Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO
Janji diatas Kasur


__ADS_3

Happy Reading 😘


***__***


Jerman malam hari...


"Aku harus pergi diam-diam supaya mami gak tau." gumam Liza pelan.


*Kak Kevin, aku akan menemuimu. Aku akan berusaha mendapatkan hatimu, meskipun kamu sudah memiliki wanita pilihanmu tapi aku akan berjuang semampuku.


Aku gak bisa diam saja menunggu kamu datang padaku, sekalipun mami mendukung ku. Jika aku tidak berjuang menarik simpati dan hatimu apa lah artinya*.


Liza mendorong koper nya pelan-pelan ke ruang tau menuju pintu keluar.


"Liza, sayang kamu mau kemana bawa koper malam-malam begini?!" aksinya kepergok mami.


"Aduh.."


"Ehmm ini mam, aku mau menginap dirumah teman beberapa hari aja ko mam, boleh kan?"


"Kenapa sayang, teman mu yang mana?"


"Temanku Jeslin mam, dia bilang mau curhat padaku."


"Okey baiklah tapi kamu harus ingat ya sebagai tamu di rumah orang lain kamu harus menjadi anak yang baik."


"Mami tenang aja, aku akan jadi anak baik ko. Mami jangan khawatir."


"Mami gak mau kamu kenapa-kenapa, karena sejak mama mu meninggal dan ayah mu pergi setelah menitipkan kamu ke mami, mami sudah menganggap kamu sebagai anak mami."


"Iya mami, makasih Liza pergi ya."

__ADS_1


Liza pun keluar pintu dan segera masuk kedalam taksi yang sudah dia pesan.


"Pak Bandara ya." ucapnya.


Didalam rumah,,,


"Nyonya apakah yakin membiarkan nona Liza pergi?" tanya pak Ujang.


"Pak Ujang tenang aja aku rasa itu akan lebih baik jika dia bisa bertemu Kevin dan berusaha sendiri."


"Jadi nyonya tau kemana nona Liza akan pergi?"


"Jelas tau lah, meski dia berbohong aku tau dan akan tetap mendukung nya. Karena jika Liza bisa mendapatkan hati Kevin itu akan lebih bagus buat hubungan bisnis juga."


"Hemmm jadi nyonya sudah mengawasi."


"Ya aku tau jika Liza sangat menyukai Kevin, tapi aku merasa Kevin hanya menganggap nya adik atau mungkin memang benar Kevin sudah memiliki kekasih disana. Dengan Liza datang itu akan merubah keadaan."


****


"Aduuuuhhh siapa yang buka gorden."


"Banguuuunnn udah pagi."


"Sayang ada apa sih?"


"Bangun ada yang mau aku tanyain sama kamu!" menarik lengan Kevin agar duduk.


"Mau tanya apa? gak bisa nunggu setelah sarapan ya?"


"Gak bisa, ayoo bangun buka matamu."

__ADS_1


"Ya udah mau tanya apa?"


"Apakah kamu benar akan menikahi ku?"


"Iya lah bener, kenapa emangnya? Kamu gak percaya."


"Besok adalah hari peringatan kematian ibuku, apakah kamu mau berjanji di makan ibuku bahwa dirimu tidak akan pernah meninggalkan aku dan akan menikahi ku?!"


"Iya aku bersedia, karena aku benar-benar bahagia bisa menemukan wanita yang bisa mengerti aku."


"Terimakasih juga sudah memilih ku. Aku harap suatu saat nanti masalah apapun tidak membuat mu berpaling dari ku."


"Iya sayang, aku janji. Karena kamu udah membangunkan aku pagi-pagi di weekend dan adik kecilku pun sudah bangun karena berdiri dekat dengan mu, apakah tidak lebih baik jika kita itu saja?"


"Itu apa?"


"Itu anu,,,masa gak tau sih!"


"Anu apa?"


Kania mencium Kevin dengan lembut, dan meninggalkan nya keluar.


"Cepat mandi dan sarapan."


"Haduh sabar ya tong."


***___***


to be continued 🤭


wkwkwkwk🤣🤣🤣 eh sekarang bisa ketawa tapi begitu Liza sampai dihadapan mereka apakah masih ada waktu untuk tertawa???

__ADS_1


Yuk bisa yukk like n komen.


lope you 🍅😘


__ADS_2