Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Sedih dan Panik


__ADS_3

Happy Reading


***___***


JERMAN


Di tempat lain, disebuah ruang tamu yang mewah nampak seorang pria dan wanita duduk berdiskusi.


"Jadi begitu pah, bilangnya sih mau pergi ke rumah temennya tapi nyusul Kevin ke Indonesia." ucap wanita yang tak lain adalah mami Kevin.


"Ooooohhhh bocah itu berani juga ya, aku pikir dia masih bocah, biarkan dia menemukan Kevin dan mendapatkan hatinya dengan caranya." jawab pria tua, kakek Kevin.


"Tapi aku agak khawatir pah, bagaimana nanti? apakah Kevin tidak masalah dengan kehadiran Liza?"


"Harus terbiasa, karena gimanapun kita sudah menjodohkan mereka jauh sejak mereka kecil."


"Semoga gak akan ada masalah deh disana."


"Kita lihat dan pantau saja dari sini, kalau memang ada masalah dan bocah itu merengek-rengek ngadu ke kita ya memang berati bocah manja itu belum cocok untuk Kevin. Tapi jika dia bisa menyelesaikan masalah yang ada disana, bisa kita pertimbangkan."


"Aamin." jawab papa Liza


"Tapi pah, Liza sudah cukup besar loh untuk bis jadi menantu kita!" timpal mama Kevin


"Hmmmm menurut mu gimana Jim? Apakah kamu setuju kalau aku menikahkan mereka?" tanya kakek Kevin kepada papa Liza


"Kalau menurut ku itu akan sangat baik untuk mempererat hubungan bisnis sekaligus kekeluargaan kita."


"Betul sekali, sedari dulu hubungan baik yang sudah kita jalin akan semakin baik dengan menikahkan mereka. Baiklah,,, Asisten Adi tolong kamu siapkan wartawan kita adakan konfrensi pers untuk mengumumkan pernikahan Kevin dan Liza." perintah kakek Kevin kepada asisten nya yang berdiri disebelahnya.

__ADS_1


"Baik Pak!"


"Syukurlah,,,!"


***


Kantor Pusat Apple


Kania yang akan keluar dari lift yang membawa nya turun dengan langkah gontai dia melangkah pelan untuk bisa sampai pintu keluar.


"Eh,,, eh,,, eh,,, liat deh itu dia yang katanya pacar nya pak direktur akhirnya turun juga!" kata seorang wanita julid.


"Iya lah mana mungkin dia bakal terus diatas sana, kan udah ada tunangan nya." ucap yang seorang lagi.


"Wah..wah..wah..kasian dong, jangan-jangan dia ini hanya salah satu dari sekian banyak pacar nya bos lagi ha..ha..ha..!"


"Harusnya sadar ya gak sih, berhubungan dengan pak direktur yang ganteng itu jangan baper apalagi dibawa serius ha..ha.. sekalinya datang tunangan nya langsung down deh!"


Ada apa ini, kenapa aku tidak bisa melawan ucapan mereka? Kenapa disini aku seolah-olah seperti orang ketiga? Dan kenapa kalau aku bukan orang ketiga, kenapa aku sama sekali gak sanggup melawan mereka?! Kemana harga dirimu Kania???


Kania terus melewati sekumpulan wanita julid dan melangkah keluar lalu menghirup udara segar dengan langkah pelan.


"Kaniaaaaa....!!!!" panggil suara pria.


Kania menengok ke belakang dsambil berhenti melihat seorang pria berjalan menghampiri nya.


"Eh kak Brian, apa kabar?"


"Tuh kan bener Kania, tadi aku mau manggil ragu. Eh tapi ko muka mu agak pucat ya, kamu sakit?"

__ADS_1


"Gak ko kak,, aku gak sakit. Ada apa kak?" tanya Kania bersamaan dengan itu sebuah tv besar tiba-tiba saja menampilkan sebuah info berita terbaru dari dunia bisnis.


"Sekilas Info : Direktur tampan, muda dari perusahaan Apple yang bernama pak Kevin akan segera melangsungkan pernikahan dengan direktur yang masih belia dari perusahaan rekanan yanv bernama mbak Liza. Kedua belah pihak keluarga bahkan sudah menyetujui hal ini. Demikian sekilas info."


Kania reflex mendengar dan langsung berlari pergi.


"Kaniaaaaa....!!" panggil Brian tanpa jawaban karena Kania terus berlari.


***


Brak..!!! suara pintu yang dengan cepat dibuka hingga membentur tembok di belakangnya.


"Vin...!! Lo udah liat berita ini?" ucap Andri sambil menunjukkan ponsel nya.


"Berita apaan?" Kevin pun menerima ponsel yang di sodorkan Andri.


"Wah parah,,!!, dimana Kania?"


"Tadi dia bilang mau pulang!" lalu dengan tergesa-gesa dia keluar.


"Eeeeee itu kak Kevin mu kemana? ko keluar mendadak sambil lari-lari?!"


"Itu dia baru inget ada urusan mendadak, jadi Liza disini aja sama kak Andri. Oiya Liza belum makan kan, gimana kalau kita makan aja yuuukkkk....!" ajak Andri mengalihkan perhatian Liza yang kepo.


Liza diam, mencerna keadaan.


***___***


to be continued 😂

__ADS_1


Perang dunia ke berapa lagi ya???


jangan lupa like, komen, n vote nya makasih


__ADS_2