
Happy Reading
***___***
"Terus apa sekarang tujuan mu?" tanya Andri.
"Tujuan ku?"
Kamu mau aku bagaimana Vin, kamu sudah berusaha untuk menemui ku. Apakah kamu ingin aku menemui mu juga?
"Dia sudah berusaha menemui ku, meski ada kendala rasanya tidak adil jika aku hanya diam saja. Aku rasa aku akan pergi menemui nya?! Aku akan ke Jerman menyusul nya."
"Hahhh kamu serius..!" Andri kaget.
"Ya serius lah, aku gak pernah main-main soal hubungan ku dengan Kevin."
"Maksudku, bukan itu. Apa kamu sudah memikirkan dengan matang niat mu untuk kesana? Bisa aja disana nanti kamu bakal maaf ya di ejek, dihina, di caci karena yang aku tahu keluarga Kevin itu sangat perfeksionis dan sangat detail mengenai suatu hal, mereka memperhitungkan bibit, bebet, dan bobot nya."
"Aku gak perduli, bagiku asalkan Kevin masih di pihak ku dan dia mencintaiku itu cukup bagiku. Niat ku hanya ingin mereka tahu akan keberadaan ku, kalau sampai akhirnya mereka gak bisa setuju dan menerima ku, bukan masalah bagi ku."
"Kalau nanti kakek nya Kevin menarik seluruh aset Kevin dan Kevin jadi miskin karena mempertahankan mu apa kamu bisa menerima nya?"
"Kamu lupa dari mana aku berasal, aku ini anak panti asuhan, hidup sederhana bagiku sudah biasa asalkan bersama orang yang aku cintai. Semua kemewahan bisa di dapat bisa di cari, tapi kebahagiaan itu yang susah dicari."
"Hummm iya juga sih, kalau pun Kevin miskin kalian masih bisa bekerja bersama mulai dari awal. Ya sudahlah aku doakan semoga apa niat dan tujuan mu lancar dan tanpa hambatan."
"Terimakasih, bagi ku cukup dengan Kevin disisi ku, bersama dia yang mencintai ku aku akan selalu semangat. Terimakasih ya sudah mau mengabari ku. Aku pamit."
"Mau ku pesan kan tiket ke Jerman?"
"Gak usah biar aku saja."
"Oke lah, goodluck Kania."
Kania melambaikan tangan dan keluar dengan senyum.
***___***
"Lah kemana si Ayu?" Kania masuk kedalam mobil lalu keluar lagi celingukan mencari Ayu.
"Kaniaaaaa!!! mau gak?" seru Ayu dari arah belakang berjalan sembari menggoyang kan segelas jus.
__ADS_1
"Gak,,!!" ucapnya
Ayu pun masuk ke mobil yang didalam nya sudah ada Kania.
"Gimana tadi?"
"Aku sudah memutuskan akan menyusul Kevin ke Jerman!"
"Whattt ke Jerman, seriusss yakin?!"
"Iya Ayu, aku yakin, jadi sekarang bantu aku pesenin tiket ya."
"Ya udah kita pulang dulu ya, nanti soal Jerman kita bahas lagi." ajak Ayu sambil memasukkan kunci ke mobil.
Aku akan datang Vin, tunggu aku disana yaaa.
****____****
Sementara malam hari di Jerman, sebuah mobil baru saja tiba di halaman rumah.
"Tuan Kevin dan nona Liza kalian baru sampai, ayooo sudah di tunggu didalam." ucap asisten mami Kevin.
"Lebih baik masuk dulu dan Tuan bisa lihat sendiri."
"Kak Kevin, sebenarnya masalah ini gak benar!" kata Liza tiba-tiba.
"Maksud mu apa?"
"Nona Liza, anda tidak boleh memberi tahu kebenarannya!" seru asisten.
"Ada apa sebenarnya?!" Kevin mulai kesal.
"Jadi maafin Liza kak, ini semua saah Liza."
"Salah kamu gimana? coba ceritakan!"
"Maaf ya kak, kakak jangan marah. Sebenarnya ini hanyalah ide dan akal-akalan papi aja supaya kakak dan aku kembali ke Jerman. Sebenarnya kakek gak sakit, kakek baik-baik aja."
"Astaga,,, kenapa bisa papi mu bikin hal konyol seperti ini. Mempertaruhkan kesehatan kakek."
"Kak Kevin, itu sebenarnya karena kakak sudah memiliki kekasih, jadi kakak tidak bisa menyukai aku kan?"
__ADS_1
"Jadi karena itu, mereka memintaku datang. Iya benar Liza aku memang sudah memiliki kekasih namanya Kania, aku sangat mencintai dia. Dan mengenai kamu, aku juga sangat menyayangi mu selayaknya sayang dan suka antara kakak dengan adik nya, tidak lebih."
"Jadi seperti itu..."
"Jadi aku harap kamu bisa mengerti."
"Iya kak, Liza ngerti ko. Liza akan bilang ke papi supaya membatalkan pertunangan kita. Jadi kakak bisa kembali ke sisi nya."
"Ya sudahlah kalau begitu aku langsung pulang aja lah, soal disini ku serahkan padamu, adik manis."
"Adik manis, permen dong. Iya kak udah sana pergi hati-hati."
"Lho lho Tuan Kevinnn,,, Nona kenapa malah membiarkan tuan Kevin pergi."
"Sudah lah, ayo kita masuk." ajak Liza.
Kevin kembali ke mobil dan pergi.
Kania aku datang...
****
Sementara di tempat lain,,,
"Jadi ini panti asuhan Cinta Kasih?" ucap seorang pria dengan dandanan style hitam yang mewah.
"Iya bos, itu ada bacaan nya." jawab yang lain.
Beberapa pasang mata anak kecil yang ada disana menatap kedatangan mobil hitam dengan pemilik yang sudah keluar dari mobil dengan tatapan takut.
****____****
to be continued 😂
Astaga bakal ketemu dimana ini coba? yang satu mau nyusul, yang satu malah balik. Hadeuuuuhhhhhh....
Eeeeeee siapa lagi itu yang datang ke panti?
Vote n gift nya dong,,,, Like Likeeee supaya kita tahu nih siapa yang datang.
Tencu
__ADS_1