Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Ribet


__ADS_3

Happy Reading


****____****


Keesokan paginya


Kania sudah rapih dan sedang duduk di meja makan menikmati sarapan.


"Eh pagi Nia, udah rapih aja mau kemana?" Ayu yang baru bangun menyapa.


"Kamu baru bangun, buruan mandi ayo ikut aku ke makam ibu" ajak Kania.


"Oiya sekarang ya, aku lupa oke-oke tunggu bentar ya." Ayu pun kembali ke kamar untuk mandi dan bersiap.


Setengah jam kemudian


"Ayo I'm ready." ucap Ayu


"Okey, sambil dimakan dulu nih roti nya." Kania menyodorkan setangkup roti selai.


"Makasih"


Mereka keluar apartemen tak lupa mengunci pintu, dan berjalan menuju lift untuk ke parkiran.


****


Sesampainya di makam, setelah Ayu memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang disediakan mereka turun, Kania dengan membawa buket bunga dan Ayu membawa bunga tabur berjalan masuk.


Makam dengan foto seorang wanita cantik sangat mirip dengan Kania, tersenyum.

__ADS_1


"Assalamualaikum Bu, Kania datang bersama Ayu. Kania rindu sama ibu." sapa nya sambil meletakkan bunga.


"Halo Tante, Ayu nemenin Kania nengok ibu, oiya Bu Kania lagi galau nih." balas Ayu seraya menabur bunga ke sekitar gundukan makam.


"Bu,,, harusnya yang Kania mau ajak kesini bukan Ayu tapi ada seorang lagi, laki-laki dia orang yang sangat Kania cinta. Tapi juga Kania ragu apa benar dia serius sama Kania? Seumpama ibu ketemu kira-kira ibu pasti akan menyukainya atau gak ya?"


Ayu mengalungkan tangannya ke pundak Kania.


"Tapi sudahlah Bu, mungkin dia gak akan datang. Kania sendiri yang memilih untuk meninggalkan dia, dia sudah memiliki tunangan Bu."


"Kan, kita berdoa yuk nanti lanjut lagi curhat nya." ajak Ayu dan Kania mengangguk.


****


Sementara di gedung Apple Group


"Mau kemana Lo? Jadi pergi ke Jerman sama si ikan?" tanya Andri.


"Gua serahin semua urusan kantor sama lu ya, jangan sampe ada yang batal kerjasama kita."


"Beres, tenang aja siap laksanakan." ucap Andri dengan gerakan hormat.


"Oke gua pergi ya,"


"Oke semoga sukses."


Kania kali ini aku tidak akan melepaskan mu.


Tanpa disadari seseorang sudah datang dan mendengarkan semua percakapan yang terjadi didalam, lalu pergi ketika Kevin mulai berjalan keluar.

__ADS_1


Membuka pintu dan pergi.


"Jadi kak Kevin akan tetap pergi menemui Kania dan akan membawanya ke Jerman, keterlaluan..!!" gumam Liza gemas dengan mengepalkan tangannya.


Tak lama suara dering dari hape Liza, panggilan video dari papa, menggeser tombol hijau.


"Ya pah.?"


"Sayang,,, kamu betah amat disana? gak pengen kembali ke Jerman, mami Kevin dan kakek mereka rindu padamu." seru papa


Liza tak kuasa menahan kesedihan hati nya membuatnya menangis.


"Sayanggg kamu kenapa menangis, siapa yang bikin kamu nangis? Kevin ya bikin kamu nangis?!"


"Pah,,, kak Kevin ternyata dia disini sudah memiliki kekasih, bahkan kak Kevin sudah berniat akan menikahinya pah hu-hu-hu.."


"Apaaa!!! kurang ajar beraninya dia. Gak akan papa biarkan anak papa sedih. Kamu tenang aja nak, siapapun kekasih Kevin yang akan menjadi istri nya itu adalah kamu!" suara geram papa terdengar kesal.


"Mana bisa begitu pah, kak Kevin sama sekali gak suka sama Liza, semua sudah bohong sama Liza, mami kak Kevin, kakek, bahkan kak Andri pun mereka tau kalau kak Kevin memiliki kekasih." tangis Liza makin sedih.


"Sabar sayang,, sabar. Papa tidak akan tinggal diam, pokoknya papa mau kamu pulang ke Jerman sekarang, kita harus membicarakan hal ini dengan keluarga!"


"Tapi pah, percuma itu gak akan mengubah apapun."


"Sekarang juga kamu harus pulang ke Jerman, kita selesaikan disini!" papa pun menutup panggilan videonya.


"Pahhh...!!" suara Liza serak dan syok dengan jawaban papa. Niat hati ingin curhat, niat hati ingin papa sadar bahwa Kevin tidak menyukai nya, tapi malah berbalik.


To be continued 😂

__ADS_1


***___***


Terimakasih sudah like, komen nya.


__ADS_2