusnya hubungan Karina dengan Rama yang baru kemarin itu yang membuat Dirga semangat sekali dan akan meminta kedua orang tua Dirga untuk segera menemui kedua orang tua Karina dan tentunya untuk membahas masalah perjodohan.


Dirga sendiri yakin jika tidak ada penghalang antara dirinya dengan Karina yang akan bersatu karena Karina sudah putus dengan Rama, dan tanpa Dirga tahu apa yang menjadi alasan kedua pasangan bucin itu akhirnya mengakhiri hubungan yang sudah terjalin selama 2 tahun ini.


"Ha?"

__ADS_1


__ADS_2