
Happy Reading
Yang belum like n komen di tunggu ya, Yang belum vote n gift nya di tunggu ya.
***___***
"Kania,,, udah yuk pulang." ajak Ayu sambil merangkul bahu Kania.
"Iya, kayanya emang dia gak akan datang." gumamnya pelan.
"Bu, maaf ya kali ini aku belum bisa mengenalkan ibu kepada orang yang aku cintai semoga lain waktu jika memang Tuhan mengijinkan aku dengan nya, kami akan datang bersama."
"Kania pamit pulang ya Bu,"
"Tante, Ayu juga pamit pulang ya. Soalnya Kania kalau gak dijagain lagi galau begini suka nyemplung ke selokan he-he-he"
"Ya ampun ada-ada aja." protes Kania dengan nyengir nya.
"Nah gitu dong nyengir dikit walaupun belum bisa ketawa jangan manyun aja."
Mereka menuju mobil dan pergi meninggalkan makam.
"Kan, kamu baik-baik aja kan?"
"Iya aku gak pa pa."
"Ko abis ke makam malah gak happy."
"Aku terlalu berharap Yu."
"Ya udahlah biarin aja. positif aja siapa tau dia bukan lupa tapi emang ada hal yang gak bisa di tinggal."
"Entahlah."
Ayu pun tak lagi melanjutkan obrolan nya, dia fokus mengemudikan mobilnya. Sementara Kania hanya diam memandang ke luar kaca.
Dasar bodoh, udah di kasih jalan malah gak datang.
Dalam perjalanan pulang hape Kania berdering, masih tetap menatap kaca jendela mobil Kania merogoh ke saku celana nya.
"Siapa Kan?"
"Dari Andri, orang kepercayaan nya Kevin."
__ADS_1
"Ya udah angkat mungkin info tentang Kevin."
"Iya." Kania menerima panggilan telepon dari Andri.
"Haloooo Nia,,, kamu dimana? dihubungi dari tadi gak bisa?" tanya nya segera setelah tersambung.
"Aku perjalanan pulang dari makam, di makam itu emang tadi gak ada signal. Kenapa?"
"Haduhhhh pantesan. Tadi pagi Kevin itu udah berangkat ke makam loh, tapi di tengah perjalanan dia dpt kabar kalau kakek nya sakit jadi dia harus buru-buru kembali ke Jerman dulu."
"Oh gitu, makasih ya info nya."
"Kamu bisa datang ke kantor gak?"
"Ngapain?"
"Ada beberapa hal yang mau aku tanyain."
Kania diam melirik Ayu.
"Kenapa?" tanya Ayu
"Bisa tolong anter aku ke kantor Kevin?"
"Iya aku kesana, sudah ya." jawab Kania akhirnya
"Oke aku tunggu." Andri memutuskan sambungan telepon.
Jadi tadi dia emang berniat datang, hanya saja bersamaan dengan adanya masalah kesehatan kakek.
Aku kira kamu udah gak lagi mau memperjuangkan aku, Vin.
****___****
Tak sampai satu jam mobil pun sampai di area parkir kantor.
"Kan, aku gak ikut kedalam ya. Kalau kamu udah selesai kabarin aku."
"Oke lah. Aku dalam ya."
Ayu mengangguk.
Semua mata kembali menatap Kania begitu dia melangkah masuk, beberapa karyawan mulai berbisik-bisik julid. Kania selalu memilih tak perduli dan terus berjalan menuju lift.
__ADS_1
Tok..Tok.. Tok
"Masuk."
"Hai Ndri"
"Kamu sudah sampai Kania, silahkan duduk."
Kania duduk. "Sebentar ya"
Andri meninggalkan Kania kebelakang tempat membuat minuman dan tak lama kembali dengan segelas air teh.
"Silahkan."
"Terimakasih, jadi kenapa?"
"Jadi ya begitu seperti yang aku bilang di telpon tadi. Pagi tadi Kevin sudah menyerahkan semua urusan kantor padaku, dan dia tak menunggu lama segera pergi untuk menemui mu di makam."
Jadi dia tidak datang karena memiliki alasan.
"Nah belum sampai makam, aku dapat kabar kakeknya sakit dan meminta Kevin untuk pulang ke Jerman. Kevin bilang padaku sudah berulang kali menghubungi mu tapi tetap tak tersambung."
"Iya aku juga baru sadar siang, liat hape gak ada signal sama sekali. Begitu aku pikir Kevin gak akan datang ya udah aku pulang, dan gak lama kamu telpon."
"Dia bukannya gak datang, tapi dia sudah berangkat hanya aja ada suatu hal,,,Lagian ya Kania dalam hati Kevin itu namamu gak bisa digantikan semudah itu,"
"Iya aku maklum."
"Terus apa sekarang tujuan mu?" tanya Andri.
"Tujuan ku?"
Kamu mau aku bagaimana Vin, kamu sudah berusaha untuk menemui ku. Apakah kamu ingin aku menemui mu juga?
"Dia sudah berusaha menemui ku, meski ada kendala rasanya tidak adil jika aku hanya diam saja. Aku rasa aku akan pergi menemui nya?! Aku akan ke Jerman menyusul nya."
____***____
To be continued π
Yeeeee jalan-jalan ke Jermanπππ
Bakal kaya apa ya nanti di Jerman, seru, kisruh, atau bahagia yaaaa????
__ADS_1
Bagi like, komen, vote, dan gift nya ya maksih.