Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Bertemu Kembali


__ADS_3

Lanjut lagi yukkk Happy Reading 😘


**__**


Kenapa laki-laki ini malah datang disaat aku ingin menatap hidup ku, setelah memaksa ku dengan perjanjian konyol mu sampai aku terpaksa memberikan satu-satunya harta ku, hingga aku kini terpuruk ke jurang yang dalam. Bahkan aku pun sampai tak sanggup berdekatan lagi dengan laki-laki yang aku suka, Kak Ivan.


Kenapa harus bertemu lagi dengan nya? Perjanjian kita sudah lama berakhir, dan lagi kita sudah impas. Kenapa masih juga muncul dihadapan ku? Aku tidak ingin melihat mu lagi.


Kania menampik kesal uluran tangan Kevin, berusaha berdiri dengan sekuat tenaga nya menahan sakit di kaki nya yang terkilir dan mulai bengkak dan berjalan pergi dari kerumunan orang yang masih saja berbisik-bisik.


"Tidak perlu aku bisa sendiri!"


"Maaf permisi saya mau lewat." Kania menerobos kerumunan setelah para wanita memberinya jalan.


Kania Pratiwi,,,


Aku merindukan mu.


Dengan jalan pelan dan tertatih, Kania berdiri di tembok mengatur nafasnya.


Kenapa dia bisa muncul disini, aku baru kerja seminggu disini si gila datang dan menjadi pimpinan disini, masa iya ini cuma kebetulan? Atau jangan-jangan ini emang sengaja ulah si gila, karena tau aku kerja disini makanya dia juga ada disini..


Sebuah tepukan tangan di pundak Kania mengangetkan nya.


"Mbak Kania?"


"Eh iya pak Sugih, ada apa ya?"

__ADS_1


"Kaki mbak terkilir ya? tadi pak Kevin bilang mbak Kania jatuh, dan beliau minta supaya mbak Kania pulang, berobat, dan istirahat."


"Hah.. pulang dan berobat?"


"Iya ini permintaan pak Kevin langsung yang mengijinkan. Mbak Kania tenang aja gajinya gak akan di potong ko."


Kembali datang cewek tukang gosip.


"Idih enak amat ya jadi si anak baru itu, udh di ijinkan cuti."


"Iya bener, yang ngasih ijin pak Kevin langsung lagi."


"Tau gitu tadi aku juga mau jatuh di depan pak Kevin."


"Kenapa gak bilang biar aku dorong tadi."


"Tapi sombong amat ya tuh cewek, penampilan nya biasa banget gitu malah gak mau dibantu sama pak Kevin."


Prokk..prokk..prokk.


"Bagus kalian gosip ya disini!"


"Eh pak Sugih, maaf pak."


"Kembali ketempat kalian dan lanjutkan pekerjaan kalian."


"Iya pak." kedua wanita itu pergi dengan masih bergosip.

__ADS_1


*Kevin kenapa kamu masih saja mengurusi hidupku, Aku dan kamu sudah tidak ada lagi utang janji apapun. Perjanjian kita sudah selesai dan berakhir lama. Aku juga sudah menepati janjiku, tapi kenapa kamu masih tidak mau melepaskan aku? Kenapa kamu malah muncul lagi dan mengganggu ku???


Gak bisa, kalau begini terus aku akan semakin masuk ke lubang yang sama. Aku harus putuskan segera*.


"Pak Sugih.."


"Eh iya Kania, ada apa? mau di panggilkan taksi?"


"Bukan pak, setelah saya pikir-pikir barusan, saya ingin mengundurkan diri saja dari perusahaan ini."


"Haaaahhhhh apaaaa...???!!!"


Pak Sugih kaget, karena jika Kania resaign, semua modal saham yang dijanjikan pak Kevin batal.


Wah gak bisa, gak boleh Kania ini sepertinya kesayangan pak Kevin, kalau sampai dia mengundurkan diri, alamat gak jadi deh pak Kevin ngasih modal ke sini. Haduhhhh gimana ini????


"Ehmmm mbak Kania ada apa? Kenapa tiba-tiba ingin mengundurkan diri, jangan lupa ya mbak Kania sudah menandatangani kontrak kerja nya loh, masa baru seminggu udah keluar? Apa mbak sanggup bayar sanksi nya?"


Kania diam,


Astaga iya benar aku mana ada uang sebanyak itu jika harus membayar sanksi. Tapi bagaimana dengan Kevin dia benar pemegang saham disini itu artinya aku ada dibawah genggaman nya lagi.


"Bagaimana mbak Kania? apa mbak sudah yakin ingin resaign?"


**__**


to be continued 🤭

__ADS_1


Resaign gak ya??? Semoga Kania kebal hati, kebal pikiran ya. Kasian kamu neng.


Jangan lupa like.


__ADS_2