Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Strategi Mami


__ADS_3

Happy Reading 😘


**__**


"Mami aku lihat sepertinya mami baik-baik aja deh? Mami bohong ya?!" selidik Kevin.


"Mana mungkin mami bohong sayang, kemarin mami masak nah jari mami gak sengaja ke iris pisau he-he-he itu juga kan termasuk terluka Kevin." jawab mami dengan tatapan sedih.


"Hadeh alasan terus."


"Lagian kamu juga sih, kenapa sibuk sekali sampai lupa kalau kamu punya mami. Kalau mami diam dan gak menyuruh mu pulang, pasti kamu gak akan pulang!"


"Ya memang kenyataannya aku sibuk banget sama kerjaan aku mami."


"Ya kan kamu ada Andri, bisa di handle sama dia. Terakhir kamu pulang menengok mami itu sekitar 5 tahun yang lalu, ingat gak? itupun setelah mami suruh pak Ujang bilang kalau mami masuk rumah sakit."


"Ya udah oke, sekarang mami ingin aku berapa lama disini? Aku gak bisa lama karena aku baru saja menjalani kerjasama dengan perusahaan lain."


"Tenang mami gak akan lama ko menahan mu disini, yah hanya sampai lima bulan aja disini he-he-he bisa kan?"


Uhuuukkkkk...


Kevin yang sedang menikmati teh hangatnya mendadak terbatuk-batuk mendengar perkataan mami nya.


"Mami yang bener aja, mana bisa aku cuti selama itu?"


"Kenapa gak bisa, kan kamu bos nya?"


"Ya gak gitu juga lah mami, justru karena aku bos nya, aku harus memberikan contoh yang baik kepada karyawan ku."


"Hemmm.. ya udah kali ini kamu jangan membantah mami ya. Lagian kan ada Liza disini, kasian masa kamu baru datang udah mau pulang? Liza sengaja datang karena tau kamu mau datang loh."

__ADS_1


Kevin tak menggubris.


"Kak Kevinnnnnnn... cobain deh aku tadi bikin kue, aku mau kakak mencicipinya." Liza datang dengan cake cantik di tangannya.


"Tuh Vin, lihat si Liza udah cantik pintar bikin kue. Liza ini sampai kursus membuat kue loh hanya karena ingin memberikan yang spesial buat kamu. Jadi kamu gak boleh menolak"


Kevin melirik sekilas kearah Liza yang sedang memotong cake dan meletakkan di piring kecil.


"Ini kak cobain ya." ucap Liza manja.


Kania...kamu kenapa ada dihadapan ku Kania..???


"Oiya makasih ya, aku pasti bakal mencicipinya." jawab Kevin lembut karena pandangan nya terhadap Liza berubah seolah itu Kania.


"Pak Ujang lihat deh, bukankah mereka cocok?" bisik mami Kevin kepada pak Ujang yang berdiri disebelahnya.


"Iya nyonya, sangat serasi. Apakah nyonya ingin menjodohkan mereka? Secara nona Liza anak tunggal putri keluarga Wirata dan juga nyonya pun sudah mengangkat nya sebagai anak."


"Benar sekali nyonya, den Kevin akan semakin memimpin dan keluarga Pratama akan semakin diatas."


"Kamu tenang aja pak Ujang, kalau urusan mendekatkan mereka itu biar aku yang menanganinya, hanya soal mudah."


"Kalian berdua kenapa sih dari tadi bisik-bisik begitu? Ada persengkongkolan apa?!" seru Kevin.


"Sayang, mami bilang ke pak Ujang selama kamu disini buatkan makanan kesukaan kamu. Itu aja ko, ya kan pak Ujang?!" mami Kevin beralih kearah pak Ujang.


"Iya den, benar banget itu."


"Hemmm... Kevin lelah mau ke kamar mau istirahat ya, besok Kevin akan kembali ke Indonesia karena Kevin rasa sudah tidak ada lagi yang diperlukan disini." Kevin berdiri dan berlalu pergi.


Kamu gak akan bisa pulang ke Indonesia Kevin. Liat aja apa yang bakal mami lakuin supaya kamu tetap stay disini.

__ADS_1


Keesokan harinya...


Kevin yang biasa selalu bangun pagi, kaget begitu melihat semua barangnya tak ada di kamarnya padahal kemaren sore dia lihat beberapa pelayan membawakan barang nya saat dia tidur. Yang masih kelimpungan karena ingin menghubungi Andri untuk memesan tiket kembali ke Indonesia batal karena ponselnya tak ditemukan.


Ini kemana tas, hp, astaga gak ada. Pasti kerjaan mami deh.


Keluar kamar masih berpiyama dengan perasaan kesal berjalan cepat mencari mami nya yang sedang berada di taman belakang.


"itu bukannya tuan muda, den Kevin ya? ko keluar masih pake piyama ya.? bisik beberapa pelayan.


"iya tapi bangun tidurpun wajah tampannya masih mempesona"


"Hussss..."


Kevin tak menghiraukan ocehan pelayan dan melangkah cepat menemui maminya.


"Mami..!!! Kemana semua barang-barang ku? Mami umpetin dimana ponsel ku, tas ku, paspor ku??!!" seru Kevin kesal.


Mami nya yang dengan santai menikmati teh melati ya menoleh.


"Apa sih sayang, pagi-pagi udah ribut aja. Lagian kamu ngomong apa, kamu nuduh mami sembunyikan barang-barang kamu? Idih kurang kerjaan kali mami. Udah sini duduk kita ngeteh bareng."


"Mami gak usah banyak alasan, cepet kasih tau Kevin mau kembali ke Indonesia mi?!"


"Mami gak tau Kevin, kamu cari aja sendiri."


***__***


to be continued 🤭


wkwkwk mami usil aja deh..

__ADS_1


lanjut lagi yukkk.


__ADS_2