
Happy Reading 😘
**__**
Kania benar-benar berjalan tanpa menoleh lagi ke belakang meninggalkan rumah sakit, meski dalam hatinya berharap kak Ivan akan menghampiri nya.
*Apakah kak Ivan kini sudah menyadari kepada siapa cinta nya seharusnya? Kak Ivan memang berhak mendapatkan cinta dari seorang wanita yang dengan tulus mencintainya seperti Asti. Kak Ivan pasti akan senang dan bahagia.
Tapi kenapa sedih ya,,,
Kania, ya aku gak boleh egois. Aku harus memikirkan perasaan kak Ivan daripada dengan ku lebih bagus dengan Asti*.
Berjalan menuju halte dan duduk diam disana.
Apakah aku harus kembali ke kantor dan bertemu lagi dengan si gila itu? Lebih baik tidak untuk hari ini.
Memandang cincin yang masih melingkar di jari nya "sudah saat nya cincin ini aku kembalikan, tunggu waktu yang tepat lah."
Kania melepaskan cincin dari jari tangan nya dan memasukkan nya kedalam tas. Lalu berdiri setelah melihat taksi yang akan melintasi dari kejauhan.
"Mau kemana mbak?" tanya supir begitu Kania sudah masuk didalam nya.
Kemana ya,, aku males pulang ke kost an, males ke tempat kerja juga, kemana yaaa???
"Haloooo mbak, mau diantar kemana?" tanya supir taksi.
"Ke Panti asuhan Cinta Kasih pak!"
__ADS_1
"Baik,,, wah mbak nya rajin main ke panti asuhan ya dermawan sekali."
"Bukan pak, saya hanya rindu rumah."
Taksi meluncur dengan kecepatan sedang, suara musik tipis syahdu menemani perjalanan Kania menuju panti asuhan.
Panti Asuhan Cinta Kasih
"Mbak udah sampai."
"Oh iya maaf saya melamun, berapa pak ongkos nya?"
"Dua ratus dua puluh ribu mbak."
"Ini pak, silahkan ambil saja kembalian nya." Kania pun membuka pintu dan turun.
"Kak Kaniaaaaaa" seru beberapa anak berlari ke arah Kania dan memeluk nya.
"Adek sayang, sebentar ya kakak mau ketemu dengan Bu Alfi dulu, nanti kakak main dengan kalian ya." jawab Kania.
"Iya kak."
Kania berjalan masuk kedalam setelah mengucapkan salam.
"Kania sayang anak ibu." sapa Bu Alfi
"Maaf ya Bu, aku baru sempat datang. Ibu apa kabar?"
__ADS_1
"Alhamdulillah ibu baik Nia, kapan pun kamu mau datang silahkan datang, pintu panti ini selalu terbuka untuk mu, tapi kamu ko agak kurusan ya? Kamu gak makan ya?"
"Makasih bu. Masa sih Bu aku kurus, aku makan ko."
"Pasti karena kamu lagi banyak pikiran ya?"
"Biasa aja Bu."
"Oiya Nia, kebetulan banget kamu datang hari ini. Ibu sedang kedatangan tamu spesial juga hari ini."
"Tamu spesial siapa Bu?"
"Ada,.ayo ikut ibu ke taman belakang ibu kenalkan. Tadi sih dia sedang ngobrol dengan beberapa anak panti."
Bu Alfi dan Kania masuk kedalam ruang tengah melewati meja makan mungil sampai tiba di pintu belakang yang sedang terbuka. Nampak tak jauh dari sana di sebuah balai bambu seorang pria dengan pakaian jas lengkap duduk di kelilingi beberapa anak kecil. Terlihat akrab dan seru disela percakapan mereka diisi dengan tawa.
Hah... Kevin
**__**
to be continued 🤭
Wkwkwkw ini mah mau nya author Kania m Kevin ketemu mulu 😂
Jangan lupa selalu like kalau habis baca ya,,,
Jangan lupa klo comot kotak promo wajib mampir dan tinggalkan jejak.😂
__ADS_1
Yang sudah jadi pembaca setia makasih ya. Lope you 🍅😘