Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Bertemu


__ADS_3

Happy Reading


***___***


Akhirnya dalam sebuah ruangan yang dipertemukan dengan tidak sengaja dua wanita itu pun bingung dengan pikirannya masing-masing. Kania yang akhirnya berbohong mengaku sebagai sekertaris Kevin, sementara Liza menyebutkan dirinya sebagai tunangan.


"Ehmmm sekretaris,,, bisa kita ngobrol aku bosan menunggu seperti ini."


Kania menoleh dan mengangguk.


"Ada apa?"


"Kita belum berkenalan? siapa namamu?"


"Panggil saja aku Kania."


Kania,,, namanya seperti pernah dengar.


"Oiya, waktu di Jerman aku pernah nonton film dan jalan ceritanya itu tentang anak yatim piatu yang namanya juga sama dengan mu, dekat dengan pengusaha sukses dan tampan."


Hah,,,!!! Kania menunduk sedih.


"Eeehhh,,, maaf bukan menuduh mu. Aku hanya cerita film yang pernah aku lihat dulu, kebetulan namanya sama dengan mu.


"Iya gak pa pa."


"Aduh lama sekali ya kak Kevin itu datang, aku ini di jodohkan oleh papa dengan kak Kevin, aku lihat wajah kak Kevin yang tampan aku lalu suka, dan berusaha menjadi tunangan yang baik." cerita Liza

__ADS_1


Jarum jam terus berdetak berputar hingga waktu pun terus berganti. Kedua wanita itu melanjutkan obrolan santai.


Dua jam kemudian...


Mobil sudah kembali masuk area halaman parkir kantor pusat Apple, setelah mematikan mesin dan membuka pintu keluarlah dua pria, pemilik dan asisten nya.


"Gimana ini Liza gak ketemu juga?!"


"Iya, gua udh telpon orang villa, Liza emang gak kesana. Gua cek hotel juga gak ada."


"Bikin repot aja deh, kemana lagi tuh anak. Kalau sampai gak ada kabar mau gak mau lapor polisi dah. Alamat dapat ceramah dari mami dan kakek ini mah."


Tak lama wanita yang sepertinya seorang resepsionis berlari keluar ketika melihat bos nya datang.


"Pak Kevin, maaf saya membiarkan seorang wanita yang mengaku sebagai tunangan bapak masuk dan menunggu di ruangan bapak."


"Wanita itu hanya bilang sebagai tunangan bapak."


"Apa dia berambut pirang?" tanya Andri


"Iya pak betul, badan nya mungil rambut nya pirang dan membawa koper, dia tadi yang ngobrol dengan pak Andri lalu pergi."


"Ooooh,,, Hah Apaaaa dia ada di ruangan saya!!!" kaget setelah sadar lalu buru-buru berlari masuk.


"Ya sudah gak pa pa, teruskan pekerjaan mu terimakasih." ucap Andri.


Kevin bergegas menuju lift diikuti Andri yang juga berlari mengejar.

__ADS_1


"Aduh semoga Kania sudah pulang, jangan sampai mereka bertemu dulu deh. Kenapa jadi begini sih.!!"


"Sabar Vin, jangan panik."


"Aduh gimana gak panik, gua khawatir kalau sampai mereka ketemu gimana?!"


Pintu lift terbuka, Kevin keluar lebih dulu berjalan cepat ke ruangannya.


Membuka pintu dan melongo heran, melihat Liza dan Kania bisa bicara akrab bahkan sesekali mereka tertawa.


Loh ko bisa???


"Lizaaaa!!!" panggil Kevin kesal


Bersamaan kedua wanita itu menoleh.


"Kak Kevin,,, lama sekali kembalinya, Liza udah menunggu lama loh disini." jawab nya sambil berlari memeluk Kevin.


Kania hanya diam melihat Liza yang dengan santai berlari dan memeluk Kevin, didepan matanya. Kania hanya bisa menunduk.


Kevin kaget yang tiba-tiba dipeluk, dia melirik Kania dan melihat Kania menunduk diam.


***___***


to be continued


Kasian amat sih Kania,,, aduh gimana ya reaksi Kevin mengatasi nya?

__ADS_1


Semoga kita semua selalu sehat agar bisa beraktivitas lancar ya. dan Jangan lupa like n komen nya ya... terimakasih


__ADS_2