Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Kesadaran yang Tertunda


__ADS_3

Happy Reading 😘


***__***


Kevin yang merasakan kegalauan hatinya dan perasaan yang bingung apakah benar rasa suka di hati nya hanya sekedar rasa penasaran ingin menaklukkan. Dengan segera Kevin pun keluar dan pergi meninggalkan kantor itu.


Sementara Kania yang masih merasakan rasa debaran di hati nya, masih berusia menyangkal. Setelah menghembuskan nafas panjang Kania mulai memegang mouse dan membuka dokumen melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertinggal, dan sekarang malah tidak bisa fokus meskipun sudah berusaha.


Sementara Kevin pun memilih ukuran pergi meninggalkan kantor itu dan turun ke lobby. Sampai di dalam mobil mencari ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Kevin sayang,,, akhirnya kamu menghubungi aku." ucap suara wanita manja dari seberang sana.


"Apakah nanti malam kamu ada syuting?" tanya Kevin.


"Aku ada syuting sekarang sampai sore, malam ada sih syuting tapi gampanglah, aku akan ganti jadwal demi kamu."


"Oke, thanks kita bertemu di hotel, alamat hotel nya nanti akan aku kirimkan."


"Oke sayang, aku akan datang. Pasti aku datang, karena aku tau kamu sangat merindukan aku."


"Oke sampai nanti bye."


"Bye Kevin sayang."


**


Malam nya...


HOTEL DELUNA


"Selamat malam pak Kevin, silahkan ini kartu kamar bapak." ucap seorang resepsionis menyapa Kevin.

__ADS_1


"Oke terimakasih."


Kevin berjalan menuju kamar tempat biasa dia menginap di kala bosan di rumah.


"Tolong bawakan saya sebotol wine ya!" pinta nya kepada manajer yang mengantarkan nya.


"Baik pak, mohon di tunggu."


Kevin masuk kedalam kamar paling luas yang ada di hotel itu. Tak selang berapa lama kemudian pintu di ketuk dan masuk menejer hotel membawakan pesanan.


"Silahkan pak!"


"Oke terimakasih, kalau ada wanita yang mencari saya kalian pasti tau langsung arahkan ke kamar ya."


"Baik pak, saya permisi!"


Sepeninggalan manajer hotel, Kevin melepaskan dasi kerja nya membuka dua kancing kemeja nya dan duduk bersandar dengan gelas berisi wine. Pikirannya melayang mengingat perkataan Kania tadi pagi.


Apa benar aku hanya berusaha menaklukkan Kania, gak mungkin aku yakin dengan perasaan ku, tapi kenapa Kania mengatakan itu apakah dia tak merasakan apapun padaku.


Pintu terbuka muncul dari balik pintu seorang wanita cantik sang artis dengan pakaian bertali satu yang super ketat hingga menonjolkan apa yang seharusnya di tonjolkan. Berjalan pelan dan centil ke arah Kevin yang menatap nya santai. Semakin mendekat dan duduk dipangkuan Kevin dengan manja.


"Malam sayang..." ucapnya manja


"Hemmm, cepat juga kamu datang!"


"Iya dong aku akan undurkan jadwal ku demi kamu."


"Oiya aku mau tanya apakah kamu mencintai aku?" tanya Kevin.


Pertanyaan yang langsung membuat sang artis kaget, karena sejujurnya tak pernah ada cinta di hatinya untuk Kevin selain materi.

__ADS_1


"Hah... jelas dong sayang, semua wanita di dunia ini pasti akan mencintai kamu termasuk aku." jawabnya kikuk.


"Baiklah kita nikmati malam kita." Kevin membopong wanita itu ke ranjang dan menurunkan nya pelan.


"Aku siap apapun yang akan kamu lakukan Vin."


Kevin menatap lama wajah wanita yang berada dibawahnya, dengan rasa aneh mendadak wajah itu berubah menjadi wajah Kania.


"Aku mencintaimu..." ucap Kevin lalu mencium bibir wanita yang dalam bayangan nya Kania.


Mereka memadu kasih dalam hangat nya malam ditemani sejuk nya pendingin ruangan. Wanita itu semakin terobsesi dengan ciuman Kevin yang mulai turun ke lehernya. Kedua tangan wanita mulai melilit leher Kevin menahannya agar tidak lepas. Erangan manja yang berbeda akhirnya keluar dari mulutnya wanita dibawahnya.


Seketika Kevin tersadar bahwa bukan dengan Kania, dia bercumbu. Kevin mengangkat kepalanya dari bawah leher sang artis, lalu tertawa.


"Ada apa Vin? Kenapa berhenti?!"


"Ha ha ha,,, aku tau sekarang aku yakin kali ini aku tidak salah lagi dengan perasaan ku." Kevin turun dari ranjang.


"Maksudnya Vin?!" sang artis pun akhirnya duduk dengan bingung.


"Sory,, aku gak bisa! makasih sudah menemani ku. Aku akan memberikan mu kontrak film peran utama itu untuk mu, dan selanjutnya kita jangan pernah bertemu lagi.!" ucap Kevin mengambil jas nya hendak pergi.


"Kevin tunggu,,, apa maksudnya?"


"Aku sudah tau kemana hati ku akan berlabuh, dan kamu jangan pernah muncul di hadapan ku." ucap Kevin lalu melangkah keluar kamar meninggalkan sang artis yang diam bingung.


**__**


to be continued 🤭


lanjut ya jgn di skip.

__ADS_1


jangan lupa like n komen nya.


Kasian ya neng di tinggalin pas lagi anget anget nya 🤣🤣🤣...


__ADS_2