
Happy Reading 😘
**__**
"Apa yang mau Lo lakukan Vin?"
"Entahlah yang jelas gue harus memastikan dan menanyakan alasannya pada Cynthia tapi tidak sekarang mungkin lusa gue akan mengajak dia ketemuan."
"Okelah, tapi menurut gue Cynthia suka deh sama Lo."
"Gak tau lah stop bahas itu, apa hari ini ada jadwal metting?"
"Ada lah, 15 menit lagi mulai yuk, kayanya tadi klien udah dateng deh."
"Ya udah siapain materi nya."
***
Keesokan harinya, di hari Jumat di ruang kerja Cynthia.
"Halooo Cynthia kamu apa kabar?" suara Kevin terdengar di ponsel Cynthia yang begitu dering pertama dengan cepat ditekan tombol terima.
"Halooo juga Vin, tumben kamu telpon aku ada apa?"
"Gak pa pa, aku cuma mau ngajak kamu ketemuan aja besok bisa kan, di cafe biasa aja."
Cynthia diam lalu "Okey besok aku datang jam berapa?"
"Jam 10 siang aku tunggu ya, sampai besok!"
__ADS_1
"Oke byeee." Cynthia meski sudah berpamitan masih saja menempelkan ponselnya di telinga.
Kevin ingin bicara apa ya? pasti tentang foto kemarin. Baiklah sudah saatnya kamu tau Vin.
****
Esoknya Hari Sabtu jam 10 Siang
Mobil Kevin terparkir manis di area parkir Cafe begitu mobil Cynthia memasuki halaman cafe dan parkir disebelah mobil Kevin.
"Tumben on time he-he-he kayanya ada yang sangat-sangat ingin tau." gumam Cynthia.
Keluar dari mobil dan berjalan memasuki Cafe, matanya mencari dan melihat seorang Kevin melambaikan tangannya memberitahu dimana dia duduk. Cynthia berjalan menghampiri dan ingin memeluk tapi Kevin menolak.
"Maaf aku lagi kurang fit, aku gak mau kamu tertular. Silahkan duduk."
"Mau minum apa?"
"Samain aja." jawab nya singkat.
Kevin mengambil gelas kecil yang ada disebelah botol wine dan menuangnya untuk Cynthia.
"Kamu apa kabarnya, udah lama banget kayanya kita gak hangout bareng. Inget gak jaman dulu kuliah pertama kali aku kenal kamu yang masih tomboy dengan rambut bondol mu ha-ha-ha"
"Gak usah ungkit masa lalu juga lah. Toh akhirnya aku bisa berubah menjadi lebih feminim."
"Iya bener penampilan mu memang sudah berubah tapi aku pikir sifat mu tidak akan berubah makanya aku menganggap mu beda dari wanita yang lain, aku merasa kamu teman yang pas buat ku bercerita tentang apa saja. Tapi ternyata aku salah penampilan mu berubah bersamaan dengan sifat mu juga, aku mulai kecewa."
Deg
__ADS_1
"Apa maksudmu, langsung aja ke intinya jangan berbelit-belit, kamu mau bicara apa?!" tanya Cynthia
"Kenapa kamu melakukan itu Cynthia, apa maksud mu mengambil foto saat Kania pingsan dan menyuruh orang mengirim kepadaku?"
"Huft,,, sudah ku duga kamu akan bertanya soal ini. Aku dulu mungkin malu untuk berjalan disamping mu Vin sampai aku berjuang merubah penampilan ku supaya kamu bisa melihat ku sebagai wanita yang cantik yang pantas untuk mu." cerita Cynthia.
"Kamu gak tau kan kalau dari sejak dulu aku menyukaimu, aku selalu mengamati dirimu setiap kamu dekat dengan para wanita. Dari dulu sejak kamu masih playboy aku sudah menyukaimu. Tapi aku tidak ambil pusing dengan mu yang sering gonta-ganti pasangan, karena aku yakin setelah aku bisa berubah dan sukses aku pasti bisa berada disisi mu."
"Sampai akhirnya kembali dari luar negeri demi ingin mendapatkan hati mu, tiba-tiba kamu malah menelepon ku dan mengatakan bahwa aku harus membantu mu menolong seorang wanita yang sakit, aku harus membantu mu menyembunyikan identitas mu demi menyumbang panti asuhan, bahkan kamu sampai rela meminta bantuan ku supaya aku mau mengajari dan memperkerjakan Kania di butik ku. Kamu gak tau kan gimana rasa nya hati ku saat itu???"
"Hah... maaf kan aku Cyn aku tidak tau kalau kamu mempunyai perasaan terhadap ku."
"Bahkan ketika aku mengirim foto dan memprovokasi mu, kamu masih saja memikirkan Kania. Aku benar-benar merasa seperti pecundang. Usahaku sia-sia."
"Jadi kamu sengaja?"
"Ya, aku sengaja melakukan itu, aku sengaja membuat hubungan kalian berantakan demi apa demi membalas sakit hatiku. Aku cukup senang akhirnya hubungan kalian agak renggang, tapi hati kecilku pun menolak aku untuk merasakan bahagia atas apa yang ku perbuat."
"Aku minta maaf Cyn"
"Sudahlah sepertinya aku memang benar-benar kalah oleh Kania. Sepertinya aku memang akan selamanya menjadi temanmu dan tak akan bisa naik menjadi kekasih mu. Sekarang aku malah merasa aku sungguh memalukan dengan apa yang sudah aku perbuat. Aku minta maaf."
Cynthia pun meminum wine dengan sekali teguk.
"Aku sudah menjawab semua pertanyaan mu, bahkan aku juga sudah mengatakan isi hatiku. Jangan khawatir aku sadar diri, aku bukan wanita yang suka merebut milik orang lain. Aku rasa cukup Terimakasih undangan nya, aku pamit. semoga kamu bisa bahagia dengan Kania." Cynthia meletakan gelas nya dan berdiri berjalan meninggalkan Kevin yang hanya diam.
***__***
to be continued ðŸ¤
__ADS_1