Terjebak Pesona Istri Kecilku

Terjebak Pesona Istri Kecilku
Ingin Berpisah


__ADS_3

Devano yang mempunyai pemikiran jika Karina pergi dengan Rama, akhirnya ia bergegas ke kelas Rama. Tentu saja Devano yang penasaran ingin melihat apakah Rama masuk sekolah hari ini atau tidak.


Beruntung sekali saat ini kelas Rama sedang kosong, hanya murid-murid di dalam kelas Rama itu diberikan tugas tetapi kondisinya stabil tidak ada yang berani keluar dari kelas dan itu memudahkan untuk Devano bisa melihat langsung apakah Rama masuk kelas hari ini atau tidak.


DegĀ 


Devano menggelengkan kepalanya pelan ketika ia sudah berada di kelas Rama dan tidak mendapati Rama ada di sana, ia sudah berpikir macam-macam jika istrinya hari ini pergi bersama dengan Rama.


"Rama ke mana?"


Tentu saja daripada Devano penasaran, ia menanyakan langsung kepada teman Rama yang tentu nya mereka juga tidak akan curiga mengapa Devano menanyakan murid terpandai di kelas ini yang pastinya siapa yang tidak kenal dengan Rama dan pastinya guru-guru di sini kaget jika tidak mendapati Rama berada di dalam kelas.


Ya.. siapa tahu saja Rama pergi ke toilet atau ada urusan dipanggil oleh guru atau sebagainya tetapi hari ini masih tetap berangkat sekolah.


"Rama tidak masuk Pak dan juga tidak izin."


Jawab Joni salah satu teman Rama yang membuat Devano makan yakin jika Rama dan Karina janjian untuk tidak berangkat sekolah hari ini.


Devano lalu menganggukan kepalanya kemudian laki-laki itu bergegas keluar dari kelas Rama, di dalam pikiran Devano sudah berpikir macam-macam tentang Karina dan Devano juga berpikir di mana Karina saat ini bersama dengan Rama.


Devano hari ini tidak fokus, daripada ia mengajar dengan tidak tenang.. laki-laki itu meminta izin untuk meninggalkan sekolahnya dan tentu saja tujuan utama saat ini adalah mencari keberadaan Karina. Devano juga menelpon beberapa anak buahnya untuk mencari keberadaan Karina saat ini.

__ADS_1


Tidak bisa mengecek ponselnya, karena ponsel Karina mati dan terakhir Karina masih berada di rumahnya, tentunya Devano juga yakin jika Karina sudah merencanakan semuanya ini.


"Arghhh...."


Devano mengacak rambutnya asal, ia begitu kesal dengan tingkah istri nya yang kekanak-kanakan, padahal semua itu dilakukan demi untuk menjaga keutuhan rumah tangganya , bukan semata-mata hanya karena dirinya saja yang sudah mencintai Karina.


Di mana Devano juga tidak tahu bagaimana isi hati dari istrinya itu yang mana sudah mempunyai suami tetapi masih saja berhubungan dengan laki-laki lain, meskipun Devano tahu sebelum dirinya datang Karina sudah mempunyai pacar dan memang juga pernikahan ini karena paksaan, dan semua karena kesalahan dari Devano yang sudah menarik paksa Karina untuk masuk ke dalam kamar hotel hingga akhirnya terjadilah pernikahan di antara keduanya.


Dengan mencari keberadaan Karina tentu saja ia yakin jika Karina tidak mungkin pulang ke rumahnya, tetapi sayang sekali Devano juga tidak tahu tempat-tempat di mana biasanya Karina kunjungi bahkan ia juga belum pernah menanyakan kepada Karina tempat favorit Karina itu di mana ketika bersama dengan Rama.


Hingga akhirnya, tiga puluh menit kemudian Devano yang sudah lelah mengemudikan mobilnya karena mencari Karina, ia meminggirkan mobil nya sejenak sembari menunggu kabar dari anak buahnya yang sudah ia sebarkan di seluruh penjuru kota ini, tentunya Devano yakin jika Karina tidak pergi jauh-jauh dari kota ini dan masih berada di sekitar tempat ini.


