Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Sedih dan Galau


__ADS_3

Yang belum like Ojo lali di goyang jempol nya,, Like sing akeh yooooo.....


Matur tengkyyuuuuuu.


Happy Reading


****____****


"Liza udah jangan nangis dong, nanti cantik nya luntur loh." goda Andri.


"Kak Andri pasti lagi bikin hati Liza tenang kan, tapi itu gak perlu kak karena Liza tau kak Kevin pasti gak suka kan sama Liza."


"Bukan, bukan gak suka. Kevin itu beneran dia lagi banyak banget kerjaan yang tertunda dan ada beberapa klien yang mau batalin kerjasama makanya dia pusing dan uring-uringan."


Diam.


"Kalau Liza laper biar kak Andri temenin Liza makan. Kak Andri tau tempat makan yang enak di sekitar sini."


Diam.


"Lah malah diam, masih laper apa udah kenyang."


"Kenapa ko Liza ngerasa kak Kevin cuek ya, gak pernah dia memperlakukan Liza seperti tunangan nya. Kak Andri tau gak kenapa?"


"Malu aja kali, tapi Liza gak usah khawatir Kevin sayang ko sama Liza, sama seperti mami Kevin yang juga menyayangi Liza."


"Iya kalau sayang oke Liza bisa rasain itu, tapi suka, cinta, itu kayanya gak ada di hati kak Kevin. Apa kak Kevin gak cinta ya sama aku." mulai berkaca-kaca lagi.


"Suka kok, suka, pasti suka. Liza jangan mikir yang aneh-aneh."


Kevin memang sayang sama kamu Liza tapi sebagai adik, Kevin juga suka sama kamu Liza tapi bukan suka antara laki-laki dengan perempuan.

__ADS_1


"Udah ah nangis mulu, bedak nya luntur nanti. Ayo makan." Andri merangkul Liza dan mengajak nya keluar.


*****


Menjelang sore karyawan sudah pulang Kevin masih tetap di ruangannya. Ketika malam tiba baru lah dia berdiri dari kursinya dan keluar.


Tiba di apartemen.


Membuka pintu lampu yang remang-remang, suasana hening terasa sunyi. Melangkah masuk perlahan.


Ingat Kevin dia tidak ada disini,


Dia sudah memilih pergi meninggalkan mu,


Jadi gak usah kamu ingat dan tunggu lagi.


Membuka pintu kamar kembali dia lihat pecahan cermin yang dia pukul tadi pagi masih ada disana. Berjalan ke kasur merebahkan diri pelan.


Aku harap kamu kembali


Aku harap ini gak nyata.


****


Keesokan harinya


"Kania,, hari ini kamu ada rencana kemana?" Ayu yang baru saja keluar dari kamar selesai mandi melihat Kania duduk di sofa menonton


tv.


"Aku,,, ehmmm mau cari kerja lah."

__ADS_1


"Gak mau ketemu dia?"


"Hah..! oh gak lah, maksudnya jangan sekarang."


"Yah kalau di tunda-tunda malah jadi basi, yang ada kamu beneran di lupain. Kamu mau di lupain beneran?!"


"Gak tau deh Yu,,, pikiran ku. Aku gak mau ngerepotin kamu, aku mau cari kerja mau cari kontrakan."


"Astaga Kania, kamu tuh masih aja sungkan. Soal kerjaaan nanti aku bantu cariin, soal tempat tinggal, disini kan ada kamar kosong pakai aja semau kamu."


"Makasih kamu emang sahabat aku yang baik, tapi kamu tau kan aku bukan tipe yang menggantungkan hidup ku sama orang lain. Aku masih mampu memberi makan diriku sendiri."


"Ya udah kalau itu mau kamu, aku bantu cariin kerja ya."


"Kalau itu aku setuju, makasih."


"Terus kalau urusan dia kapan mau di coba nya?"


"Iya nanti aku coba ketemu."


"Okey,,, yukkk kita cari sarapan di luar."


Mengambil tas dan kedua wanita itu melangkah keluar. Mau tidak mau mereka mencari sarapan di dekat gedung perkantoran. Kania hanya diam dan menatap lurus. Ayu menatap gedung Apple Group yang menjulang sebentar lalu menatap Kania.


Kayanya ini mah, alamat panjang. Kania pasti gak akan datang ke gedung itu. Rasa sungkan, rasa gak setara itu terlalu besar buat Kania.


Hemmm seperti aku yang harus turun tangan nih. Baiklah.... demi kebahagiaan sahabat ku.


****____****


to be continued 😂

__ADS_1


Semoga mereka baikan deh,,, Kevin tuh butuh Kania, Kania pun gitu. Yah semoga berjodoh deh, biar cepet beres nih cerita 😂😂😂


__ADS_2