Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Perasaan Aneh


__ADS_3

Karina keluar dari mall itu, tentu saja melihat kedua laki-laki yang sedang berdebat dan sepertinya sedang tidak baik-baik saja mengurungkan niat Karina untuk jalan-jalan setelah makan siang, di mana memang ia rencananya akan jalan-jalan bersama dengan Rama dan juga Dirga jika laki-laki itu mau, sekalian juga mengakrabkan diri antara Dirga dengan Rama yang keduanya saat ini berada di samping Karina dan Karina tidak mungkin untuk membiarkan Dirga jalan sendirian.


Tetapi semuanya berantakan saat Karina dengan sadar mengetahui jika terjadi sesuatu antara Dirga dengan Rama dan ia memutuskan untuk kembali saja ke rumah.


"Yank, bukannya Kamu mau jalan-jalan dulu, katanya juga pengen nonton?"


"Lain kali saja yank, aku tiba-tiba lelah dan pengen istirahat."


Sekilas Dirga melihat ke arah Karina, ia tersenyum penuh kemenangan saat Karina menolak ajakan dari Rama untuk nonton bioskop meskipun ini belum seberapa tetapi dengan begini, cepat atau lambat Dirga akan memutuskan hubungan Karina dengan Rama.


"Ya sudah kalau begitu, aku antarkan pulang ya?"


Karina menganggukkan kepalanya, ia tidak berpikir dua kali jika Rama mengantarkan pulang, meskipun memakai mobil sendiri-sendiri tetapi itu sudah biasa dilakukan oleh Rama setiap harinya dan tentunya sebelum ia menikah dengan Devano.


Karina juga tadi sempat berpikir kalau dirinya tidak langsung pulang ke rumah Devano, tetapi pulang ke rumahnya sebentar, bukan untuk mengambil sesuatu atau ingin bertemu dengan kedua orang tuanya namun hanya ingin mengecoh kedua laki-laki itu saja yang pastinya Karina sudah paham betul bagaimana sifat dari Rama yang akan mengantarkan pulang dan tentu saja dengan Dirga teman kecilnya yang ingin sekali mampir ke rumahnya, namun karina tidak akan mengijinkan Dirga untuk mampir ke rumahnya meskipun sebentar, pastinya dengan alasannya entahlah nanti bisa karena pikirkan di jalan.


"Sekalian aku ingin mampir ke rumah kamu Rin, sudah lama ingin bertemu dengan om dan tante."


Karina hanya mendengus kesal, benar saja apa yang dipikirkannya jika Dirga ingin mampir ke rumahnya, entahlah itu hanya alasan atau ingin membuat Rama cemburu yang pastinya Karina akan menolak permintaan dari Dirga itu.

__ADS_1


"Sorry Dir, Mama dan Papa sepertinya belum pulang dan aku ingin istirahat, capek sekali ... besok-besok saja ya jika kamu mampir."


Ya sejenak Karina menjadi tidak enak dengan Rama jika nanti membiarkan Dirga main ke rumahnya meskipun ia juga sebenarnya tidak tega dengan Dirga yang mana menolak permintaannya, padahal Dirga baru sampai ke Jakarta dan mungkin memang benar jika Dirga ingin bertemu dengan kedua orang tuanya.


"Oke tidak masalah lain kali saja aku mampir."


Tidak ada obrolan lagi hingga Karina masuk ke dalam mobilnya dan segera melajukan mobilnya, tentu saja Rama berada di belakang mobil Karina untuk mengikuti Karina sampai ke rumahnya dan memastikan jika gadis cantik itu pulang dengan selamat.


Setelah menempuh beberapa menit, akhirnya Karina sampai di depan rumahnya, ia kemudian turun dan menyapa sebentar ke arah Rama yang saat ini juga menghentikan mobilnya.


"Aku langsung pulang ya kamu istirahat saja, aku tahu pastinya kamu tidak ingin jika aku mampir dulu."


"Iya maaf ya Ram, Aku capek banget."