Di tempat yang lain Rama dan Karina sedang asyik bermesraan bahkan Karina sendiri tidak ingat statusnya saat ini yang merupakan istri dari Devano, bahkan Karina sama sekali tidak memperdulikan suaminya itu dan masih saja mematikan ponselnya ia pun akan berpikir untuk tidak akan pulang hari ini dan akan kembali ke rumahnya saja bukan ke rumah Devano.


"Aku anterin pulang ya, sepertinya kamu perlu istirahat?"


Ucap Rama, ia melihat Karina yang pucat sepertinya Karina memikirkan tentang hubungannya dan permasalahan yang terjadi selam ini dengan Devano.


Karena menggelengkan kepalanya, ia sama sekali tidak ingin pulang apalagi nanti setelah pulang ke rumah pastinya Devano akan lebih mudah mendapatkannya dan setelah itu Karina yakin jika nanti Devano tidak akan pernah mengizinkan dirinya untuk keluar rumah sendirian tanpa adanya Devano di sampingnya.


"Kenapa? kamu sengaja untuk tidak pulang atau bagaimana?"

__ADS_1


"Iya kalau bisa aku ingin menghilang saja."


Jawab Karina dengan menyandarkan kepalanya di pundak Rama. Rasanya ia ingin pergi saja dari kota ini bersama dengan Rama, kalau perlu ingin meminta Rama untuk menikahinya supaya ia terhindar dari Devano.


"Jangan begitu, kamu sama saja mencari musuh dan tidak menyelesaikan permasalahan kamu sebaiknya aku antarkan kamu pulang dan segera selesaikan masalah kamu itu kamu ingin semuanya selesaikan tidak seperti ini?"


"Tapi Ram?"


Rama memutar tubuhnya laki-laki itu kemudian menangkup pipi Karina dan memandang wajah cantik Karina yang sangat mempesona.


"Aku tahu ini berat untuk kamu tetapi jika kamu menghindar maka permasalahan ini tidak akan selesai atau kamu malahan jangan jangan ingin bersama dengan Pak Devano selamanya dan meninggalkan aku?"


"Kamu ngomong apa? tidak mungkin aku ingin bersama dengan Pak Devano, kamu tahu sendiri kan cintaku hanya untuk kamu."


"Maka dari itu sekarang pulang ya lagi pula sudah siang pastinya Pak Devano sedang mencari kamu, aku tahu bagaimana perasaan kamu namun menghindar dari suatu masalah itu tidak dibenarkan bahkan akan semakin memperkeruh keadaan saja."


Karina akhir nya menganggukkan kepalanya, di samping apa yang dikatakan oleh Rama itu memang benar ia juga lelah dari semalam ia kepikiran tentang Rama hingga tidurnya berantakan meskipun Karina memejamkan matanya namun di dalam pikirannya masih terselubung bayang-bayang Rama dan rasa bersalahnya apalagi jika ia berada bersama dengan Devano.


"Anterin aku pulang ke rumah."


Akhirnya Karina memutuskan untuk pulang ke rumahnya saja ia bahkan tidak peduli dengan Devano dan tidak akan mengabari suaminya itu.

__ADS_1


Tentu saja meskipun Karina tidak mengabari Devano namun pasti Devano nanti akan mencarinya dan akan menemukannya hanya saja Karina tidak peduli ia akan menjelaskan secara detail dan meminta untuk bercerai.


Rama menganggukan kepalanya laki-laki itu menggenggam erat tangan Karina dengan begitu mesra ia bahkan sama sekali tidak memperdulikan status Karina saat ini yang sudah menjadi istri dari seorang laki-laki, yang ada di dalam hatinya ia mencintai Karina dan berserius untuk melangkah kejenjang yang lebih nantinya jika Karina sudah berpisah dengan Devano.


__ADS_2