
Happy Reading
****___****
INDONESIA
Gedung Apple Group
"Pagiii kak Andri." suara imut Liza menyapa Andri di ruangan nya.
"Eh Liza pagi, tumben ke kantor, mau ketemu Kevin ya?"
"Apaan sih kak Andri,, bukan. Aku mau tanya gimana kak Kevin udah ketemu sama kak Kania? Udah 10 hari lebih loh ini, kak Kania belum di ketahui keberadaan nya."
"Iya kak Andri juga bingung, Kania bisa hilang gitu. Kevin bilang dia udah cari ke apartemen temennya gak ada juga. Sekarang Kevin kaya orang putus asa gitu."
"Kasian kak Kevin."
"Kamu gak kasian sama aku?"
"Ih kak Andri mah, gak usah di kasiani kan Liza ada disini. eh.." Liza keceplosan dengan malu Liza spontan menutup mulutnya.
"Oiya ada Liza di sebelah kak Andri. Tapi ko tumben bisa ngomong gitu hayoooo kenapa?"
"Jangan ngeledek deh, Liza pulang aja ah." hendak pergi.
"Eeeeee jangan dong, baru datang masa pergi." cegah Andri dengan memegang tangan nya.
"Oiya kak, mau tanya dong? Kenapa kak Andri saat mati lampu bisa bilang kalau kakak bakal nemenin Liza dan gak akan ninggalin Liza?"
"Kenapa yaaaa??? coba kamu nanya nya dulu kakak pasti tau jawabannya, kalau sekarang kamu tanya kakak udah lupa. Tapi yang perlu kamu ingat ucapan kakak itu benar adanya. Dan kakak akan menjaga mu." jawab Andri sambil memegang kepala Liza.
Kevin keluar dari ruang kerja nya.
"Eh kak Kevin,,,!" sapa Liza
"Gua pergi ya Ndri ada urusan."
"Oke."
"Kak Kevin mau kemana?"
"Paling nyari Kania lagi. Begitulah dia seminggu lebih kerjaan nya nyari Kania mulu, tapi yang di cari gak ketemu juga."
"Kasian kak Kevin sampe segitu nya, lagian kak Kania ngumpet dimana lagi. Emang kak Kevin gak nyuruh detektif kek, Intel kek, buat cari kak Kania, jangan dia sendiri yang turun tangan."
"Udah semua cara udah di lakuin, tapi sampe sekarang belum ada info apa pun."
"Agak aneh sih, kekuatan keluarga Pratama kan besar tapi nyari satu orang aja gk ketemu."
"Jangan lupa diatas langit masih ada langit. Keluarga Kevin berkekuatan besar tapi siapa yang tau masih ada lagi yang lebih berjaya diatasnya."
__ADS_1
"Iya juga ya. Yah semoga mereka cepat ketemu deh."
"Aamiin"
****
"Permisi.. Bu Alfi.." panggil Kevin ketika tiba di panti asuhan.
"Eh, ada pak Kevin. Datang sendiri aja pak, Kania mana?"
"Itu dia Bu, saya pikir Kania ada disini?"
"Gak ada pak, memang gak sama pak Kevin."
"Kami belum bertemu lagi sejak seminggu yang lalu bahkan udah lebih dari seminggu saya kehilangan dia."
"Kehilangan Kania??" Bu Alfi agak sedikit heran dengan pernyataan Kevin.
"Ehmmm pak Kevin,,,"
"Ada apa Bu?"
"Eh, gak pak. Semoga segera bertemu dengan Kania." ucap Bu Alfi antara ragu ingin cerita masalah kakak Kania.
"Kalau begitu saya permisi."
*****
MAKAM
"Tante,,, kenalkan aku Kevin, kekasih Kania. Aku sangat mencintai Kania, tapi aku malah kehilangan dia. Maafkan aku Tante waktu itu aku tidak bisa menemani Kania yang datang kesini, karena kami sedang ada masalah."
"Tapi aku akan menunggu Kania disini Tante, aku yakin Kania pasti akan datang."
Langit mulai gelap, guntur saling bersahutan titik air mulai turun dari langit. Kevin masih diam memandang makam yang sudah rapih didepannya.
Tiga jam kemudian
"Mas,,mas,, mau sampai kapan disini?" tanya penjaga makam.
"Saya akan disini sampai dia datang."
"Astaga,,, anak muda zaman sekarang aneh-aneh aja. Kemaren lalu seorang wanita yang menunggu disini berjam-jam, alasannya sama menunggu dia datang. Kasian sekali." ucap penjaga makam lalu pergi.
Kania, maafkan aku, waktu itu kamu jadi menunggu ku disini berjam-jam. Sekarang aku akan menunggu mu disini.
****
Delapan jam yang lalu...
"Kania kamu serius mau kembali ke Indonesia?"
__ADS_1
"Iya kak, aku harus menemui dia, kasian mungkin dia sudah mencari ku."
"Perlu kakak temani?"
"Aku bisa sendiri kak."
****
"Ehmmmm... masih mau menunggu disini?"
Seketika Kevin menoleh kearah suara yang ada disebelahnya dan senyum nya pun mengembang.
"Kaniaaaa.. kamu ada disini."
"Iya aku datang."
"Kamu tau aku disini? dan aku yakin kamu pasti akan datang kesini."
"Maafkan aku selama sepuluh hari ini, aku tak memberi mu kabar aku dimana."
"Kamu sembunyi dimana, tapi sudahlah yang penting sekarang kamu ada disini dan kita akan segera menikah jadi gak ada alasan untuk mu pergi lagi dari ku."
"Iya iya,,, tapi kakek gimana?"
"Permisi Nonaaa,,, nona harus segera menyusul bos ke rumah keluarga Pratama." ucap seorang pria berjas hitam yang tiba-tiba datang.
"Ya ampun,,, Vin ayo kita ke rumah kakek mu, disana ada kakak ku. Bisa rame kalau sampai mereka bentrok."
"Nonaaa...??? Kakak...??? maksudnya apa?" Kevin bingung.
"Gampang lah nanti aku jelaskan, kakek mu gimana Vin?"
"Tenang kakek sudab setuju ko sama hubungan kita."
"Sykurlah. Oiya kamu duluan aja ke tempat kak Jimmy, nanti aku menyusul."
"Bener ya Non, nanti menyusul."
"Iyaaaaa,,, udah sana duluan kalau sampai kak Jimmy ngamuk bisa repot."
Pria itu mengangguk dan pergi.
"Vin,,, gimana selagi kakak ku dan kakek mu saling berkenalan gimana kalau kita liburan aja dulu."
"Boleh,, aku juga butuh penyegaran sebelum pernikahan di laksanakan."
"Okeeee,,,goooooo...!!!"
Kedua sejoli itu pun berbalik badan menatap makam ibu Kania.
"Tante, bener kan Kania pasti datang, dan aku akan menikahinya Tante. Mohon doa restu nya."
__ADS_1
"Makasih ya maaaa, Kania sayang mama."
*******************TAMAT*********************