Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Salah Paham 2


__ADS_3

Happy Reading


***___***


Kenapa kamu malah membuang muka, apa kamu tidak berani menatapku? Lalu apa kamu ingin memperlihatkan bahwa kamu bukan siapa-siapa? Kenapa harus diam Kania? Tunjukan, sebenarnya kamu itu cinta gak sih sama aku? apakah kedekatan kita ini hanya sebatas ketergantungan mu saja padaku? Kenapa kamu selalu tidak pernah menunjukan rasa cemburu mu?


"Ehmmm sekretaris Nia,,,!!" panggil Kevin.


Kania seketika menengok kearah Kevin kaget.


Kamu memanggil ku sekertaris juga? Apa secara gak langsung kamu mau menjelaskan bagaimana sebenarnya hubungan kita? Yang hanya bos dan bawahan.


Baiklah.


"Ya ada yang perlu saya kerjakan pak direktur?" jawab Kania datar.


Jawaban apa lagi ini Kania, kamu malah menegaskan bahwa kamu hanya karyawan ku. Kenapa kamu tidak cemburu?.


"Terimakasih kamu sudah menemani tunangan ku, selama aku pergi mencari nya tadi. Maaf jika tunangan ku agak sedikit merepotkan mu.!"


"Kak Kevin,,,, akhirnya kakak mengakui aku sebagai tunangan kakak juga! Liza bahagia sekali kak mendengar nya." jawab Liza spontan.


"Liza janji akan menjadi tunangan yang baik dan penurut dan gak akan bikin kak Kevin marah." katanya lagi dengan spontan mencium pipi Kevin. Kania yang melihat pemandangan itu didepannya ada rasa sakit di hatinya dan hanya dia yang tau.


"Oh iya gak masalah pak!" ucap Kania.

__ADS_1


"Okey,,, karena sudah tidak ada lagi yang perlu di lanjutkan saya minta kalian semua keluar dari sini!" pinta Kevin.


"Ehmmmm Kania, bisa ikut dengan ku sebentar ada beberapa file data yang ingin ku serahkan padamu!" ucap Andri sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Oke baik."


Andri membuka pintu dan mempersilahkan Kania keluar lebih dulu berikutnya dirinya lalu menutup pintu kembali.


"Kania, kamu baik-baik aja?"


"Iya."


"Tapi kenapa tadi kamu bisa bicara sesantai itu, kenapa kamu bisa menempatkan dirimu di posisi yang aman?!"


"Lalu aku harus apa? Apa aku harus bilang kalau aku kekasihnya?"


Kania diam.


"Kamu kenapa diam? Sedih?"


"Gak pa pa, aku baik-baik aja ko."


"Ya sudah sekarang kamu pulang dan istirahat aja dulu, dan tenangkan hati dan pikiran mu."


"Baiklah." Kania pun melangkah meninggalkan Andri yang masih memandangi nya.

__ADS_1


****


Di tempat lain, disebuah ruang tamu yang mewah nampak seorang pria dan wanita duduk berdiskusi.


"Jadi begitu pah, bilangnya sih mau pergi ke rumah temennya tapi nyusul Kevin ke Indonesia." ucap wanita yang tak lain adalah mami Kevin.


"Ooooohhhh bocah itu berani juga ya, aku pikir dia masih bocah, biarkan dia menemukan Kevin dan mendapatkan hatinya dengan caranya." jawab pria tua, kakek Kevin.


"Tapi aku agak khawatir pah, bagaimana nanti? apakah Kevin tidak masalah dengan kehadiran Liza?"


"Harus terbiasa, karena gimanapun kita sudah menjodohkan mereka jauh sejak mereka kecil."


"Semoga gak akan ada masalah deh disana."


"Kita lihat dan pantau saja dari sini, kalau memang ada masalah dan bocah itu merengek-rengek ngadu ke kita ya memang berati bocah manja itu belum cocok untuk Kevin. Tapi jika dia bisa menyelesaikan masalah yang ada disana, bisa kita pertimbangkan."


"Aamin."


***___***


to be continued 😂


Maap ya guyyyssss bisa up nya cuma 1 bab, aduh author nya bengek beneran jadi agak sumeng😂


Minta doanya ya guysss.

__ADS_1


lope you tomat.


__ADS_2