Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Sehat dan Malu


__ADS_3

Happy Reading 😘


***__***


Kevin...


Kalau disini ada Kevin, berati aku ada di apartemen Kevin dong. Iya pantesan aja aku seperti gak asing sama tempat ini tapi agak lupa juga sih.


"Vin...Kevin... bangun udah siang!" seru Kania sambil mencolek lengannya.


Nih orang gak bergerak pingsan apa tidur beneran sih.


Kania membungkuk sedikit bersiap teriak.


"Kevinnn.... bangunnn... kamu gak berangkat kerjaaaaaa....!!!!!" teriak Kania


Dengan kaget Kevin pun terbangun dan bingung.


"Ha-ha-ha... makanya kalau tidur jangan kaya orang mati. Sekalinya di teriakin kaget kan, ha-ha-ha" ledek Kania.


"Ooooh jadi kamu yang jail ya, emang udah enakan badannya?"

__ADS_1


"Enakan emang aku kenapa?"


"Kamu gak sadar ya, kamu itu demam. Baju mu basah semua, abis mandi hujan dimana? kaya anak kecil aja masih mandi hujan."


"Ko tau sih kalau aku habis hujan-hujanan? Kemaren itu aku bertemu kak Ivan dan kita akhirnya memutuskan hubungan kita. Dia mau pergi ke Paris dengan Asti." ucap Kania pelan.


"Kamu sedih?"


"Aku bahagia akhirnya kak Ivan menemukan wanita yang benar-benar mencintai dia. Tapi aku merasa bersalah karena sebenarnya kan aku yang lebih dulu mengkhianati dia dengan menerima kamu."


"Sssssttttt itu bukan salah kamu, kita gak pernah tau kemana perasaan membawa kita. Kamu akhirnya menerima aku itu karena kamu sudah bisa jujur dengan dirimu sendiri. Sementara Ivan akhirnya melepaskan kamu, ya mungkin itu pilihan yang dia pikir baik untuk dia dan kamu."


"Mau sampai kapan kamu terus merasa bersalah, kadang kenyataan itu memang pait dan mungkin bisa menyakiti hati orang lain, tapi dengan kamu jujur pada hatimu itu lebih baik setidaknya itu bisa membuat Ivan berfikir kalau kenyataan bisa membuat bahagia meski pahit."


Kania menunduk sedih.


"Udah gak usah sedih, kamu gak laper apa? Aku ajak kamu makan di luar ya. Kamu siap-siap ganti baju mu, karena aku juga mau siap-siap." berbalik badan.


Ganti baju?? dengan cepat Kania menunduk melihat pakaian yang sekarang dia kenakan sudah berubah dari pakaian sebelumnya.


"Heiii tungguu.. kenapa baju ku jadi begini? siapa yang mengganti bajuku? Jangan bilang kalau kamu yang mengganti nya ya?" seru Kania.

__ADS_1


Kevin akhirnya berhenti dan memutar tubuhnya "menurutmu siapa lagi kalau bukan aku yang mengganti baju basah mu itu?"


Dengan wajah malu dan memerah "Hah!! dasar mesum kamu memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ya, bisa-bisanya orang sakit di manfaatkan.!" omel Kania


"Ha-ha-ha... kamu jangan pura-pura lupa aku bisa melakukan lebih dari hanya sekedar menggantikan baju mu loh. Apa kamu mau mengulangnya kembali he-he-he.."


Dengan cepat Kania melemparkan bantal ke wajah Kevin "jangan harap ya, mimpi aja sana. Cepat keluar ganti baju mu atau aku akan marah!!!"


"Ha-ha-ha iya iya,, uuuuu aku takut deh kalau singa sudah bangun." Kevin memegang handle pintu dan membukanya lalu keluar masih dengan tawanya.


Dasar mesum, masa sih beneran dia yang gantiin baju basah ku? Haduh mamaaaa semoga si gila itu gak mengambil kesempatan kedua kalinya.


Mama semoga ini pilihan yang tepat untuk ku dengan menerima si gila mesum itu jadi pacarku.


Beranjak turun dari kasur menuju kamar mandi yang ada didalam kamar itu.


**__**


to be continued 🤭


Jangan lupa like jempolnya ya 😘

__ADS_1


__ADS_2