Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Terciduk Teletubbies


__ADS_3

Happy Reading 😘


***__***


Kania berjalan meninggalkan Kevin yang diam dibelakang dengan lega sesaat, tapi sesaat berikut nya harus kembali kesal.


"Kamu ngapain masih mengikuti ku sih, aku kan udah memaafkan mu. Udah sana pulang!" ucap Kania.


"Aku akan mengikuti mu sampai ke depan pintu kost an, baru aku akan pulang."


"Haduh aku harus naik angkot berjalan kaki pula, ribet amat sih ngikut-ngikut!"


"Gak pa pa,,,kan aku yang mau. Lagian aku juga pengen ngerasain naik angkutan umum."


Huft... malah aneh-aneh aja mau nya.


Kania berdiri di halte bus, sore itu halte lumayan agak ramai hingga tak tersisa tempat untuk duduk. Sebuah bus melintas dan berhenti didepan halte.


"Kania ayo naik itu bus nya kan?" tanya Kevin menarik tangan Kania.


"Bukan, apaan sih."


"Oh bukan,, kirain ini bus nya."


Tak selang berapa lama bus yang lain pun melintas dan berhenti didepan halte.


"Kania ayo naik bus nya dateng tuh?" ajak Kevin lagi.


"Bukan itu, bus nya warna orange."


"Oh warna orange,, oke kita tunggu lagi."


Kasian juga ya setiap hari harus menunggu dan menanti bus pergi dan pulang seperti ini, mana harus berdiri.


Tak lama bus orange jurusan kost pun datang dan berhenti tepat di depan halte.


"Kania ini bus nya..?" tanya Kevin

__ADS_1


"Iya,," melangkah naik ke bus dan masih diikutin Kevin dibelakangnya.


"Kania sini ada bangku yang kosong, duduk sini aja." seru Kevin setelah naik tengah tengok mencari bangku kosong.


Kania pun mengikuti Kevin duduk disebelah nya, karena lumayan lelah hari ini. Kursi yang mereka duduki ada di baris belakang dekat pintu. Kondektur pun menagih ongkos.


"Berapa bang ongkos berdua?"


"Kemana turun nya?"


"Kemana Kan??" Kevin menoleh ke Kania.


"Halte Cendana bang."


"Nah iya itu bang, berapa?" Kevin ikut menimpali.


"Sepuluh ribu aja berdua."


Kevin mengeluarkan dompetnya mengambil selembar uang ratusan dan mengulurkan uang kepada kondektur.


"Ini bang ongkos nya."


"Gak ada bang, isinya begini semua!" jawab Kevin.


"Ini bang ongkosnya!" seru Kania mengulurkan selembar sepuluh ribuan, kondektur pun mengambil dan mengembalikan uang Kevin dan berjalan menagih ongkos ke penumpang lain.


"Nanti aku ganti ya ongkos nya!"


"Gak usah lima ribu, mending ganti nya dengan gak usah nongol lagi di depan aku."


"Cendana... Cendana..!!!" suara Abang kondektur menelan suara Kania.


"Kiri bangggggg....!!!" teriak Kania.


"Ayo turun.. udah nyampe tuh" ucap Kania lagi.


"Oiya oke.." Kevin berdiri dan keluar menunggu Kania turun sambil mengulurkan tangannya. Tapi Kania tak menggubris dan berjalan.

__ADS_1


"Kania tunggu!!" teriak Kevin mengejar.


"Ini udah sampai depan kostan ku, jadi kamu bisa pulang. Apa mau ku kasih receh buat naik bus lagi?" ucap Kania berbalik.


Kenapa ada rasa sedih saat mengusir nya seperti ini.


"Gak udah aku bisa telpon Andri, supaya menjemput ku. Udah kamu naik dulu nanti aku pulang."


Oke lupa dia kan bos, pasti minta jemput lah. Kania udahlah kamu gak akan bisa bersanding sama dia, kasta kalian tuh berbeda.


"Ya udah aku mau kedalam, bye!" Kania berbalik badan.


Dengan cepat Kevin menarik tangan Kania dan memeluk nya.


"Lepasin, kamu tuh kenapa sih selalu aja seperti ini main peluk orang sesuka hati mu." seru Kania meronta.


"Jangan teriak dan bergerak, biarkan aku memelukmu sebentar aja. Setelah itu aku akan pergi" ucap Kevin pelan.


Kania pun hanya bisa diam, hati nya memilih pelukan itu meski mulut dan tangannya ingin berontak, diam memejamkan mata.


Dari kejauhan seorang pria berjalan mendekat dan semakin dekat kearah mereka yang sedang berpelukan dan berdiri diam.


"Sudah cukup, sekarang pergilah.!" Kania membuka mata kaget dan refleks mendorong Kevin menjauh.


"Kak Ivan...!!!" ucap nya kaget.


Kevin melepaskan pelukannya dan menoleh kearah Ivan yang diam mematung.


___***___


to be continued 🤭


Anda terciduk Sat Pol PP Kania 😂😂😂


Ooooo kamu ketauan pelukan lagi, dengan dirinya..💃💃💃


Author Gak ikut ikutan ahhh,,, kabur ya Kania byeee 🙈🙈🙈

__ADS_1


Thoorrrr tungguu jangan kaburrrr bantuin 😭😭😭😭


__ADS_2