
Setelah pulang dari berbulan madu, Yie mulai di sibukan dengan pekerjaan nya, Miana sering menghabiskan waktu di apartement milik Yie seorang diri. Yie dan Miana memang untuk sementara waktu masih tinggal di apartement milik Yie.
Yie sedang mempersiapkan rumah beserta isi nya untuk Istri polos nya. Selama tinggal di apartement Miana mengisi waktu nya dengan belajar memasak, Ia belajar melalui tayangan y** tu**, beberapa kali mencoba dan gagal akhir nya Miana berhasil membuat menu kesukaan Yie, meskipun rasa nya tak seenak di restoran favorite Yie tapi setidak nya Miana bisa membuat hidangan itu.
Hari ini Miana akan menghidangkan masakan nya untuk Yie, Miana menata nya dengan sangat hati-hati, kemudian Miana membereskan peralatan masak yang kotor, menata dapur mungil hingga terlihat rapi dan bersih kembali.
.
.
.
Miana pun bergegas mandi karena sebentar lagi Yie akan kembali dari Kantor. Menggunakan kaos tanpa lengan dan celana pendek Miana makin terlihat seperti Gadis Remaja, lebih tepat nya Anak SMP.
__ADS_1
Saat Miana masih merapikan rambut nya yang basah, terdengar suara pintu apartement terbuka, Miana bergegas keluar dari kamar.
"Kak udah pulang, mau Miana buatkan teh atau kopi?" sapa Miana
"Kopi saja, tapi Aku bisa buat sendiri"
"Aku buatin deh tapi kasih tau takaran nya"
"Silahkan di minum kopi nya Tuan!"
"Thank you, Adik kecil Ku" Yie segera menyeruput kopi yang masih panas secara perlahan, walau rasa nya belum pas Yie tetap memuji rasa kopi buatan Miana sangat nikmat
Miana pun spontan memeluk Yie duduk di atas pangkuan nya, sehingga membangunkan sesuatu yang tertidur di bawah sana, tanpa babibu, Yie segera melahap bi**r ranum yang berada di hadapannya. Miana pun membalas nya, Miana yang tidak menggunakan bra membuat Yie dengan sangat leluasa menjamah dua bukit indah milik Miana.
__ADS_1
Kedua nya melakukan penyatuan di ruang tamu, sofa yang beralih fungsi sebagai tempat memadu kasih. Usai menuntaskan penyatuan kedua nya pun kini berniat untuk mandi, niat nya untuk mandi alih-alih malah berubah karena Miana menggoda Yie untuk melakukan lagi.
Istri polos nya itu bahkan dengan gaya kaku dan malu-malu memposisikan tubuh nya di atas, bergerak perlahan tak seirama, namun pada akhir nya Yie yang membimbing nya hingga gerakan menjadi sedikit liar dan luar biasa untuk pengalaman pertama.
Yie menggempur Istri nya hingga lemas tak berdaya. Namun betapa terkejut nya Yie saat di tengah malam Miana terbangun dan meminta Yie melakukan nya lagi dan lagi. "Ternyata Istri Ku kecanduan" dengan malu-malu menjawab "Iya".
Yie sungguh tidak menyangka pernikahan nya dengan Miana akan sepanas ini! Tuhan memang sudah mengabulkan doa-doa Yie. Karena kebiasaan nya di masa lalu yang cukup kelam, kemudian Yie meninggalkan semua kebiasaan buruk nya itu. Kini Tuhan memberikan semua nya. Kepuasan batin yang tidak dapat Ia beli. Kini Ia dapatkan seutuh nya dari Istri polos nya Miana.
Ketika memasuki usia pernikahan yang ke 5 bulan, Miana mendadak demam, pusing dan mual-mual. Yie pun segera membawa Miana ke dokter untuk di periksa, hasil nya Miana positif hamil. Mendapat kabar kehamilan Miana, kedua Orang Tua Yie dan Miana sangat senang sekali.
Selama kehamilan Yie sudah di peringatkan oleh dokter Airin untuk menjaga intensitas saat penyatuan. Yie di larang meminta yang terlalu berlebihan. Arti nya Yie akan berusaha sekuat tenaga, jiwa dan raga untuk menahan semua godaan saat melihat dan berdekatan dengan Miana.
Nasiiiib oooh nasib.
__ADS_1