
Happy Reading 😘
**__**
Dalam pelukan Kevin kembali mengucapkan kata maaf dan maaf.
"Maafkan aku Kania. Maafkan atas kejadian kemarin, bisakah kamu memaafkan aku?!" ucap Kevin sambil melepaskan pelukannya menatap wajah Kania.
"Begini ya pak direktur Kevin, apakah anda pernah mendengar istilah Sambil Lalu?"
"Sambil Lalu...? Maksudnya?"
"Sambil Lalu itu istilah dimana jika kita bertemu di jalan hanya sekilas dan sepintas saja, tak ada kenangan atau pun perkenalan yang membuatnya untuk saling mengingat. Dan seperti itulah anda. Jadi untuk apa juga saya memaafkan anda."
"Gak bisa, aku gak mau. Aku gak mau dianggap Sambil lalu oleh mu, Aku mau mendapatkan maaf dari mu!"
"Kamu apaan sih, selalu maksa. Kamu itu benar-benar menyebalkan.!!"
"Terserah kamu mau bilang apa, pokoknya aku tidak mengijinkan kamu membenci diriku, kamu harus memaafkan aku."
"Dasar cowok gila!"
"Kania,,, kalau aku bilang aku menyukaimu apakah kamu akan memaafkan ku?"
Kania tak menjawab.
"Lebih tepatnya aku mencintaimu Kania!"
__ADS_1
"Jangan bercanda, aku tidak percaya. Kamu hanya ingin mempermainkan perasaan ku saja iya kan?!"
"Gak,, aku gak ada niat untuk mempermainkan kamu. Aku entah dari kapan merasakan perasaan itu?"
Kania diam.
"Setiap kali kamu menghindari aku dan selalu berkata kalau aku gila lalu kabur, hati ku sakit kenapa sampai begitu nya kamu benci aku.!"
Kania mulai merasakan sesuatu yang berubah dari dalam hati nya.
"Puncaknya ketika kamu bersama laki-laki lain, aku begitu marah dan tidak suka karena aku cemburu. Makanya aku sampai berfikir pendek melakukan berbagai cara supaya kamu mau melirik ku, bahkan aku sampai tidak menyadari kalau yang ku lakukan sangat menyakiti hati mu. Aku sangat menyesalinya."
"Maka dari itu aku mohon maaf kan aku. Dan aku ingin mengatakan Kania aku mencintaimu."
Kania kembali merasakan debaran di jantung yang aneh, dengan tenang dan bergetar.
Kenapa jantungku berdetak kencang seperti ini, apakah ini rasa kesetrum yang Ayu katakan? Tapi apakah benar, aku bagaimana mungkin bisa menyukai laki-laki ini??
"Begini ya, aku rasa apa yang kamu katakan itu bukan karena rasa yang sebenarnya mencintaiku. Tapi hanya rasa ingin memiliki saja."
"Gak Kania, aku benar-benar mencintai mu!"
"Gak mungkin, logika nya begini. Kamu seorang Kevin yang selalu di kelilingi dan tidak pernah kekurangan wanita, dan mendapatkan wanita yang mau menuruti keinginan mu, tapi begitu bertemu dengan ku yang selalu menolak mu selalu membencimu, kamu jadi merasa tertantang untuk mendapatkan nya."
"Dengan kata lain, semua itu hanya perasaan ego yang hanya tertantang ingin memilikiku. Begitu kamu mendapatkan aku dan aku luluh, setelah kamu bosan kamu akan segera membuang ku dan mencampakkan aku."
"Tidak Kania, itu tidak akan mungkin."
__ADS_1
"Sudah-sudah kita ini memang tidak pernah cocok, jadi simpan saja pernyataan cinta mu."
Kania berbalik badan hendak keluar.
"Aku bisa berjanji Kania!"
Langkah Kania berhenti "Berjanji dengan apa? Dengan uang mu, dengan hati mu, sayang nya semua itu tidak berlaku bagi ku. Aku harap jangan pernah lagi mencari ku. Hubungan kita hanya sebatas panti asuhan dan sekarang sudah selesai lama."
"Silahkan kita jalani kehiy kita masing-masing, dan jangan pernah saling bertemu."
Kania membuka pintu dan melangkah keluar. Kevin yang di dalam ruangan hanya bisa diam terpaku dengan kebingungan perasaannya.
Masa iya, perasaan ku hanya sebatas ingin memiliki? Tapi kenapa rasa itu tidak ada ketika aku bersama wanita lain. Apakah karena Kania berbeda dari wanita lain, aku jadi merasa tertantang ingin memiliki nya. Apakah benar seperti itu???
Sementara diluar Kania kembali ke meja kerja nya dengan perlahan memegangi jantung nya yang masih terus berdebar.
*Tenang Kania, ini tidak sungguhan. Tak perlu dipikirkan ucapan si gila itu, dia hanya ingin menguji mu hanya ingin tau reaksi mu. Fokus Kania, aku sudah memiliki kak Ivan laki-laki yang memang aku sukai sejak dulu.
Aku harus bisa melupakan Kevin. Harus*.
**__**
to be continued 🤭
Hadehhhh kan ribut lagi, kalau ketemu kapan akur nya sih??🙄
Sebenarnya kalian saling suka tapi gengsi, cemburu tapi gak berani untuk mengatakan. Au ah Otor pusing, masalah otor aja gk beres-beres 😂😂
__ADS_1
Jangan lupa like nya makasih.
Lope you 🍅