
Happy Reading 😘
**__**
Maaf kan Nia kak, karena sebenarnya Nia lah yang sudah mengkhianati cinta tulus kak Ivan. Nia sudah menerima cinta Kevin.
Maafkan aku Nia, tidak bisa menjagamu lagi. Semoga pria itu bisa menggantikan posisiku untuk menjagamu dan kamu bahagia dengan nya.
Kedua manusia yang saling memunggungi dan pergi meninggalkan satu sama lain, saling menyalahkan diri masing-masing. Hujan masih mengguyur semakin deras, Kania yang sadar pun segera berjalan meninggalkan taman setelah sesaat menoleh melihat sosok Ivan sudah tak lagi terlihat.
Berjalan pelan menuju kost an, air mata yang jatuh sama sekali tak terlihat tertutup oleh derasnya hujan. Membuka pintu kamar, masuk kedalam dan jatuh terduduk di sisi ranjang.
Mama,, sekali lagi aku merasakan kehilangan seseorang yang penting dalam hidupku setelah mama. Aku menyukai kak Ivan sejak dulu mah, tapi sekarang dia akan meninggalkan aku mah. Apakah ini hukuman buatku karena mengkhianati cinta tulus kak Ivan???
Aku memang menyukai kak Ivan, tapi itu dulu seiring berjalan nya waktu hati ku hanya merasa dan menganggap nya sebagai kakak yang peduli dan perhatian. Apakah aku salah mah jika aku menyukai pria lain??
Kak Ivan, semoga kakak selalu bahagia dimana pun kak Ivan berada. Doa ku akan selalu menyertai kak Ivan.
Dengan badan yang basah kuyup dan tanpa sadar Kania merambat keatas kasur dan dia pun tertidur.
***
Keesokan harinya...
Kantor Pusat Apple Group
Kemana si landak kenapa jam segini belum juga datang sih?
Tok..Tok..Tok..
Suara ketukan dari luar dengan cepat merubah mimik muka Kevin dari lesu menjadi semangat, pintu terbuka sebuah kepala melongo kedalam. Kevin yang melihat itu adalah Andri refleks menghembuskan nafas.
__ADS_1
"Permisi pak, sudah siap metting hari ini pak?" tanya Andri cepat tapi begitu melihat raut wajah Kevin yang tak bersemangat Andri menatap sekeliling.
"Loh kemana mbak Kania? dia belum datang?" tanya Andri lagi.
"Wah parah Lo Vin, di apain lagi itu si Kania sampe gak masuk kerja, jangan galak-galak napa jadi cowok." ledek Andri
Tapi yang diledek hanya diam tanpa ekspresi mirip tv Led.
*Kemarin harusnya Ivan sudah berbicara dengan Kania, aku sengaja tidak menghubungi Kania supaya mereka bisa menyelesaikan urusan mereka. Tapi kenapa jadi gak masuk kerja, apa terjadi sesuatu kemarin?
Kania bukan tipe wanita pemalas, jadi sekalipun ada masalah dia pasti bakal kerja. Kecuali kalau diaaaa*.....
Kevin pun berdiri mengambil jas nya dan berjakan ke pintu.
"Mau kemana lu??" tanya Andri
"Gue mau ke kost an Kania bentar."
"Mundurin aja jadwal nya, gue takut Kania kenapa-kenapa!" Kevin pun segera berlari. Sementara Andri hanya bisa menggeleng kepalanya.
***
Mobil berhenti di depan kost an Kania, terlihat jalanan yang masih basah akibat hujan deras kemarin. Dengan langkah cepat Kevin membuka handle pintu dan terbuka.
"Astaga Kania dasar ceroboh, sampe pintu pun gak di kunci. Kalau dia di culik atau ada orang yang berbuat jahat gimana ckckck Kania..Kania.." keluh Kevin sedikit kesal.
Didalam kamar mata langsung kearah kasur, disana Kevin melihat gundukan besar tertutup selimut. Dihampiri dan di buka selimut yang menutupi seluruh badan yang berada didalam nya. Nampak Kania dengan tubuh menggigil dan keringat bercucuran.
"Astaghfirullah Kania,,, hei Kania bangun..!!" panggil Kevin sambil menempelkan telapak tangannya ke dahi.
"Ampun dia demam, bajunya basah begini apa dia abis ujan-ujanan kemarin." Kevin mengangkat tubuh Kania dan membopongnya keluar menuju mobil untuk ke rumah sakit.
__ADS_1
Apa yang kemarin terjadi, dimana mereka berbicara.
Mobil segera meluncur cepat.
**__**
to be continued 🤭
Makasih yang sudah like n komen ya
Makasih juga yang sudah ngasih vote n gift ya
*Cinta mengapa singgah di hati ku
Kau salah memilih tempat dan waktu
Tak tahan aku menahan rasa
Aku tersiksa...
Cinta galau aku menimbang
Rasa kuuuu atau sahabat ku..
Pantaskah ku abaikan
Hati yang menangis merindukan muuuu*...
Seee next time 😘😘
❤️U🍅
__ADS_1