"Love you too.."


Karina melambaikan tangannya ke arah Rama, kemudian setelah melihat Rama pergi dari rumahnya dan Karina buru-buru untuk masuk kembali ke mobilnya. Ya seperti apa yang dipikirkannya jika Karina tidak ingin pulang ke rumahnya atau istirahat sebentar di rumahnya, bukan karena apa-apa tetapi memang kedua orang tuanya saat ini tidak berada di rumah dan pastinya Karina juga tidak tahu kemana perginya kedua orang tuanya itu.


****

__ADS_1


"Sialan!! benar-benar brengsek!!"


Lagi dan lagi Devano mengumpat kesal manakala ia baru saja mendapatkan informasi dari anak buahnya tentang Karina yang saat ini diantarkan pulang oleh Rama dan Devano berfikir jika Karina ingin menginap di rumahnya dan itu juga tanpa sepengetahuan oleh suaminya karena Karina tidak memberikan kabar apapun, tetapi Devano salah ... Karina hanya ingin mengecoh Rama dan juga Dirga saja dengan pura-pura kembali ke rumahnya padahal setelah Rama pergi .. Karina langsung segera masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya lagi menuju ke kediaman Hardiansyah.


"Lalu apa apaan ini bilang I love you I love you, kamu tidak tahu saja Rin, kamu tuh sudah punya suami tetapi masih belum memutuskan pacarmu, itu tidak bisa dibiarkan.. aku harus kembali ke Jakarta dan mengatakan kepada Rama jika Karina sudah menikah..."


Semakin panas saja laki-laki itu mendapatkan video tentang ucapan manis dan mesra dari Karina dan juga Rama yang membuat darahnya kembali mendidih dan ia terbakar cemburu dan ingin segera kembali ke Jakarta untuk mengatakan yang sebenarnya jika Karina sudah saya menjadi istrinya.


***


Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam tetapi entah mengapa Karina tidak bisa tidur padahal biasanya jam segini setelah makan malam ia sudah lelah dan mulai memejamkan matanya tetapi malam ini rasanya begitu berbeda dan Karina tidak bisa tidur sama sekali.


Terlebih lagi sedari tadi bayangan wajah Devano terus menari-nari di benaknya di mana ia malah memikirkan tentang suaminya itu dimana suaminya tersenyum manis padanya dan Karina malahan membayangkan tentang kejadian malam itu, mengingat ia diseret oleh Devano untuk masuk ke dalam kamar hotel dan tentu saja karena menikmati dan merasakan bagaimana sentuhan-sentuhan yang dilakukan oleh Devano.


"Tidak !! mengapa dia yang ada di benakku? bukannya aku sangat membencinya dan tidak mencintainya?"


Mengapa ia tiba-tiba memikirkan Devano padahal sudah dari tadi suaminya tidak menghubunginya sama sekali tetapi mengapa malam ini berbeda, rasanya ada sesuatu yang hilang di dalam hatinya.


Karina mencoba memejamkan matanya, tetapi sayang sekali semakin ia pejamkan mata yang ada malah bayangan Devano yang menari nari di sana, bukan malah bayangan Rama yang kekasih nya tetapi bayangan suaminya yang entahlah Karina sendiri juga tidak ada perasaan apa apa untuk Devano saat ini.

__ADS_1


Padahal jika berada di dekat Devano, Karina selalu jutek dan marah-marah, ia sepertinya tidak suka dengan laki-laki itu yang mana membuat hubungannya dengan Rama semakin tidak menentu tetapi jika jauh seperti ini Karina merasakan ada yang hilang. Biasanya Devano selalu mengusiknya setiap ingin tidur bahkan laki-laki itu pun dengan sengaja memeluknya setiap malam tetapi malam ini tidak ada Devano membuat Karina kelimpungan.


"Astaga apa harus Aku menelpon dia dulu dan menanyakan kabarnya..dia saja tidak menghubungiku sejak tadi pagi, apa ini yang namanya suami?"


__ADS_2