Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Kebimbangan


__ADS_3

Happy Reading 😘


**__**


"Hei Kania aku belum selesai bicara, keluar kamu!!" seru Kevin.


"Iya iya nanti aku keluar, aku mau bersih-bersih dulu, kamu juga gih sana mandi dulu, bau matahari tau."


"Hah bau matahari? sejak kapan aku kerja di jalanan?" gumam Kevin pelan sambil mencium badannya.


Setengah jam kemudian...


Kevin berjalan mengendap-endap ketika keluar kamar dan melihat Kania duduk di depan tv, dan langsung memeluknya dari belakang, meski terhalang sandaran sofa tapi Kevin masih bisa mencium pipi kanan Kania.


"Ya ampun, sini deh aku mau bicara." ucap Kania sambil menepuk sofa kosong disebelahnya dan Kevin pun berputar dan duduk disana.


Kevin berjalan memutar dan duduk disamping Kania.


"Kenapa? kayanya ada yang lagi kamu pikirin ya?" tanya Kevin.


"Iya sebelumnya aku mau bilang kalau aku dan kak Brian itu sama sekali gak ada hubungan apa-apa selain hanya sebatas kakak senior dan junior nya."


"Oh hemmm, tapi tetep kedepannya kamu gak boleh ketemuan sama dia."


"Kenapa? kamu cemburu ya?"

__ADS_1


"Siapa yang cemburu?" elak Kevin sambil memalingkan wajahnya.


"Itu kenapa mukanya melengos?"


"Melengos apa lagi itu?"


"Ya seperti yang sedang kamu lakuin memalingkan wajah karena tersipu malu he-he-he."


"Terus aku gak boleh cemburu gitu?!"


"Jadi kamu beneran cemburu?"


"Bodo amat lah, terserah kamu aja." kesal


"Vin... Aku masih ngerasa gak pantes deh bersanding sama kamu? Semoga dengan tekad ku bekerja dan bermimpi menjadi orang sukses bisa dengan bangga berdiri disisimu!"


"Kamu gak pernah cerita siapa kamu, bagaimana keluarga mu, aku juga kan pengen kenal?!"


"Oooohhh jadi kamu mau kenal dengan keluarga ku? Apa jangan-jangan kamu sudah gak sabar ya untuk menikah dengan ku?"


"Ya bukan gitu juga."


"Jadi kamu gak mau nikah sama aku?" tanya Kevin.


"Mending sekarang kamu cerita dulu deh tentang keluarga mu!"

__ADS_1


"Okey dengerin ya. Aku adalah anak tunggal ketika kecil papi ku meninggal aku di rawat oleh mami dan kakek. Keluarga ku semua tinggal di Jerman. Tapi karena aku cucu satu-satunya jadi aku lebih sering bersama kakek, bahkan aku jarang bersinggungan dengan mami tapi aku menyayanginya."


"Saat aku kecil aku di paksa kakek untuk memahami pelajaran melebihi pelajaran untuk anak seusia ku waktu itu. Kakek bilang aku calon penerus perusahaan jadi aku harus disiplin, pintar, dan tegas."


"Masa kecil ku habis dengan belajar dan belajar, sampai aku dewasa dan diberikan tanggung jawab perusahaan padaku, mulai aku kembangkan. Di awal karir ku kakek masih campur tangan, tapi begitu aku pegang perusahaan selama beberapa lama dan bisnis meroket hingga kakek membuka kantor lagi di kota ini, aku berfikir ini kesempatan ku lepas dari pengawasan kakek."


"Meski begitu aku sama sekali gak kesal atau marah sama kakek, justru aku jadi mandiri. Kakek orang yang keras apapun keinginan nya harus di penuhi."


"Termasuk jika kakek menjodohkan mu dengan perempuan lain?" tanya Kania.


Kevin menoleh "Kenapa nanya gitu?"


"Ya kan gak mungkin banget kalau kakek mu gk punya relasi bisnis dan relasinya juga pasti berusaha mengenalkan anak nya ke kamu, dan kakek mu juga pasti kan demi bisnis pasti menerima nya kan!"


"Aku sih gak tau soal itu, kenapa kamu takut y?"


"Ya aku takut,, aku ngerasa hubungan kita dekat tapi seperti jauh. Kita duduk berdua begini tapi seakan kamu tinggi di atasku."


"Kania, kalau dulu aku mungkin bisa gonta ganti pasangan karena aku belum menemukan cinta yang sesungguhnya. Tapi sekarang begitu aku kenal kamu, aku hanya ingin sama kamu. Wanita yang ingin aku nikahi itu ya kamu.!"


Kania terdiam, entah senang entah sedih. Senang mungkin karena ungkapan isi hati Kevin, sedih mungkin dengan begitu kemungkinan besar dia akan bertemu keluarga Kevin dan mungkin harus siap menerima hal buruk apapun yang bisa terjadi.


"Udah jangan di pikirin, kita jalanin aja hubungan kita seperti ini dulu."


Kania masih diam dan tiba-tiba "aku istirahat ya, aku ngantuk!" berdiri dan melangkah ke kamar. Tatap mata Kevin menemani langkah Kania ke kamar.

__ADS_1


**__**


to be continued 🤭


__ADS_2