
Happy Reading
****___****
Sementara di Panti.
Pria itu mengeluarkan selembar foto dari dalam saku jas nya.
"Apa ibu kenal dengan foto wanita yang ada di foto ini?" tanya pria tampan itu.
"Ini bukannya mama nya Kania?"
"Ya benar sekali, beliau ini juga mama ku."
"Jadi maksudnya siapa anda sebenarnya.?!" ibu panti masih bingung.
"Jadi begini Bu, saya akan cerita sedikit intinya saja. Saya ini adalah anak angkat dari ayah nya Kania. Ayah Kania sebelum dia meninggal memberikan wasiat bahwa saya harus menemukan adik saya si Kania ini dan membawanya pulang."
"Tapi menurut informasi polisi saat kecelakaan itu terjadi kedua orang tua Kania meninggal bersamaan.?"
"Kalau soal itu saya tidak tahu menahu Bu, tapi sebentar mungkin surat wasiat ini bisa membuktikannya." kakak Kania mengeluarkan selembar amplop didalam nya berisi surat dan foto.
Bu Alfi menerima dan membuka amplop itu dan melihat foto Kania bayi bersama ibu dan seorang pria yang sudah dipastikan itu ayah nya.
"Bagaimana Bu, apakah ibu sudah percaya kalau saya ini kakak Kania?"
"Iya,, saya tidak menyangka jika Kania ternyata masih memiliki keluarga. Saya senang sekali mendengar nya, tapi Kania sudah lama tidak datang ke panti."
"Apakah ibu tau dengan siapa Kania berteman?"
"Yang saya tahu, Kania memiliki seorang kekasih yang bernama Kevin Pratama, presdir dari Apple Group."
"Presdir Apple Group, oke juga pilihan nya. Baiklah Bu, saya kira saya harus pamit jika memang Kania datang ke sini sampaikan aja kalau saya datang mencari nya."
"Oh iya baik, akan saya sampaikan."
Pria itu berpamitan dan pergi dari panti meninggal ibu panti yang masih agak bingung nampak nya.
"Kemana kita sekarang bos?!"
__ADS_1
"Cari tau dimana Kania berada sekarang juga!"
"Siapp!" asisten segera mengintruksikan untuk mencari tau keberadaan Kania. Tak butuh waktu lama informasi pun datang.
"Bos,,, ternyata Kania ada di Jerman Bos. Dia ada di kediaman keluarga Pratama."
"Ngapain anak itu disana, cepat perintahkan orang untuk menunggu sampai Kania keluar dan segera bawa Kania pulang."
"Siap bosss!!"
Asisten menelepon seseorang, memerintahkan untuk membawa Kania pulang begitu Kania terlihat keluar dari Jerman."
****
ITALY
Di sebuah kamar yang di masukin cahaya matahari dari luar jendela membuat Kania yang akhirnya tersadar.
"Heh,,, kamar siapa ini? Ini bukan apartemen Ayu. Astaga aku baru ingat setelah keluar dari rumah Kevin ada seseorang yang membekap ku. Wah aku diculik...!!" Kania mulai agak panik.
"Aku harus cari cara untuk kabur, lewat mana ya?" menatap sekeliling sekiranya ada yang bisa di lalui untuk kabur.
Tapi sayang kamar itu hanya memiliki satu pintu, dan pintu itu terbuka.
"Nonaaa,,, kenapa kamu panggil saya Nona? Dimana saya sekarang?"
"Mohon tenang Nona, kami tidak bermaksud jahat dengan Nona. Nona berada di rumah nona sendiri."
"Hahh rumah ku? sejak kapan aku mempunyai rumah se mewah ini? Jangan bercanda biarkan aku pergi!" Kania hendak bangun dari kasur.
Tak lama seorang pria tampan dengan rambut panjang di ikat dan yang pasti berjas mewah masuk kedalam kamar.
"Anton tinggalkan kami berdua."
"Baik Bos..!!"
"Selamat pagi Kania, maaf jika anak buah ku membawa mu dengan cara kasar. Perkenalan aku adalah kakak mu. Jimmy Seno."
"Apaan sih, kakak dari mana? Aku ini anak yatim piatu jadi mana mungkin aku punya kakak."
__ADS_1
"Memang benar, aku adalah kakak mu. Kakak angkat mu. Dulu sekali Ayah kandung mu membawa ku ke rumah ini dan menjadikan ku anak nya demi untuk menjaga mu. Tapi masalah terjadi sejak kamu lahir, dan ibu mu pun dengan terpaksa membawa mu pergi jauh dari ayah mu dan aku."
"Masalah apa? Apakah aku penyebab masalah itu?"
"Bukan,,bukan,, masalah itu tidak ada hubungannya dengan kelahiran mu. Justru ayah mu sangat bahagia saat kamu lahir."
"Ya terus masalah apa? Kenapa aku hanya tinggal dengan ibu ku saja sampai ibu ku meninggal, kemana ayah ku selama ini?" Kania pun menangis.
"Kania, ayah mu adalah bos mafia terkenal di ITALY, wilayah kekuasaan banyak dan luas. Banyak para saingan ayah mu yang ingin membunuh nya, jadi demi keselamatan mu dan ibu mu dengan terpaksa ibumu membawa mu pergi ke Indonesia."
"Ayahhhh..."
"Tapi percayalah kepergian ibu dan kamu, ayah berjuang menghadapi para pesaing dan akhirnya menang. Sampai ajal menjemput ayah mu tidak menikah lagi dan dia menitipkan ini padaku jika aku berhasil menemukan mu." Jimmy pun mengeluarkan amplop.
Kania membuka disana ada foto Kania bayi bersama ibu nya dan seorang pria yang pasti ayah nya.
Tanggal 6 Maret telah lahir putri ku yang cantik seperti ibu nya dan kuat seperti ayah nya. Putri ku ini akan ku beri nama Kania Seno. Maaf kan ayah jika kita terpaksa harus berpisah karena suatu hal. Tapi percayalah bahwa ayah selalu mencintai ibu dan kamu Kania. Kalian berdua permata hati ayah.
Kania pun tak kuasa menahan air mata nya, menangis.
"Jadi,, jadi,,, huaaaaaaaa...." Kania memeluk kakak nya terharu.
"Sudah sudah jangan menangis, sekarang aku tidak akan membuat mu sedih dan menderita lagi. Maaf kalau aku lama menemui mu, karena sulit nya aku tau keberadaan ibu mu. Sampai kabar ibu mu meninggal aku pun bergegas melacak keberadaan mu. Meski aku tau kamu dimana dan bagaimana aku sengaja tidak menjemput mu, karena aku ingin lihat Kania Seno yang kuat, dan ternyata ayah benar kamu wanita yang kuat."
"Kak,,, aku ada sedikit masalah."
"Aku tau masalah mu dengan Kevin Pratama kan?"
"Kakak tahu, tapi biarkan lah dulu kak. Aku ingin menenangkan diri sendiri dulu."
"Jadi kamu gak pengen dia tau kamu dimana?"
"Iya."
"Ya sudah kalau sudah lebih baik, mandi dan turun kita makan."
"Jadi aku ada di ITALY kak."
Dijawab dengan anggukan.
__ADS_1
***__***
to be continued 😂