Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Bonus 2 : Perkara Tes Peck


__ADS_3

Happy Reading


***___***


Kevin dan Kania sudah duduk di kursi pelaminan bagaikan ratu dan raja.


"Hayooo kenapa sedih apa seneng nih?" ledek Andri yang melihat Liza sedang menatap kearah pelaminan.


"Eh, kak Andri. Ya jelas seneng dong kak, lagian sedih kenapa? Ini kan hari bahagia bukan untuk bersedih."


"Kirain kamu masih kecewa karena gk bisa ada disamping Kevin."


"Kak, aku sadar ku kalau seseorang yang aku suka itu adalah pria yang memeluk ku saat mati lampu dan hujan waktu itu, dan aku baru tau kalau itu bukan kak Kevin. Meski aku tau bukan kak Kevin, rasa suka ku dengan pria itu gak berubah. Apa lagi kalau ternyata itu kak Andri, pria yang udah aku kenal. Jadi makin seneng."


"Bener, begitu konsep nya?"


"Iya lah, cowok waktu itu beneran kak Andri kan?"


"Gak tau deh, menurut kamu?"


"Ya jelas kak Andri lah, kan di kamar itu kita main bertiga."


"Terus kenapa tanya?"


"He-he-he ya kali itu jin yang nyamar."


"Astaga,,, tapi jujur deh kamu bahagia gak sekarang bersama ku?"


"Liza bahagia kak, kalau kakak gimana?"


"Dari dulu aku udah menyukai kamu Liza, meski kamu salah menyukai orang aku masih tetap suka sama kamu. Karena aku yakin ketulusan akan membawa kita pada kenyataannya."


"Iya kak, Liza emang tulus suka sama cowok yg nenangin Liza saat ketakutan, nangis waktu itu, hanya aja Liza salah mengira."


"Gak pp,, btw tadi kakak denger dari para pelayan kalau kamu bikin kue pernikahan buat mereka ya?"


"Iya, Liza udah belajar dari lama kak dan akhirnya bisa Liza praktekan. Seneng deh."


"Gimana kalau bakat mu di kembangkan, mau gak kalau kakak buatkan toko kue buat mu?"


"Hah!!! toko kue?? seriusss kak?"


"Iya lah, mau gak?"


"Ya mau banget lah, makasih ya kak, tapi Liza mau tanya kita sekarang udah resmi pacaran kan ya?"


"Ha-ha-ha, kamu butuh pengakuan ya? padahal dari dulu juga kita udah memiliki hubungan."


"Biar jelas aja sih."


"Kamu wanita pilihan ku, dan akan selalu kamu yang jadi pilihan ku." jawab Andri lalu memeluk Liza.


"Kak, kita ke pasangan fenomenal itu yok."

__ADS_1


"Ayo lah."


Berjalan ke pelaminan.


"Selamat ya kak Kevin, kak Kania kalian udah jadi pasangan yang sah." ucap Liza ketika menyalami dan mencium pipi.


"Selamat bro, akhirnya gua gak perlu pusing lagi sama hubungan kalian." ucap Andri


"He-he-he makasih ya."


Acara pernikahan berlangsung meriah dan lancar, semua tamu undangan yang hadir kebanyakan adalah tamu Kevin. Tamu undangan Kania hanya Ayu, Bu Alfi dan anak panti.


"Kania, ibu bahagia banget dengan pernikahan kamu Nak, ibu doakan pernikahan kamu langgeng sampai kakek nenek dan semoga segera mendapatkan momongan." ucap ibu panti.


"Terimakasih ya Bu, selama ini menjaga dan merawat saya, aamin semoga kita semua selalu sehat ya Bu. Silahkan di nikmati hidangan nya Bu."


****


1 Tahun kemudian.


"Sayangggg coba lihat ini,,senang gak?" tanya Kania ketika menunjukan alat tes kehamilan.


"Apa itu?"


"Ini namanya penggaris sayang, tuh kamu lihat kan ada garis nya dua warna merah."


"Oh penggaris model baru ya."


"Hadehhhh..." Kania menepok jidat nya.


"Kamu beneran gak tau ini apa sayang?" tanya Kania memastikan.


"Penggaris kan?"


"Ini bukan penggaris!! Makanya jangan kebanyakan tanda tangan mulu, jadi gak tau apa-apa!!!" Kania berdiri dan pergi.


Kevin bingung, "Lah kenapa, katanya tadi dia bilang penggaris sekarang bilang nya bukan, malah kesel dan pergi. Emang ini apaan sih?" Kevin memegang alat tes kehamilan yang di tinggalkan Kania.


"Jangan masuk kamar sebelum kamu tau itu apa?!" Kania membuka pintu kamar nya.


"Waduh gawatttt,,, Andri pasti tau, gua mesti tanya Andri. Berabe urusan nya kalau gak boleh masuk kamar." Kevin mengambil hape memfoto dan mengirim ke Andri.


Seperti ini isi chat Kevin.


Kevin: Bro,,in gambar apa sih namanya?


TIng


Andri: 😂😂😂😂 Lo ngetes gua yaa??


Ting


Kevin: dih kurang kerjaan apa gua ngetes Lo, udah jawab itu apa namanya dan apa artinya.

__ADS_1


Ting


Andri: 🤣🤣🤣🤣 gua pikir Lo pinter tau semuanya, eh tau nya gambar gini aja gak tau.


Ting


Kevin: Ko jadi ngeledek sih, buruan jawab.


Ting


Andri: Oke oke 🤣🤣 itu namanya alat tes kehamilan, dan tanda garis dua merah itu artinya positif hamil. Itu punya Kania ya.


***


Tak ada lagi balasan chat dari Kevin, karena dia langsung berlari ke kamar.


"Sayangggg,,, buka pintu nyaaa. Sayangggg" panggil nya


"Sayanggg,,, maaf aku gak tauuu, tapi sekarang aku udah tau ko. Buka pintu nya sayang. Orang hamil gak boleh ngambek nanti cepet keriput."


"Sayang, aku mau masuk, mau pegang anak kita. Sayang jangan ngambek dong nanti aku beliin makanan apapun yang kamu suka deh."


ceklek


"Ayo buruan kita makan pecel lele." Kania membuka pintu yang sudah rapih dengan tas selempang nya.


"Ko malah melongo, ayooo katanya mau ngajak makan. Apa aku masuk kamar lagi aja."


"Eeeee jangan, udah mau keluar jangan masuk lagi dong. Ayoooo pecel lele." merangkul Kania.


Di mobil.


"Sayang maaf ya aku gak tau, tapi aku seneng banget pas tau kamu hamil."


"Pasti nanya Andri kan?"


"Ko tau sih?"


"Lebih pinter Andri rupanya."


"Aku pinter sayang, cuma gak tau aja dikit. Semoga anak kita laki-laki ya"


"Gak aku mau nya perempuan dulu, kalau laki pasti nurun sifat mu."


"Iya dong kan aku yang nyebar benih nya, ya mirip aku lah."


"Itu dia, kamu aja udah ribet di tambah kamu junior bakalan puyeng aku."


"He-he-he,,, tapi cinta kan."


"Pokoknya siapapun aku mau dia sehat."


"Oke lah, nurut apa kata nyonya aja."

__ADS_1


***___***


__ADS_2