Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
BERJUANG UNTUK SEMBUH


__ADS_3

Dokter Frans yang di kontrak selama 1 tahun untuk mengobati Zie saat ini terpaksa harus pulang ke Belanda karena Istri nya mengalami kecelakaan. Lalu Ia meminta asistennya untuk datang ke Indonesia menggantikannya sementara waktu. Siapa sangka Dokter muda itu adalah Rosya, Adik dari mantan tunangan Zie yaitu Ranya.


Sebenarnya Rosya sedang menyelesaikan kuliah pascasarjana dengan mengambil spesialis penyakit dalam.


Namun karena Ia diminta Dokter Frans, maka untuk sementara waktu Ia akan mengikuti perkuliahan secara virtual.


Dokter Frans adalah seniornya, bahkan Rosya adalah asistennya di klinik pribadi milik Dokter Frans. Karena waktunya terburu-buru Rosya tak mengabari kedua Orang Tua kalau Ia akan pulang besok.


Setelah koordinasi dengan Mayasi dan Nania, akhirnya Rosya bisa pulang ke Indonesia dengan lancar. Karena di jemput jet pribadi milik Mayasi.


Setibanya di Indonesia, Rosya langsung menuju apartement yang sudah disediakan oleh Mayasi. Baru beberapa jam Rosya beristirahat, tiba-tiba panggilan dari rumah sakit yang mengabarkan bahwa pasiennya dalam kondisi mengamuk tak terkendali.

__ADS_1


Karena jarak apartement dengan rumah sakit tidak terlalu jauh, hal ini sangat memudahkan Rosya untuk pergi ke rumah sakit. Tiba di rumah sakit, Rosya bergegas menuju ruangan VVIP tempat Zie dirawat. Rosya segera membuka pintu ruangan kamar perawatan Zie, baru saja Ia akan berjalan masuk sebuah botol plastik yang berisi air minum mengenai kepala Rosya.


" Kyaaa...., " tubuh Rosya limbung, namun dengan cepat seseorang menahan tubuhnya. Mata indah Mereka saling beradu pandang, Rosya baru tersadar jika yang menahan tubuhnya adalah Zie, pasien yang akan di rawatnya.


Suasana tiba-tiba hening, Zie tak lagi mengamuk, Perawat yang menemani Rosya segera memanggil OB untuk membersihkan dan merapikan kamar tersebut. Namun Rosya meminta pada perawat apakah ada kamar lain yang suasananya jauh lebih nyaman.


Zie yang semula mengamuk kini duduk dengan sangat manis, sesekali Ia mencuri-curi pandang menatap Rosya. Setelah mendapatkan kamar baru, Rosya lalu membawa Zie ke kamar perawatan yang baru.


Sudah hampir satu Minggu Rosya berada di Indonesia, Zie juga sudah jauh lebih tenang dan terkontrol kondisi emosinya. Dokter Frans senang sekali mendengar laporan dari Rosya dan perawat yang membantunya dalam merawat Zie.


Mayasi dan Nania sangat senang melihat perkembangan Putranya. Kedua Kakak Kembarnya kini tak takut lagi menemani Zie di ruang perawatan. Zie yang tidak begitu suka dengan acara televisi kini justru menyukai beberapa tayangan seperti berita olah raga, bisnis dan bisnis tanaman hias.

__ADS_1


Rosya membawakan beberapa tanaman hias yang bisa di rawat di ruang perawatan tersebut. Ia ingin Zie merawat tanaman hias tersebut.


Setelah hampir 1 bulan lamanya akhirnya Dokter Frans bisa datang ke Indonesia. Ia membawa Istrinya turut serta


Rosya akhirnya bisa mengunjungi kedua Orang Tuanya. Namun Ia terkejut saat mengetahui Mama dan Papanya kini sedang menemani Kakaknya yang sedang dirawat di Jepang.


Rosya diminta tetap mememani Dokter Frans, sampai kondisi Zie benar-benar sembuh dan kondisi kejiwaannya normal kembali.


Ranya yang sudah menjalani serangkaian pengobatan dan operasi akhirnya bisa pulang le Indonesia. Ada kenyataan pahit yang harus Ia terima adalah Ia tidak bisa hamil karena kedua rahimnya sudah diangkat.


Kini Ranya harus menjalani kehidupan dengan kehilangan harapan untuk hamil dan memiliki Anak. Ranya tak lagi menggebu meminta agar dinikahi oleh Yie. Baginya hidup sendiri tanpa pasangan hidup jauh lebih baik.

__ADS_1


__ADS_2