Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Sedih dan Rindu


__ADS_3

Happy Reading 😘


Lanjutkan membaca nya...


**__**


"Mami..!!! Kemana semua barang-barang ku? Mami umpetin dimana ponsel ku, tas ku, paspor ku??!!" seru Kevin kesal.


Mami nya yang dengan santai menikmati teh melati ya menoleh.


"Apa sih sayang, pagi-pagi udah ribut aja. Lagian kamu ngomong apa, kamu nuduh mami sembunyikan barang-barang kamu? Idih kurang kerjaan kali mami. Udah sini duduk kita ngeteh bareng."


"Mami gak usah banyak alasan, cepet kasih tau Kevin mau kembali ke Indonesia mi?!"


"Mami gak tau Kevin, kamu cari aja sendiri."


"Ya aku mau cari kemana mami, terus kenapa juga semua telepon di rumah pada gak ada? masa iya di rampok orang?"


"Yang ilang kan barang kamu kenapa tanya ke mami, kalau soal telepon itu ada masalah sama sambungan nya jadi mami minta di putus dulu aja."


Tiba-tiba...


"Kak Kevinnnnnnn.." suara nyarin Liza yang langsung merangkul Kevin dari belakang.


"Liza,, awas!!"


"Gak mau,, eh tapi kenapa kak Kevin masih pake piyama sih? baju nya kemana?"


"Gak tau!"

__ADS_1


"Liza sayang, kak Kevin bakal nemenin kita lama disini. Kamu senang kan?"


"Seneng banget dong mami, Liza seneng ada kak Kevin disini."


"Mami, aku harus menghubungi Andri." dan Kania juga."


"Udah gak usah pusing, mami udah telpon kakek mu dan kakek mu sudah menghubungi Andri ko jadi kamu bisa liburan disini dengan santai."


"Santai apanya,mami pikir aku pengangguran apa.!" Kevin yang masih kesal dengan sekali hentak pelukan Liza terlepas dan dia berlalu pergi dari taman.


**__**


Seminggu Berlalu...


"Huft katanya dua hari tapi ini sudah seminggu ko gak pulang ya?" keluh Kania yang merasa sendiri di apartemen.


"Ih.. apa sih harusnya aku seneng dong si gila gak kembali, jadikan aku bebas makan mie instan gak perlu khawatir si gila itu bakal marah." gumamnya sambil menyeruput mie yang ada didepannya.


"Kania kamu mikir apa sih. Lupakan lah, bagus kalau si gila itu gak ada apalagi gak pulang, jadi kamu bebas."


Tak lama suara dering musik dari ponselnya.


Eh siapa yang nelepon ya?? Apa itu si gila?


"Mana sih tuh Hp..?" merogoh diatas sofa dan meraihnya.


Kak Ivan...


"Assalamualaikum kak, kenapa ?"

__ADS_1


"Waalaikumsalam Kania, gimana kabarmu? Lama ya kita gak bertemu?"


"Oh iya kak, kabarku Alhamdulillah baik. Kak Ivan gimana kabarnya?"


"Aku juga masih sama aja seperti ini. Oiya Kania aku mau mengajak mu nonton lagi apa kamu ada waktu kosong?"


Nonton lagi... kak Ivan mengajakku nonton, apakah aku masih sanggup nonton dengan nya, setelah apa yang sudah terjadi antara aku dan Kevin.


"Kania... halooo.. apa kamu masih disana?"


"Ooh iya kak masih. Tadi kakak bilang apa? mengajakku nonton ya?"


"Iya apakah kamu punya waktu kosong?"


"Maaf ya kak, bukannya aku gak mau nonton sama kakak tapi aku sekarang ini sedang sibuk sekali tugas kuliah banyak, belum lagi aku harus kerja jadi aku sering lelah dan langsung tidur setelah selesai kerja."


"Oh begitu. Ya sudah kalau emang kamu belum ada waktu lain kali aja. Kamu jangan terlalu di forsir ya Kania ingat jaga kesehatan mu, jaga badanmu, makan mu jangan sampai telat. Aku gak mau kamu sakit."


"Iya kak makasih perhatian nya. Akan aku ingat. Kak Ivan juga jaga diri baik-baik ya."


"Iya Nia, kalau begitu sudah dulu ya. jangan begadang langsung tidur, bye Nia."


"Bye kak Ivan."


Maafkan aku kak Ivan, aku akan menolak ajakan mu karena aku sudah tidak pantas lagi untuk menyukai mu.


Duduk lesu bersandar sofa dengan kedua kaki ditekuk dan tertunduk.


**__**

__ADS_1


To be continued 🤭🤭


Kania kasian amat sih kamu,,, Sabar ya neng harus tetap semangat.


__ADS_2