
Rosya baru saja menjalani operasi caesar, Ia telah melahirkan 2 Bayi kembar yang cantik dan menggemaskan. Bayi Perempuan dengan tinggi badan 54 cm dan berat badan masing-masing 3,1 kg. Kedua Bayi yang terlahir sehat dan sempurna.
Sebenarnya Rosya ingin melahirkan secara normal, namun dokter Willy menyarankan untuk operasi caesar saja demi kelancaran proses persalinan, pasal nya tekanan darah Rosya naik drastis saat mendekati proses persalinan.
Zie merasa sangat lega saat mengetahui Istri dan Anak-anak dalam keadaan baik-baik saja. Ada rasa haru dan bahagia yang tak dapat Ia katakan karena ini adalah anugerah terbesar yang Ia terima.
Oma dan Opa kini sedang saling berebutan untuk menggendong Cucu-cucu kembar nya.
"Zie ... sudah siapin nama belum untuk Cucu-cucu Oma" tanya Mama Zie
"Udah Ma nanti Kita tentuin nama nya setelah beberapa hari ke depan"
__ADS_1
"Boleh dong Mama tau!"
"Boleh banget Ma, rencana nama nya Rzii dan Zsaa"
"Wah nama nya bagus, keren kalau kata Mama"
Rosya hanya bisa senyum-senyum melihat dan mendengar percakapan Suami dan Oma Opa. Ranya yang mendapat kabar Rosya telah melahirkan bayi kembar, langsung menelpon Adik nya, Ia mengucapkan selamat pada Rosya dan berjanji akan segera datang untuk menjenguk Adik dan Keponakan nya. Sangat menggemaskan kedua Bayi mungil yang cantik, yang satu wajah nya mirip Rosya dan yang satu mirip dengan Zie.
.
.
__ADS_1
Bayi kembar Rzii dan Zsaa kini semakin gembul karena asupan asi yang di terima kedua nya. Hampir setiap malam Zie begadang untuk menemani Rosya memberi kan asi untuk kedua Putri Kembar nya.
Melewati masa-masa 40 hari yang menguras energi dan kesabaran, Zie akhir nya bisa melepas dahaga nya setelah sekian lama nya berpuasa.
Malam penuh gairah, hingga Zie hampir lupa bahwa kedua Putri Kembar nya butuh asupan dari Ibu nya. Sementara Ayah nya terus menggempur hingga Rosya nyaris lemas tak berdaya. "Begitu lah Suami kalau kelamaan gak ganti oli suka lupa diri, gak inget kalau udah punya Anak yang butuh asi"
Zie pun segera memberi asi pada kedua Putri nya yang menangis karena kehausan, 2 botol tandas seketika. Akhir nya kedua Putri kembar pun tertidur kembali. Begitu juga dengan Rosya yang sudah tertidur pulas karena kelelahan.
Zie mengecup kening Istri nya, kemudian Zie ikut terlelap hingga pagi.
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, kini Rzii dan Zsaa genap berusia 1 tahun dan saat ini ada pesta perayaan ulang tahun kedua Putri nya.
__ADS_1
Pasca cuti melahir kan Rosya memilih resign dari rumah sakit, saat ini Rosya menjadi salah satu tim dokter di Perusahaan milik Zie. Rosya tak bisa berlama-lama jauh dari kedua Putri kembar nya. Rzii dengan sikap dan sifat nya yang cuek, pemberani dan pendiam, sementara Zsaa dengan sikap dan sifat periang, cengeng dan ceriwis. Dua karakter yang berbeda sungguh sangat menggemaskan.
Baik Zie dan Rosya mempunyai peran dan andil yang saling melengkapi dalam mendidik dan membesarkan kedua Putri Kembar nya.