Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Tepat Waktu


__ADS_3

Happy Reading 😘


**__**


"Kakak seniorrrr kamu membawa motornya terlalu cepat aku seperti mau terbang ha-ha-ha." teriak Kania.


"Kan kamu bilang waktunya sudah mepet, jadi harus cepat lah.!" jawab Brian dengan teriak juga.


"Oke tapi jangan ngebut banget lah, ngeri kak!"


"Udah kamu tenang aja, aku pastikan kita akan tiba di pameran itu tepat waktu. Pegangan yang erat ya, jangan sampai jatuh!"


"Yaaaaa...,"


Brian kembali menggeber motornya dengan kencang, meliuk ke kanan dan ke kiri, menyalip diantara kendaraan lain. Kania hanya bisa pasrah dan memegang jaket Brian kencang sambil memeluk box gaun agar tidak jatuh.


Sementara di tempat pameran.


"Aduhh ini gimana jadi nya, siapa yang nganter gaun nya?" tanya Cynthia


"Tadi katanya yang nganter Kania, bos!"


"Ya terus mana udah berangkat apa belum? ini peragaan udah mau di mulai lagi, gaun belum nongol." keluh panik Cynthia

__ADS_1


"Sabat bos, tadi sih katanya Kania udah jalan setengah jam yang lalu mungkin macet di jalan bos. Apa kita ganti aja bos gaun nya dengan gaun lain?"


"Ya gak bisa dong masa di ganti, itu gaun utama dalam pameran ini, gaun itu brand nya masa mau di ganti. Lagian lama amat sih berangkat dari tadi gak nyampe-nyampe!"


"Apa nyasar kali bos?"


"Nyasar gimana, Kania kan kemarin sudah pernah ke sini. Dia tau lah."


"Bu Cynthia,, waktunya sudah mau di mulai Bu. Apa bisa kita mulai sekarang?!" tanya bagian pameran.


"Waittt.." jawab Cynthia berbalik badan.


"Mbak Cynthiaaaa...!!" teriak suara Kania dari luar berlari masuk.


"Maaf mbak jalanan macet parah, dan untungnya saya ketemu kak Brian di jalan, kalau gak pasti sekarang saya belum sampai sini. Ini gaun nya!" jawab Kania.


"Cepat suruh pakai model nya!" perintah Cynthia.


"Lain kali kamu harus lebih kreatif dikit ya di saat urgent gini apa yang harus kamu lakuin!" kata Cynthia hendak berjalan pergi.


Astaga mbak Cynthia ngomong apa sih ko mulutnya gerak-gerak, aku gak denger dia bicara apa. Ini kenapa kepala pusing ya? Ya ampun gelap, pandangan ku gelap.


Tubuh Kania lunglai dan segera di tangkap Brian.

__ADS_1


"Kaniaaa.. ya ampun kamu kenapa Kania?!"


"Kenapa dia?!" tanya Cynthia


"Entahlah sepertinya dia kepanasan saat menunggu taksi di pinggir jalan tadi." ucap Brian.


Cynthia diam.


"Kamu memang bos nya, tapi lihat dan dengar penjelasan nya, jangan datang-datang langsung di omelin. Masih bagus Kania mau mengantar kesini. Jangan hanya mencari kesalahan orang lain tapi pikir kesalahan sendiri juga.!! Aku akan bawa Kania ke rumah sakit.!" kata Brian.


Cynthia bengong kaget.


Kania sampai di bela seperti itu. Baiklah


Pelan-pelan Cynthia mengeluarkan ponselnya dari saku celana tanpa sepengetahuan ketika Brian yang membopong Kania berbalik meninggalkan pameran, Cynthia segera memfoto nya beberapa kali sambil tersenyum.


*Biarkan gambar yang berbicara, aku pikir kamu perempuan kampung yang polos tapi ternyata kamu munafik juga ya. Kevin kamu ambil sekarang kamu mencoba merayu Brian.


Aku jadi ingin lihat apakah setelah ini kamu masih baik-baik saja? Bagaimana kamu akan meluruskan kesalahpahaman karena foto yang aku ambil ini*.


**__**


To be continued 🤭

__ADS_1


__ADS_2