Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Sponsor Utama


__ADS_3

Happy Reading 😘


**__**


Semakin kaget Kania menoleh begitu nama Kevin disebut dan benar saja sosok yang di panggil muncul dari bangku yang entah dari mana naik keatas panggung. Ya itu Kevin nya yang beberapa waktu lalu terjadi selisih paham dengan nya, dan memutuskan untuk tidak bertemu sampai lomba selesai.


Kevin, ada disini ko bisa? Dia yang mensponsori acara ini? Kalau gitu jangan-jangan kemenangan ku.... suara hati Kania.


Kania berjalan dengan langkah gontai naik keatas panggung, kali ini langkah nya tak seringan hati nya yang senang dengan mendengar juara lomba. Berdiri disisi para pemenang lainnya yang memandangnya dengan tatapan heran. Sampai akhirnya CEO Apple Group itu membagikan piala kemenangan untuk para juara.


Kania dan yang lainnya turun di ganti dengan sambutan dari Kevin sebagai sponsor utama acara berpidato.


"Eh, tau gak sebenarnya sponsor awalnya bukan dari perusahaan Apple Group loh?" ucap Keke, wanita berambut bondol dengan pakaian yang terlihat fashionable.


"Maksudnya gimana?" tanya Zahra salah satu desainer yang juga jadi juara.


"Iya awalnya itu bukan Apple Group yang jadi sponsor acara lomba ini, tapi perusahaan lain. Cuma karena Apple Group menaikkan harga lebih besar jadi mau gak mau sponsor pertama itu mundur."


"Oh gitu, terus kenapa?"


"Dan gosip nya lagi emang bener ya! Kalau ternyata pacar dari CEO Apple Group itu juga ikut lomba dan karena itu Apple Group berusaha jadi sponsor nya."

__ADS_1


"Masa sih?"


Kania yang ada dibelakang mereka hanya diam tertunduk kesal bercampur malu.


"Kalau kaya gini apa namanya kalau bukan ada udang di balik batu, percuma kita berusaha berbulan-bulan membuat karya kalau pada akhirnya pacar dari si sponsor utama yang bakal menang!"


"Hemmm..."


"Menurut mu, pakaian yang di peragakan Kania tadi itu bagaimana?" tanya Keke.


"Kalau menurutku meski dia pendatang baru di dunia fashion desainer, tapi karya nya terlalu naif ya. Bisa sih jadi juara tapi kalau untuk juara 1 kayanya terlalu berlebihan sih emang."


"Nah itu dia maksud ku, hanya demi menjadi pemenang memanfaatkan pacar nya yang kaya dan berkuasa. Kalau aku sih males jadinya bukan karena usaha sendiri. Aku ikut lomba ini kirain bakal adil n fair tapi ternyata sama aja."


Kania semakin kesal dan keluar dari area hotel.


"Nia,, mau kemana?" tanya Amy


"Aku titip ini ya, aku mau keluar!" jawab Kania sambil menitikkan piala kepada Amy.


Amy menerima dengan bingung.

__ADS_1


Kevin yang melihat Kania keluar hotel pun segera mengejar nya begitu sambutan nya selesai. Dengan langkah cepat Kevin menarik tangan untuk menghentikan langkah Kania.


"Mau kemana?"


Kania menghentak kan tangannya hingga pegangan Kevin terlepas.


"Apa maksudmu jadi sponsor acara itu?!" tanya Kania.


"Emang nya kenapa? Aku cuma mau jadi sponsor aja ko. Ko kamu kaya gak senang gitu sih? Harusnya kamu happy bisa jadi juara 1."


"Kamu pikir aku senang?" tanya Kania menahan emosi.


"Memang nya salah ku dimana?"


"Kamu gak tau salah mu dimana? Aku pikir kamu sudah berubah Vin, tapi ternyata kamu masih sama aja. Selalu memikirkan sesuatu dengan uang dengan kekuasaan."


"Kenapa?"


"Kamu belum memahami aku rupanya, kamu pikir dengan uang kamu bisa mengontrol hidup seseorang dan seseorang akan senang?!" teriak Kania tak bisa lagi menahan emosi.


**__**

__ADS_1


to be continued 🤭


__ADS_2