
" Bagaiman Nona Rosya apakah Kau menerima pinanganPutra Ku yang tampan ini? "
" Mmm....Aku akan menjawabnya nanti, ketika Aku dan Zie berdua saja, " jawab Rosya tampak canggung.
" Baiklah kalau begitu Kita masuk dulu, "
" Oke doain ya di terima, " ucap Zie.
" Baik Om, Tante dan Kakak Kembar, " ucap Rosya.
Setelah Zie dan Rosya berdua saja, Rosya mulai berbicara pada Zie, apa alasannya Zie tiba-tiba menyatakan cintanya, lalu tiba-tiba saja mengajak menikah.
Zie menjelaskan semuanya, hingga pada akhirnya Rosya menerima Zie, namun untuk menikah Rosya meminta waktu karena Ia harus berbicara dengan kedua Orang Tuanya dulu.
Zie juga meminta Rosya agar berterus terang dalam segala hal, Zie tidak mau melakukan **** bebas, making love dan sejenisnya. Ia hanya mau mencium bibir seksi milik Rosya dan selebihnya tidak. Jika keduanya menginginkan making love, maka harus menikah lebih dulu.
__ADS_1
Rosya sependapat dengan Zie, Mereka akan menjalin hubungan sehat, bukan hubungan karena napsu.
Karena sudah larut malam dan besok sore acara pemberkatan dan janji suci pernikahan, Zie dan Rosya akhirnya pergi tidur. Zie meminta Rosya untuk tidur bersama, Zie berjanji Dia tidak akan berbuat apa-apa pada Rosya.
Setelah mengganti pakaian, Mereka lalu tidur, Rosya yang sangat lelah setelah perjalanan jauh, akhirnya tertidur lebih dulu, sementara Zie tertidur setelah membenamkan kepalanya di antara kedua bagian kembar milik Rosya. Zie susah payah menelan salivanya, bagaimana mungkin Rosya tidur tanpa bra, bagian itu sangat menonjol dan berukuran lumayan besar, Zie hanya bisa memandanginya dengan rasa yang menyiksa akhirnya Zie tertidur dengan satu tangannya menyelinap kedalam piyama tidur Rosya.
.
.
.
Nania pun bergegas menuju kamar Zie, tanpa mengetuk pintu lagi, betapa terkejutnya Nania mendapati Zie dan Rosya tidur bersama. Namun Nania dapat bernapas lega karena keduanya tidur dalam pakaian yang masih lengkap, hanya saja kemana salah satu tangan Zie. Karena Nania tak mau menganggu, Nania memutuskan untuk segera keluar dari kamar Zie.
Tak lama Rosya terbangun karena sebuah tangan mencengkram salah satu aset pribadinya, saat Rosya ingin berteriak, Ia malah merasakan seluruh tubuhnya meremang karena sentuhan tangan Zie.
__ADS_1
Karena takut perbuatan Zie melebihi batas, Rosya membangunkan Zie " Zie bangun tangan Mu sudah melanggar perjanjian Kita semalam! "
Bukannya bangun Zie malah semakin agresif memilin puncak kembar yang mulai menantang.
" Aaaagh.... Zie tolong hentikan, " Rosya memencet hidung Zie, hingga akhirnya Zie terbangun.
" Ada apa Rosya? "
" Tangan Mu Zie, " Rosya menunjuk tangan Zie yg masih menempel pada aset pribadinya.
Bukannya malah melepas Zie malah menambah satu tangannya lagi untuk meremas.
" Siapa suruh tidur gak pakai bra? Kamu yang menggoda, Aku Laki-laki normal, wajar kalau tertarik. "
" Baiklah Aku yang salah, tapi mau gimana lagi, Aku gak bisa tidur jika harus memakai cd dan bra. "
__ADS_1
" What! " mata Zie membelalak, untung semalam Ia tak tahu kalau Rosya tidur tanpa cd, bagaimana pun Ia seorang Laki-laki normal tentu akan tergoda jika mengetahui aset berharga tanpa pelindung 😀.