
Jangan lupa like, komen n vote yaaaa vote yang banyak ya gratissss.😘
Happy Reading
***___***
"Terimakasih kamu selalu ada disaat aku sedang butuh teman untuk bercerita." ucap Kania.
"Aku kan selalu ada, tapi kamu nya aja yang gak mau cerita."
"Maaa.."
"Ssstttt udah sekarang kamu sementara istirahat disini dulu disini. Disana ada kamar tamu, kamu tenangin diri dulu disana."
Kania mengangguk.
******
Keesokan paginya...
Suasana kantor Pusat Apple Group.
Diruang Presdir Kevin sedang duduk dengan muka tegang menatap berkas yang baru saja diberikan oleh dua karyawan nya yang sedang berdiri menunduk.
Tiba-tiba
Kevin melempar berkas ke arah karyawan nya.
"Apa-apaan ini..!!!!! Laporan apa ini!!! salah semua..!!!! Kalian bisa kerja gak sih...!!!! Saya gak mau tau ganti laporan ini sampai sempurna saya tunggu sampai sore, kalau masih belum juga kalian pulang dan tidak perlu datang lagi.." bentak nya.
"Baik pak.." karyawan itu pun segera keluar.
Andri masuk kedalam setelah kedua karyawan itu keluar, "Ya ampun Vin, Lo kenapa sih? malah jadi marah-marah gini. Kalau Kania tau Lo ngamuk kek gini, pasti Kania bakal komen apa yaaa..?!"
"BISA DIAM GAK..!!"
"Gua yakin Kania pasti bakal bilang, kamu jangan seenaknya dong sama karyawan, jangan mentang-mentang kamu punya kuasa jadi memanfaatkan kekuasaan mu." kata Andri lagi.
__ADS_1
"KELUAR..!!"
"Haduhhhhh ngeriiii makkkk..." ledek Andri lalu keluar.
"Hai kakak menyebalkan," sapa Liza dari belakang punggung Andri yang sedang menutup pintu.
"Liza imut amat hari ini," batin Andri.
"Eh ada si cantik,, Haiiii ngapain kesini? tumben mau ketemu kak Andri yaaaa." goda nya.
"Idih, ya gak mungkin lah, Aku mau ketemu kak Kevin, ada kan di dalam?"
"Aduuuuhhhh jangan sekarang deh ketemu sama Kevin?"
"Kenapa?"
"Kevin lagi bertanduk hari ini, nanti kamu malah kena sembur loh."
"Kena sembur? kaya naga aja."
"Gak mau,, Liza mau ketemu kak Kevin."
"Ngeyel amat sih,"
"Kak Andri tenang aja, Liza gak bakal ganggu kak Kevin ko, Liza bakal jadi anak baik."
"Tetep aja Liza, Kevin tuh hari ini lagi dapet."
"Dapet apa?"
"Dapet mens jadi marah-marah mulu."
"Ah kak Andri ada-ada aja. Udah awas aku mau masuk."
"Jangan masuk Liza."
"Kenapa sih aku itu mau ketemu calon suami aku, masa gak boleh masuk!"
__ADS_1
"Hah.. calon suami..."
Pintu terbuka "Ada apa sih? Berisik amat, suara kalian tuh kedengaran sampe ke dalem tau, Berisik." kata Kevin.
"Kak Kevin,,, Liza datang mau nemenin kakak, boleh kan?"
Diam.
"Padahal Liza gak akan ganggu kerja kak Kevin loh, eh masa sama kak Andri Liza gak boleh masuk nyebelin kan." ucapnya lagi sambil bergelayut di lengan Kevin manja.
Tatapan wajah Kevin masih sulit di tebak.
"Kak Kevin, kita makan siang yuk, temenin Liza makan" pintanya.
Tiba-tiba, dengan gerakan cepat Kevin menarik tangan nya dengan sekali hentakan, Liza kaget.
"Kalau kamu laper pergi makan sendiri sana, atau kamu pergi makan sama Andri sana. Aku sibuk.!!!" jawab Kevin ketus lalu berbalik masuk kedalam ruangan nya.
Liza melongo diam memandang pintu yang sudah tertutup.
"Ehmmm neng Lizaaaa,, ayo mau makan ya kak Andri temenin, kak Andri juga laper." bujuk Andri yang berdiri dibelakangnya.
"Kenapa kak Kevin marah-marah sama Liza ya? emang apa salah nya Liza? perasaan Liza gak ganggu kerja kak Kevin, Liza juga bersikap baik. Kenapa kak Kevin bentak Liza dan marah?!" gumam Liza pelan.
"Liza gak salah apa-apa ko, cuma mungkin emang Kevin hari ini lagi banyak kerjaan."
"Apa kak Kevin benci ya sama Liza." balas Liza menengok ke arah Andri dengan mata berkaca-kaca dan mulai jatuh ke pipi.
Deg..
****____****
to be continued 😂😂
Kasian Liza, gak tau apa-apa jadi korban kemarahan Kevin.
Jangan lupa like, jempolnya tencu
__ADS_1