
Happy Reading
***___***
Dua Jam kemudian...
"Aduh ya ampun udah hampir tiga jam ini aku berdiri, jongkok berdiri lagi disini, tapi kenapa kak Kevin belum keliatan juga batang hidungnya!"
"Kemana sih dia, pergi lama amat!"
"Wah kalau aku nunggu lagi disini, bisa mati berdiri aku. Bodo ah aku mau nunggu didalam aja!"
Liza yang menggerutu akhirnya memilih menarik koper dan kembali masuk ke lobby gedung dan kembali bertemu resepsionis.
"Mbak, kak Kevin belum pulang juga ya? tadi kan katanya kak Andri meeting?" ucap Liza
"Hah,, meeting?! pak Kevin sama pak Andri keluar dua jam yang lalu mbak!"
"Apaaaa,,, keluar! dua jam yang lalu?!"
"Iya, lah mbak nya bukannya tadi bilang mau ke villa ya?"
"Heeehhh kak Andri emang kebangetan ya, dia ngerjain aku, kurang asem. Awas ya dia pasti gak bilang kalau aku datang deh, ini harus di aduin sama mami, kakek, dan papaku." dumel Liza geram.
"mbak-mbak baik-baik aja?!"
"Eh iya, saya mau tunggu kak Kevin di ruangan nya aja. Dilantai berapa ruangan kak Kevin?"
__ADS_1
"Maaf ya mbak, mbak dilarang masuk ke ruangan pak direktur."
"Dilarang masuk gimana! Kamu tau gak siapa saya? saya ini tunangan nya kak Kevin!"
"Tunangan pak Kevin?!"
"Kamu gak percaya? apa perlu saya telpon mami nya kak Kevin biar kamu percaya?!"
"Oh gak usah mbak, baiklah ruangan pak Kevin ada di lantai paling atas bersebelahan dengan ruangan pak Andri."
"Okey terimakasih." berbalik badan dan berjalan menuju lift masih dengan gerutu yang tidak jelas.
Masuk kedalam lift yang terbuka dan membawa nya ke lantai atas.
"hemm dikit juga ya ruangan yang ada di lantai ini!" sambil berjalan menarik koper menuju pintu dengan tulisan ruang direktur.
"Sudah tiga jam, Kevin belum juga kembali? apa aku tinggal aja kali ya?" gumam Kania bimbang.
Tak lama kemudian terdengar suara pintu diketuk dari luar.
Tok..Tok..Tok
"Akhirnya dia kembali juga!" sambil bergegas menuju pintu hendak di buka dengan semangatnya.
Begitu pintu terbuka kedua wanita
yang tidak saling kenal itu saling tatap dengan pikirannya masing-masing.
__ADS_1
"Kamu siapa?" tanya Liza lebih dulu.
"Oh,, jangan-jangan kamu Liza ya?" jawab Kania
"Wah,,, kamu tau siapa aku? karena tidak banyak orang yang kenal dengan ku. Berati kamu salah satu kepercayaan kak Kevin ya?"
"Hah...!!"
"Iya, kak Andri itu kan seperti asisten nya kak Kevin, berati kalau kamu juga bekerja disini kan? sebagai apa? sekertaris nya ya?"
Ada rasa menusuk hati Kania yang sulit dijelaskan, ketidak setara an dirinya dan Liza membuatnya malu.
"Iya aku kerja disini, benar aku sekertaris nya pak Kevin." ucap Kania pelan
"Okey kalau gitu aku akan menunggu kak Kevin disini aja. Kamu silahkan kerja aja gak usah sungkan."
Kania hanya bisa menghembuskan nafasnya pelan.
***___***
to be continued 😂
Yah,, kasian Kania dia gak bisa bilang kalau dia kekasih Kevin, rasa sungkan dan merasa tidak setara membuat dia malu.
Sabar ya Kania, jodoh gak akan kemana ko. Karena jodoh ada di tangan author 😂😂😂
Yang belum mampir, silahkan mampir tak perlu gift cukup goyang jempol like n vote gratis nya aja udah makasih banget.
__ADS_1
tencu...