
Happy Reading
***___***
"Aku ngerasa aku itu jahat banget Yuu."
"Jahat gimana?"
"Aku seperti maling yang mengambil milik orang lain."
"Maksudnya? bentar deh aku tebak. Jangan bilang kamu mencintai pria yang sudah mempunyai istri ya?!"
Kania menghembuskan nafas lelah.
"Mirip lah, meski baru sebagai tunangan tapi kan sudah memiliki ikatan, dan aku hadir diantara mereka yang sudah ada. Jahat nya aku." batin Kania dengan lesu dan menunduk.
"Heiii ko sedih,, jadi bener pacar mu punya istri?!"
"Bukan istri, baru tunangan sih. Tapi aku awalnya gak tau kalau dia punya tunangan."
"Ya kalau gitu mah dia nya aja yang jahat bukan kamu Kania. Aku tau kamu bukan perempuan yang suka merebut milik orang lain."
"Tapi kenyataannya aku menjalin hubungan dengan pria yang memiliki tunangan Ayu."
"Ya kan kamu gak tau, coba deh ceritain dari awal biar gak sepotong gini."
Kania menarik nafas dalam-dalam lalu mulai bercerita awal mulai bertemu Kevin semuanya.
__ADS_1
"Jadi begitu ceritanya Yu, maaf ya aku gak jujur sama kamu."
"Eeeee kenapa minta maaf, kamu gak salah ko hanya mungkin kamu bingung mau cerita dari mana."
"Iya."
"Jadi perempuan yang dulu ada di iklan itu kamu"
"Iya, begitulah."
"Ya ampun Kania,, kamu apa-apa selalu dihadapin sendiri, masalah apapun kamu selesaikan sendiri, gak mau bagi-bagi."
"Aku hanya gak ingin kamu ikut terseret akan masalah ku."
"Ya ampun Kania, kita temenan udah lama, kamu masih aja sungkan sama aku."
"Udah udah, maaf mulu. Kamu dari dulu selalu menyelesaikan masalah sendiri, Sekarang apa yang mau kamu lakuin?"
"Aku juga bingung mau gimana, setelah ini."
"Kalau aku boleh saran, semua memang memiliki masalah percintaan masing-masing tapi kalau memang kamu cinta sama dia dan dia juga masih berharap sama kamu, apa salah nya kalau kalian saling memberi kesempatan. Kamu kasih dia kesempatan untuk kembali dan memperjuangkan. Sementara kamu memberikan kesempatan hati mu untuk yakin sama pilihan kamu."
"Tapi emang gak pa pa? Tapi aku gimana mulai nya?"
"Sekarang kalau gak ada yang berani memulai pertengkaran ini, gimana kalian nemu jalan keluarnya?"
"Kamu bilang, kamu percaya dia kan semalam kalau dia memang memilih kamu. Tapi kamu nya yang malah pergi ninggalin dia, sebenarnya gak boleh. Aku tau sih maksudnya kamu pergi itu karena kamu ngerasa sebagai perusak kan. Tapi gak gitu kan sebenarnya, harusnya kamu yang bicara jujur ke dia, cerita dari hati."
__ADS_1
"Yah kalau gini mau gak mau kamu yang harus mulai ketemu dia, karena kamu yang memilih untuk pergi. Ingat kalau kamu emang cinta perjuangkan, kasih kesempatan. Gak usah mikir yang lain dulu."
"Emang gak pa pa?"
"Ya gak pa pa, kalau kamu cinta dan dia juga cinta ya di perjuangin dong. Kecuali kamu yang emang memilih untuk pergi menghilang dari kehidupannya, itu ya beda cerita. Kamu cinta dia kan?"
"Iya."
"Ya udah tunggu apa lagi?!"
"Ingat kebahagiaan itu dicari, bukan di tunggu. Pria yang sudah di tinggalkan belum tentu bakal nyari kamu, jadi daripada kamu kehilangan beneran ya perjuangin."
"Iya kamu bener Yuuu,,, makasih ya aku agak lebih lega sekarang setelah cerita."
"Makanya kalau ada apa-apa tuh cerita, setidaknya dua kepala lebih baik dalam menyelesaikan masalah daripada sendiri."
"Makasih, beruntung nya aku masih punya sahabat kaya kamu."
"Iya lah, kamu nya aja yang ngilang-ngilang. Udah gak usah sedih lagi. Istirahat sana."
Kania mengangguk.
****____****
to be continued 😂
Tuh kan enak nya punya sahabat itu ya begitu bisa jadi tempat berbagi cerita. Kalian juga pasti punya dong yang namanya sahabat???
__ADS_1
Save sahabat kalian di komen yaaaa😘😘 Terimakasih.