
Happy Reading 😘
***___***
Di Meja makan.
"inilah salah satu hal yang membuat ku jatuh cinta padamu Kania. Apapun yang kamu suguhkan aku pasti bisa memakannya."
"Gak usah ngerayu, cepat habiskan kamu ada meeting kan pagi ini setelah itu kita akan ke makam ibuku, kamu gak lupakan?"
"Ya gak dong sayang. Kamu juga makan dong temenin masa cuma berdiri aja kaya satpam."
Kania duduk dan ikut menikmati sarapan bersama.
***
Kantor pusat
Begitu mobil berhenti mulus di area parkir kantor, mereka pun turun bersama.
"Sayang ih ko malah barengan keluarnya?"
"Oh jadi aku tunggu disini aja?"
"Bukan, maksudnya aku kan mau bukain pintu mobil buat kamu, biar romantis gitu!"
"Hadeh emang aku gk punya tangan apa buat buka sendiri."
"Kamu mah aneh, dikasih yang romantis gak mau."
"Tapi kayanya kalau kedalam aku mau deh yang romantis, soalnya aku ngerasa gimana ya agak ngeri."
"Tuh kan, sekarang aja mau dikasih yang romantis, takut kenapa? ya udah aku gandeng ya." Kevin mengaitkan jemarinya diantara jemari Kania dan membawanya untuk mengikutinya masuk ke lobby gedung.
Dengan perasaan tak enak, ditambah mata-mata semua memandang kearah nya, dengan tatapan tak suka.
__ADS_1
"Ehmmm kenapa mata mereka gak pernah berubah ya tatapan nya ke aku?"
"Secara kamu ini kan calon istri dari direktur bahkan pemilik dari gedung ini yang sudah jelas tak terhitung berapa banyak jumlah fans yang mengagumi aku. Wajarlah kalau mereka menatap mu iri."
"Oh gitu ya."
"Udah gak usah dipikirin, mulai sekarang kamu harus bisa tampil percaya diri karena kamu itu calon istri ku, dan mereka pada akhirnya akan jadi bawahan kamu."
Kania diam.
Kevin membukakan pintu dan Kania masuk kedalam, memandang tak ada yang berubah. Dia berjalan menuju rak buku.
"Sayang kamu disini dulu, aku tinggal seben..."
Suara dering ponsel Kevin terdengar dari dalam saku jas nya.
"Mami,.." batin nya begitu melihat nama yang ada dilayar ponselnya.
Sepertinya nanti aja deh, gk usah dijawab lah telepon mami, ada Kania bisa jadi dia belum siap.
"Loh kenapa gak di terima? malah di matiin? siapa emang yang telepon?!" tanya Kania.
"Ah biasa bukan siapa-siapa, ya udah kamu baik-baik baca buku ya disini. Aku di ruangan sebelah."
Tak lama pintu terbuka dan masuklah Andri dengan mengacung acungkan ponselnya sembari kesal.
"Astaga Vin, kenapa telepon dari mami lu gak lu angkat sih? jadi nya kan telepon ke gua nih!" ucap Andri tiba-tiba yang tanpa sadar mengetahui ada Kania diruangan itu.
Aduh si borokokok ini kenapa asal banget sih mulut nya, gak bisa apa liat dulu baru ngomong. Asal nyerocos aja kaya kereta. batin Kevin gemas.
Andri menyodorkan ponselnya untuk segera di jawab karena sedari tadi berdering terus.
"Iya mam ada apa?"
"Ada apa, kamu kenapa gak jawab panggilan mami? Kamu tau gak mami mau bilang kalau Lisa itu pergi dari rumah bawa koper?!"
__ADS_1
"Ya terus kenapa? mungkin dia mau nginep di rumah temennya kali mam. biarin aja."
"Sembarangan kamu kalau ngomong, Lisa itu gak pergi kerumah temennya tapi pergi ke bandara!"
"Ke bandara? mau kemana dia?"
"Ya mau nyusulin kamu lah Vin, mau apa lagi? pokoknya mami minta sama kamu temuin Lisa dan jaga dia, kalau sampai mami dengan kamu gak bersama Lisa, kamu tau kan mami akan berbuat apa?"
"Aduh nambahin kerjaan aja sih!"
"Gak ada protes, jagain Lisa atau mami yang akan datang kesana!" bersamaan dengan telepon yang dimatikan sepihak.
Ya ampun bisa panjang nih ceritanya, kalau bocah itu beneran kesini.
"Eh ada Kania? dari kapan kamu disini?" tanya Andri basa-basi
"Hehehehe...!"
"Udah ya Vin, gua balik lagi ah." Andri pun membuka pintu dan kabur.
"Liza...??? siapa dia???? apa dia adik mu???" tanya Kania penasaran.
***__***
to be continued...
Kira kira apa ya yang bakal di jawab Kevin y?? Jadi ikutan penasaran.
Note : Assalamualaikum reader maaf ya author sibuk banget sampai lupa kalau novel ini butuh kepastian 😂😂 seperti aku dan kamu yang butuh kepastian ðŸ¤ðŸ¤
Insyaallah lah di Up dikit dikit ya, jangan minta up banyak jempol dan mata gak sanggup, ini aja udah ngantuk lagi.
pokoknya terimakasih buat kalian semua yang masih setia dengan saya.
lope you tomat.
__ADS_1