Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Bonus 1. Menikah


__ADS_3

Happy Reading


****____****


Mobil mewah memasuki halaman rumah keluarga Pratama memutari air mancur yang berada di tengah halaman. Pintu mobil dibuka oleh asisten.


"Permisi saya ingin bertemu dengan kakek dari Kevin Pratama!!" ucap nya langsung.


"Maaf anda dengan siapa?" tanya asisten keluarga Kevin.


"Bilang aja, kalau keluarga Seto datang."


"Baik Silahkan masuk, saya akan kedalam memberi tahu."


***


"Tuan di ruang tamu ada pria dari keluarga Seto ingin bertemu!"


"Hahhhh..!!! apa katamu keluarga Seto datang." kakek kaget.


"Iya tuan, sekarang sedang menunggu di ruang tamu."


"Haduhhhh,,, kenapa gak bilang dari tadi, segera berikan suguhan paling istimewa."


"Baik tuan."


Kakek Kevin pun berjalan keluar menuju ruang tamu menghampiri tamu nya. Begitu melihat pemilik rumah datang, sang tamu berdiri.


"Selamat datang di kediaman Pratama, anda perwakilan dari keluarga Seto."


"Yaaa, saya Jimmy Seto anak dari Bramantyo Seto yang juga kakak dari Kania Seto atau yang dikenal dengan nama Kania Pratiwi."


Sang kakek tercengang.


"Kakek kenapa? kaget?!"


"Aaaahhhh Kania anak Bramantyo Seto, mafia terkenal di Italy. Astagaaaa"


"Sudah cukup kaget nya ya kek, saya datang kesini hanya ingin tau apakah benar kakek tidak menyetujui cucu kakek menikah dengan adik saya?"


"Eeeeeee,,, tidak tidak,, bukan tidak menyetujui. Awalnya memang tidak setuju..."


"Karena yang kakek tahu Kania anak yatim piatu kan, tidak jelas asal usulnya gitu kan."


"Tapi saya sudah bilang ke cucu saya, bahwa saya akan menyetujui siapapun pilihan Kevin. Meskipun itu bukan Kania tetap akan saya setujui, karena Kevin baru saja membuka mata dan pikiran saya bahwa cinta tidak bisa di paksakan."

__ADS_1


"Bagus kalau kakek akhirnya sadar dan menyetujui Kania menikah dengan Kevin."


"Apa lagi setelah kakek tau bagaimana keluarga Kania, kakek semakin menyetujui."


Wahh,, Kevin kamu emang cucu kakek yang paling hebat lah bisa dapet perempuan anak mafia ternama, terkenal, terkaya, dan dihormati di Italy. Siapa yang gak kenal Bramantyo Seto, bukan hanya Italy, hampir seluruh negara besar kenal dengan Bramantyo Seto, yang sekarang di pegang kendali oleh Jimmy Seto.


"Jadi kapan kita akan melangsungkan pernikahan mereka?"


"Secepatnya,, kalau bisa besok gak pa pa."


"Oiya ada satu lagi permintaan saya. Anak pertama nanti yang akan lahir harus memakai nama dari keluarga Kania yaitu Seto."


"Tapiiii...."


"Kakek mau membantah..?"


"Tidak-tidak baiklah saya akan setuju, hanya anak pertama ya, anak kedua dan seterusnya memakai nama keluarga Pratama."


"Terserah kakek, atur aja. Baiklah kalau begitu saya permisi."


"Baik,, terimakasih semoga pernikahan nya segera terlaksana"


*****


Sebulan kemudian...


"Hemmm,,, jam berapa sih ini?"


"Udah jam 5 pagi kak,, ayooo siap-siap. Hari ini kakak menikah."


"Astaga lupaaaa.." Kania segera bangun kaget.


"Tapi kakak gak lupa kan, siapa calon suami nya?!" ledek Liza.


"Ya kalau itu sih, gak akan lupa lah. he-he-he."


"Pelayannnn,,," teriak Liza.


Tiga orang pelayan masuk kekamar.


"Iya Nona,,,"


"Kalian mandikan kak Kania sampai bersih, lalu dandani dia seperti ratu."


"Baik Nona,"

__ADS_1


Liza keluar.


"Ehmmmm,,, kayanya kalau mandi saya bisa sendiri deh he-he-he gak usah dimandiin yaaa."


"Oke Nona, mandi di dalam bathtub yang sudah kami sedia kan ya, setengah jam kemudian kami bantu bersiap."


"Okey lah kalau begitu."


*****


Acara Pernikahan


"Saya terima nikah dan kawin nya Kania Seto dengan mas kawin tersebut tunai." penghulu.


Dengan sekali tarikan nafas Kevin lancar mengulang ucapan penghulu.


"Bagaimana sah..?"


"Sah..Sah.." teriak para saksi.


Acara Ijab Kabul berjalan lancar, di lanjutkan dengan acara resepsi.


"Vin,, aku males deh resepsi mewah. Kita kabur aja yuk."


"Sayang, jangan lah kakak mu, kakek, mami sudah mempersiapkan ini semua buat kita. Kita jalanin aja ya biar mereka senang."


"Ya udah dehhh.." Kevin membimbing Kania menuju pelaminan.


Tak lama suara ramai heboh, acara resepsi outdoor ramai dengan sorak sorak para tamu undangan.


Ternyata diatas langit beberapa pesawat terbang dan mengukir kalimat KANIA ANAK MAFIA HEBAT dengan kepulan asap pesawat, membuat semua tamu berdecak kagum.


Sementara Kania hanya geleng-geleng kepala aja.


"Aku masih gak nyangka kalau istriku ternyata anak seorang mafia terkenal."


"Jangan kan kamu, aku aja gak yakin. Jangan-jangan dia salah orang kali ya."


"Kaniaaaa,,,"


"Ya abisnya aku gak biasa sama hal-hal mewah macam ini."


"Kedepannya kamu harus mulai terbiasa ya."


"Liat nanti aja,"

__ADS_1


****____****


__ADS_2